Comscore Tracker

Warga Cianjur Dipersilakan Perbaiki Rumah Rusak yang Sudah Terdata

Total ada 17 ribu rumah rusak yang sudah ter-assesment

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Cianjur dibantu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai melakukan pendataan rumah yang rusak akibat gempa Senin, (21/11/2022). Dari data awal rumah yang rusak akibat gempa ini mencapai 83 ribu, di mana rinciannya 34 ribu rusak berat, 17 ribu rusak sedang, dan 35 ribu rusak ringan.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, hingga hari ini kerugian material yang telah terverifikasi mencapai 17.864. Di mana rumah rusak berat mencapai 4.376, rusak sedang 5.306, dan rusak ringan ada 8.182.

"Sesuai dengan surat yang kami sampaikan kepada para camat dan kades di wilayah kejadian bencan alam, kami telah perintahkan agar masyarakat untuk segera secara bertahap kembali ke rumahnya masing-masing. Namun tentunya rumah yang tidak berbahaya," kata Herman dalam konferensi pers di Pendopo Cianjur, Rabu (30/11/2022).

Untuk rumah yang mengalami rusak ringan dan sedang, Herman mengimbau pemiliknya agar bisa segera melakukan perbaikan. Saat ini, tim terus bergerak melakukan pendataan sehingga bisa memastikan bantuan untuk perbaikan.

Hingga saat ini, data korban yang mengalami luka berat mencapai 595. Meski demikian, untuk pasien yang dirawat angkanya sudah jauh menurun hanya 61 orang yang disebar di seluruh rumah sakit di Cianjur.

Untuk masyarakat yang mengungsi jumlahnya mencapai 39.985 kepala keluarga (KK) dengan total jiwa ada 108.720. Jumlah pengungsi laki-laki ada 52.987 orang, perempuan 55.733, penyandang disabilitas 147, ibu hamil 1.341, dan lansia 6.994 jiwa.

Hingga pencarian hari ke-10, total korban jiwa yang ditemukan dalam keadaan meninggal mencapai 328. Masih ada 12 jiwa yang hilang dan dalam pencarian tim SAR gabungan.

Baca Juga: Mendagri Terbitkan SE, Pemda Diminta Bantu Korban Gempa Cianjur

Baca Juga: Masih Ada 12 Orang Hilang, Pencarian Korban Gempa Cianjur Diperpanjang

Topic:

  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya