Malam Tahun Baru 2026 di Bandung Hasilkan Sampah 95 Meter Kubik

- DLH Bandung mencatat sampah malam tahun baru 2026 mencapai 95 meter kubik
- Volume sampah terbesar tercatat di SWK Karees, yakni 57 meter kubik
- Pembersihan dilakukan secara intensif oleh petugas kebersihan DLH dengan dukungan armada pengangkut sampah yang disiagakan di masing-masing wilayah
Bandung, IDN Times - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mencatat volume sampah malam tahun baru 2026 di sejumlah titik mencapai 95 meter kubik. Sampah pun langsung diangkut dan dibersihkan petugas kebersihan.
Berdasarkan keterangan resmi DLH Kota Bandung, pembersihan dilakukan secara intensif sejak malam pergantian tahun dengan menyasar kawasan pusat aktivitas masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebersihan kota tetap terjaga dan aktivitas warga dapat kembali normal pada pagi hari.
1. SWK Karees paling banyak volume sampahnya

Di wilayah SWK Ubermanik, DLH mengangkut sampah sebanyak 7,5 meter kubik, yang berasal dari seputaran Alun-alun Ujungberung dan Bundaran Cibiru.
Sementara di SWK Kordoba, volume sampah yang terangkut mencapai 7 meter kubik, terutama dari kawasan Jalan Terusan Buah Batu, Jalan Terusan Ibrahim Adjie, serta Pasar Kordon.
Volume sampah terbesar tercatat di SWK Karees, yakni 57 meter kubik. Sampah berasal dari berbagai titik keramaian, antara lain kawasan Asia Afrika, Jalan Ahmad Yani, Jalan Otista, seputaran Alun-alun Bandung, Jalan Ibrahim Adjie, hingga Jalan Gatot Subroto.
2. Sampah diangkut dengan armada yang sebelumnya sudah dipersiapkan

Adapun di SWK Cibeunying, petugas DLH mengangkut 23,5 meter kubik sampah dari sejumlah ruas jalan dan kawasan publik seperti Cihampelas, Dipatiukur, Djuanda, Supratman, Citarum, Diponegoro, Surapati, Balai Kota, Monumen Perjuangan, Braga, hingga kawasan Pasar Kosambi dan Pasar Cihargeulis.
Pembersihan dilakukan oleh petugas kebersihan DLH dengan dukungan armada pengangkut sampah yang disiagakan di masing-masing wilayah sejak malam hingga dini hari.
3. Ada lima lokasi yang menjadi titik pantau

Upaya penanganan malam Tahun Baru ini juga didukung oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kota Bandung. Kepala Damkarmatan Kota Bandung, Soni Bakhtiyar menyampaikan, instansinya melakukan monitoring, pengawasan, dan pengendalian selama momentum pergantian tahun.
Ia menjelaskan, terdapat lima lokasi yang menjadi titik pantau sekaligus titik pengamanan dan pembersihan pascaperayaan malam Tahun Baru 2026.
Untuk mendukung pengamanan tersebut, Diskar PB melibatkan sekitar 135 personel yang disebar di sejumlah titik Kota Bandung.
"Di setiap lokasi kami menempatkan tiga unit kendaraan, baik kendaraan pancar maupun tangki. Dengan lima titik lokasi, total kendaraan yang kami operasikan sebanyak 15 unit," ujar Soni.


















