Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dedi Mulyadi Pulangkan Ratusan Orang Penyapu Koin Jalur Pantura Jabar

Dedi Mulyadi Pulangkan Ratusan Orang Penyapu Koin Jalur Pantura Jabar
Pemudik padati jalur Pantura Cirebon sebelum diberlakukan larangan mudik. IDN Times/Wildan Ibnu
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memulangkan ratusan penyapu koin di Jalur Pantura dan memberi kompensasi agar mereka tidak beraktivitas selama arus mudik dan balik Idul Fitri 2026.
  • Pemprov Jabar menyiapkan kompensasi Rp50.000 per orang per hari selama 12 hari, dengan syarat para penyapu koin tidak kembali ke jalan demi keselamatan pengguna jalan.
  • DPMD Jabar mendata lebih dari 150 penyapu koin di Indramayu dan Subang, memastikan hanya orang dewasa yang menerima kompensasi, sementara anak-anak dilarang ikut bekerja di jalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru saja memberikan kompensasi untuk menertibkan ratusan penyapu koin yang berada di sekitar Jembatan Sewo, perbatasan Indramayu-Subang. Mereka diminta tidak lagi menyapu koin selama mudik lebaran 2026.

Dedi Mulyadi mengatakan pemberian kompensasi ini dilakukan agar kelancaran arus mudik maupun balik Idulfitri 2026 bisa berlangsung, sekaligus menjamin keselamatan bagi pengguna jalan dan para penyapu koin yang berada di bahu jalan nasional tersebut.

"Pemprov Jabar akan memberikan kompensasi," katanya dalam keterangan, Rabu (18/3/2026).

1. Para penyapu koin diminta pulang, tidak ke jalan

IMG-20251230-WA0037.jpg
Gubernur Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Menurutnya jumlah para penyapu koin musiman bertambah terutama saat momentum arus mudik lebaran. Dedi yang menemui langsung para penyapu koin tersebut meminta seluruh aktivitas yang sudah menjadi tradisi tersebut segera dihentikan.

"Mau lebaran di pinggir jalan nyari koin, panas, bahaya. Saya minta pulang ke rumah masing-masing, nanti saya kasih paket uang lebaran," katanya.

Dedi meminta para penyapu koin ini bisa mematuhi permintaannya karena pemberian kompensasi dipastikan akan segera diberikan. Ia juga meminta agar anak-anak tidak dibawa menjadi penyapu koin karena risiko bahaya.

"Saya minta pulang, tinggal di rumah," katanya.

2. Dilarang beraktivitas selama 12 hari

IMG-20251119-WA0016.jpg
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jabar Ade Afriandi mengatakan, Gubernur sudah menginstruksikan agar DPMD dan OPD terkait menangani urusan para penyapu koin selama arus mudik dan arus balik.

"Arahan gubernur, terkait para penyapu koin mereka tidak boleh beraktivitas selama 12 hari. Enam hari menjelang Idulftiri dan setelah Idulfitri, tidak beraktivitas," katanya.

Gubernur juga sudah meminta agar skema kompensasi diberikan pada para penyapu koin seperti layaknya pemberian kompensasi pada para sopir angkot, penarik becak, dan andong di jalur mudik.

"Selama tidak beraktivias, ada kompensasi dari Pemprov sebesar Rp50.000 per orang per hari, dikali 12 hari," ujar Ade.

3. Ada ratusan orang yang terdata sebagai penyapu koin

IMG-20250916-WA0026.jpg
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

DPMD Jabar sendiri sudah melakukan pendataan dan memvalidasi pada Selasa (17/3/2026) lalu, di mana tercatat di Desa Sukra, Kecamatan Sukra, Indramayu ada 104 penyapu koin. Semetara di Desa Karanganyar, Kecamatan Pusaka Jaya, Subang, ada 55 orang.

Namun setelah selesai pendataan, Ade mengakui jika di lapangan muncul para penyapu koin musiman yang berasal dari dua desa tersebut serta datang dari desa lain.

"Perintah Pak Gubernur, mereka kembali didata untuk mendapatkan kompenesasi, tapi hanya orangtuanya, untuk anak-anak tidak, syaratnya sama tidak menjadi penyapu koin selama mudik dan arus balik," tuturnya.

Ade berharap proses penyesuaian pendataan oleh aparat desa bisa cepat dituntaskan agar pemberian kompensasi segera dilakukan sore hari ini. Adapun dana kompensasi diambil dari mata anggaran BTT Pemprov Jabar.

Untuk diketahui, penyapu koin musiman ini bermunculan di lapangan meski sebelumnya sudah ditertibkan dan diberikan arahan oleh aparat keamanan. Namun mereka kembali ke jalan karena faktor ekonomi dan alasan kebiasaan yang sudah berlangsung sejak lama.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More