Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Warga Muhammadiyah Jabar Gelar Salat Id 20 Maret 2026

Warga Muhammadiyah Jabar Gelar Salat Id 20 Maret 2026
muhammadiyah flag
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Warga Muhammadiyah Jawa Barat akan melaksanakan salat Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026, sesuai maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah berdasarkan kalender hijriah global.
  • Ratusan titik pelaksanaan disiapkan di seluruh Jabar, termasuk Lapangan depan Masjid Raya Mujahidin Bandung dan beberapa lokasi umum lainnya dengan waktu salat dimulai pukul 06.00 WIB.
  • Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jabar mengimbau warga menjaga toleransi atas perbedaan hari Idulfitri serta menginformasikan lokasi salat Id, dilanjutkan kegiatan silaturahmi dan sarapan bersama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Warga Muhammadiyah Jawa Barat dipastikan akan menggelar salat Idulfitri pada Jumat 20 Maret 2026. Keputusan ini mengacu berdasarkan kalender global Islam atau hijriah yang diterapkan oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jabar, Iu Rusliana mengatakan, berdasarkan maklumat pimpinan pusat nomor 1/MLM/I.0/E/2025 untuk Idulfitri 2026 ditetapkan lusa pekan ini.

"Insyaallah Jumat ini, berarti tanggal 20 Maret 2016, sesuai edaran dari pimpinan pusat. Kami sudah bersiap, informasi juga sudah di sebar luaskan untuk pelaksanaannya di semua daerah," ujar Iu saat dikonfirmasi, Rabu (18/3/2026).

1. Seluruh warga Muhammadiyah Jabar serentak salat Id lusa

ilustrasi organisasi Muhammadiyah
ilustrasi organisasi Muhammadiyah (commons.wikimedia.org/Siradj Dahlan (wafat 1948))

Seluruh Masjid Muhammadiyah di Jabar dipastikan sudah bersiap untuk menggelar salat Id, dan beberapa di antaranya sudah dipersiapkan untuk digelar di lapangan terbuka. Iu memastikan, waktu salat digelar pukul 06:00 WIB.

"Ada ratusan titik pelaksanaan ibadah salat Id yang dilaksanakan pada hari Jumat 20 Maret pagi, jam 06.00 WIB biasanya dimulai berkumpulnya pelaksanaannya di jam 06.45 WIB," ujarnya.

Untuk PW Muhammadiyah Jabar, nantinya akan menggelar salat Id di lapangan depan Masjid Raya Mujahidin Bandung, di mana sudah dipersiapkan untuk perizinan dan juga lainnya.

"Lapangan Lodaya, tapi kami juga memanfaatkan tempat-tempat umum. Misalkan Insya Allah di banyak daerah sih menggunakan lapangan-lapangan ya pemerintah entah biasanya atau punyanya TNI Polri tapi tentu proses perizinan terlebih dahulu dilakukan," katanya.

2. Fasilitas milik Muhammadiyah dipastikan jadi tempat salat Id

Ilustrasi salat taraweh di bulan ramadan.
Jamaah Muhammadiyah melaksanakan ibadah shalat tarawih di Masjid Ridha Muhammadiyah, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (17/2/2026). ANTARA FOTO/Hasrul Said/foc.

Selain itu, ada juga di beberapa titik lainnya di Kota Bandung, seperti di Universitas Muhammadiyah Bandung, Komplek Pendidikan Muhammadiyah Antapani, dan di lapangan daerah Sukajadi, Kota Bandung.

Meski Muhammadiyah menggelar salat Id lebih dulu, Iu berharap agar warga bisa saling menghargai dan menjaga toleransi antar sesama.

"Semuanya bisa saling menghargai, saling menghormati apapun keputusannya. Jika memang besok Idulfitri itu berbeda, ada yang Jumat 20 Maret, ada yang Sabtu 21 Maret. Mari itu jadikan sebagai momentum saling menghargai, saling menghormati," kata dia.

3. Pengurus daerah diminta mengumumkan semua lokasi salat

postingan Muhammadiyah
postingan Muhammadiyah (x.com/muhammadiyah)

PW Muhammadiyah Jabar mengimbau agar seluruh pengurus di daerah bisa menyampaikan mana saja titik untuk salat Id. Sebab, banyak dari warga lainnya di luar daerah yang kebetulan tengah beradai di Jabar belum mendapatkan informasi mana saja lokasi salat Idulfitri.

"Kami meminta seluruh pimpinan daerah untuk menginformasikan secara terbuka titik-titik pelaksanaan Id. Ini penting karena banyak warga masyarakat yang bertanya juga secara pribadi ke saya, ke pimpinan lain soal lokasi salat," ucap Iu.

Iu menambahkan, Muhammadiyah Jabar juga menyediakan hidangan khusus selepas salat Id. Masyarakat nantinya bisa makan bersama-sama dan bersilaturahmi.

"Jadi habis salat Id bagi yang tidak langsung pulang bisa menikmati sarapan pagi misalkan kan bisa di di situ. Saya kira di daerah lain juga sama ya, melakukannya," tuturnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More