Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

98 Ribu Kendaraan Pemudik Melintas Jalur Nagreg di H-2 Lebaran 2026

98 Ribu Kendaraan Pemudik Melintas Jalur Nagreg di H-2 Lebaran 2026
Pos Cikaledong Nagreg, Kabupaten Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Sebanyak 98 ribu kendaraan pemudik melintas di Jalur Nagreg pada H-2 Lebaran 2026, menunjukkan puncak arus mudik dengan dominasi kendaraan roda dua mencapai 69 persen.
  • Dibandingkan hari sebelumnya yang mencatat 71 ribu kendaraan, volume lalu lintas meningkat signifikan dengan rata-rata 7.000 kendaraan per jam hingga pukul 14.00 WIB.
  • Polda Jabar menurunkan lebih dari 26 ribu personel gabungan untuk menjaga kelancaran arus mudik, sementara total pemudik Jawa Barat diperkirakan mencapai 25,6 juta orang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Puncak arus mudik di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung terjadi pada H-2 Lebaran 2026. Puluhan ribu kendaraan pemudik baik roda dua dan empat tercatat melintas menuju arah Kabupaten Garut dan Tasikmalaya, pada Kamis (19/3/2026).

Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, total kendaraan yang melintas hingga pukul 14.00 WIB ada 98 ribu. Humas Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo mengatakan, puncak arus mudik pada H-2 di jalur Nagreg sesuai dengan prediksi Kementerian Perhubungan dan kepolisian.

"Ini terbukti dari hasil traffic counting yang kami lakukan di Nagreg ini, bahwa memang hari ini sudah sebanyak 98.000 kendaraan melintas Nagreg sampai dengan pukul 14.00 WIB," kata Eric, Kamis (19/3/2026).

1. Jumlah hari ini mengalami peningkatan dibandingkan kemarin

IMG-20260318-WA0055.jpg
Pos Cikaledong Nagreg, Kabupaten Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Eric mengatakan, jumlah tersebut lebih besar dibandingkan Rabu (18/3/2026) kemarin, di mana tercatat hingga pukul 14.00 WIB kendaraan yang melintas hanya sebesar 71 ribu. Sedangkan saat ini sudah 98.000, dengan begitu volumenya mengalami peningkatan.

"Ini sebuah peningkatan yang cukup sangat signifikan dan saya meyakini bahwa hari ini akan melebihi jumlah kendaraan total 24 jam di hari kemarin, dengan rata-rata per jam hari ini sebanyak 7.000 kendaraan melintas Nagreg," kata dia.

Menurut dia, setelah 24 jam bakal diketahui puncak arus mudik terjadi hari ini. Eric menyebut dominasi kendaraan masih dipenuhi kendaraan roda dua mencapai 69 persen.

"Jadi pemerintah sudah menggalakkan sebanyak-banyak program mudik gratis, namun memang masyarakat masih menginginkan mudik menggunakan sepeda motor," kata dia.

2. Pemudik kebanyakan dari wilayah Bekasi hingga Bogor

IMG-20260319-WA0026.jpg
Situasi pemudik di Jalur Nagreg Kabupaten Bandung di H-2 Lebaran 2026 (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Lebih lanjut, Eric menambahkan, tren arus mudik di jalur Nagreg mengalami kepadatan terjadi setelah sahur hingga pukul 08.00 WIB dan cenderung menurun. Selanjutnya pukul 14.00 WIB cenderung naik hingga berbuka puasa.

"Memang kendaraan yang melintas Nagreg cukup sangat padat. Ini biasanya masyarakat yang mulai bergerak dari Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bogor, mereka sudah mulai bergerak setelah berbuka puasa dan mereka sampai di Nagreg di sekitar pukul 12 sampai 2 pagi," ungkap dia.

3. Jumlah pemudik tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan 2025

IMG-20260319-WA0027.jpg
Suasana pemudik di Jalur Nagreg Kabupaten Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Untuk diketahui, Lingkar Selatan Nagreg, Kabupaten Bandung merupakan jalur alternatif utama penghubung Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya. Berdasarkan data dari Posko Mudik Kabupaten Bandung, total kendaraan per Rabu (18/3/2026) pukul 19:00 WIB dari arah Bandung ada 43,478 kendaraan, arah Garut/Tasikmalaya 100,288 kendaraan, totalnya 143,766 kendaraan.

Sementara, pada puncak arus mudik 2025, kendaraan dari arah Bandung mencapai 42,216, dan arah Garut/Tasikmalaya 96,963. Jika dipersentasekan kendaraan arah Bandung mengalami kenaikan 2.99 persen, arah Garut/Tasikmalaya peningkatannya mencapai 3.43 persen.

Sebelumnya, Polda Jabar menyiapkan 26.692 personel gabungan berasal dari Polda, Polres, TNI dan instansi terkait lain. Rinciannya, sebanyak 2.440 personel berasal dari Polda Jabar, 12.657 personel dari jajaran polres, serta 11.595 personel dari unsur Tentara Nasional Indonesia dan berbagai instansi lainnya.

"Dengan pelibatan puluhan ribu personel tersebut, diharapkan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran di Jawa Barat dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif," kata Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan, Selasa (10/3/2026).

Sementara, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jabar memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 Idul Fitri 2026 atau Rabu (18/3/2026). Total ada sebanyak 8,9 juta warga Jawa Barat yang akan mudik pada waktu tersebut.

Sedangkan, total secara keseluruhan ada 25,6 juta warga Jawa Barat diperkirakan akan melakukan perjalanan pada Idul Fitri 2026. Kabupaten Garut menjadi daerah tujuan terbanyak dengan jumlah pengunjung 2,94 juta jiwa.

Adapun 25,6 juta warga yang melakukan perjalanan, sebagian besar atau 24,86 juta jiwa (96,73 persen) melaksanakan perjalanan berupa mudik.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More