Pemudik Masih Menikmati Perjalanan Pakai Bus ke Kampung Halaman

- Banyak pemudik di Terminal Cicaheum Bandung tetap memilih bus untuk pulang ke kampung halaman karena harga terjangkau dan akses yang lebih mudah dibanding moda transportasi lain.
- Dinas Perhubungan mencatat 2.328 penumpang telah berangkat dari Terminal Cicaheum menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur, dengan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18–19 Maret 2026.
- Dishub Bandung memperketat pemeriksaan kelaikan bus melalui ramp check guna memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan para pemudik selama arus mudik Lebaran berlangsung.
Bandung, IDN Times - Seiring bertambahnya berbagai pilihan moda transportasi untuk mudik baik kereta maupun travel, atau kendaraan pribadi, tidak sedikit pemudik yang masih nyaman pulang ke kampung halaman menggunakan bus di terminal, termasuk di Cicaheum, Kota Bandung.
Di terminal ini, puluhan orang sudah bersiap berangkat menggunakan bus yang berada di daerah Jawa Tengah maupun Jawa Timur, Selasa (17/3/2026) pagi. Mereka sudah membeli tiket beberapa hari sebelum keberangkatan agar tidak kehabisan.
Dwi salah satunya, warga asli Surabaya yang memilih pulang ke daerahnya menggunakan bus. Menurutnya, selama ini dia masih pakai transportasi tersebut meski ada kereta yang bisa diakses.
"Pernah juga pakai kereta, tapi saya gak tahu enaknya pakai bus aja gitu. Ya harga juga terjangkau dan bisa menikmati perjalanan aja," kata Dwi ditemui di Terminal Cicaheum.
1. Pulang lebih awal biar gak macet

Menurut pria 35 tahun tersebut, pulang ke kampung halaman lebih awal dilakukan karena tempatnya bekerja sudah mengizinkan dia untuk libur lebih dulu. Alhasil dia pun bisa bergegas mudik karena biasanya kemacetan terjadi dua atau tiga hari sebelum Lebaran.
"Ini kan masih empat hari sebelum lebaran, biasanya sih ga macet ya. Mudah-mudah saja lancar jadi gak terlalu lama di jalan," kata Dwi.
Pulang lebih cepat menggunakan bus juga dilakukan Andri. Dia berencana pulang ke Tegal setelah setahun ke belakang bekerja di Bandung.
Memiliki istri dan dua orang anak di kampung halaman, Andri selama ini tinggal di Bandung bersama teman-temannya di rumah kos. Rasa rindu pada keluarga membuatnya berangkat hari ini agar bisa lebih lama berada di rumahnya.
"Saya minta libur tambahan ke kantor jadi bisa pulang sekarang. Nanti juga pulang bisa Selasa atau Rabu, jadi semingguan di Tegal," kata Andri.
Pulang menggunakan bus pun dipilih Andri karena akses rumahnya lebih dekat ketimbang menggunakan transportasi lain.
"Pakai bus pas turun gak jauh ke rumah, jadi bawa barang juga gampang. Semoga lancar," kata dia.
2. Ribuan penumpang sudah pulang dari terminal Cicaheum

Dari data Dinas Perhubungan per Minggu (15/3/2026) sudah ada 2.328 penumpang telah diberangkatkan menuju berbagai daerah tujuan mudik, dengan rute dominan ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Kepala Terminal Cicaheum, Asep Supriadi mengatakan, data merupakan akumulasi keberangkatan penumpang bus antarkota yang berangkat dari Bandung menuju berbagai daerah tujuan mudik sejak arus mudik mulai bergerak.
“Meskipun jumlah pemudik yang berangkat sudah mulai bertambah, kondisi di area terminal hingga Minggu pagi masih relatif landai dan belum terjadi kepadatan penumpang seperti yang biasanya terjadi mendekati puncak arus mudik,” ujar Asep.
Asep memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026, seiring semakin dekatnya waktu libur panjang dan meningkatnya mobilitas masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman.
Saat ini pola pergerakan penumpang setiap musim mudik biasanya meningkat secara bertahap beberapa hari sebelum puncak arus mudik, dengan lonjakan signifikan terjadi menjelang pertengahan pekan depan.
Menurut Asep, kedatangan calon penumpang yang hendak mudik di Terminal Cicaheum umumnya terjadi sore hari, terutama bagi penumpang yang memiliki tujuan perjalanan jarak jauh ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
3. Cek berkala kelaikan bus

Dishub Bandung pun memperketat ramp check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan terhadap bus yang melayani penumpang usai puncak gelombang pertama arus mudik 2026.
Asep mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan bus yang melayani pemudik dalam kondisi layak jalan sebelum diberangkatkan dari terminal.
“Situasi hari ini terkendali setelah peningkatan penumpang gelombang pertama kemarin dan kami tetap perketat ramp check (pemeriksaan) mulai dari pemeriksaan administrasi hingga kelengkapan bus sehingga dipastikan layak beroperasi,” katanya.
Ia menjelaskan pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan perjalanan bagi para pemudik yang menggunakan angkutan bus antarkota.
Sementara itu, aktivitas keberangkatan penumpang di Terminal Cicaheum juga mengalami peningkatan pada hari sebelumnya atau H-6 Lebaran dibandingkan H-7.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya tetap melakukan berbagai upaya guna memastikan kelancaran dan keselamatan pelayanan bagi para penumpang di Terminal Cicaheum selama arus mudik.

















