Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

SPMB Maung 2026: SMAN 3 dan 5 Bandung Buka 640 Kursi

SPMB Maung 2026: SMAN 3 dan 5 Bandung Buka 640 Kursi
(IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
  • SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung membuka total 640 kursi untuk SPMB Maung 2026, masing-masing sekolah menampung 320 siswa dalam sepuluh rombongan belajar berisi 32 siswa per kelas.
  • Seleksi dibagi menjadi tiga jalur utama: Potensi Akademik 10 persen dengan syarat IQ minimal 130, Prestasi Akademik 70 persen, dan Prestasi Non-Akademik 20 persen mencakup minat bakat serta kepemimpinan.
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan proses seleksi harus transparan dan berintegritas, serta mengancam akan memecat ASN atau panitia yang terbukti melakukan kecurangan dalam SPMB.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandung, IDN Times - Sebanyak dua Sekolah Manusia Unggul (Maung) yaitu SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung menyediakan 640 kursi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang digelar pada 25–29 Mei 2026. Masing-masing sekolah akan menampung 320 siswa pada tahun ajaran baru ini.

Kuota itu nantinya dibagi ke dalam 10 rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas 32 siswa per kelas. Adapun dalam SPMB tahun ini, jalur seleksi yang disediakan tanpa jalur zonasi, afirmasi dan perpindahan orang tua.

Wakasek Humas sekaligus Koordinator PPID SMAN 3 Bandung, Agung Hadiat Zamil mengatakan, seleksi Sekolah Maung dibagi ke dalam tiga jalur utama, yakni Potensi Akademik sebesar 10 persen, Prestasi Akademik 70 persen dan Prestasi Non-Akademik 20 persen.

"Tidak ada jalur zonasi. Yang pertama itu Jalur Potensi Akademik, kedua Prestasi Akademik. Itu ada 70 persen ini dibagi jadi dua: yang Prestasi nilai rapor dan TKA sebanyak 50 persen, dan yang Prestasi Akademik seperti olimpiade matematika, olimpiade bahasa Indonesia yang akademik, itu 20 persen," ujar Agung saat ditemui di SMAN 3 Bandung, Senin (25/5/2026).

1. Ada jalur yang mengharuskan tes IQ

IMG-20260525-WA0011.jpg
(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sementara, Agung menjelaskan, jalur terakhir ada prestasi non-akademik yang dibagi menjadi dua seleksi, pertama itu prestasi non-akademik minat dan bakat, seperti olah raga, seni dan lain sebagainya. Kedua ada prestasi kepemimpinan.

"Khusus prestasi akademik dan non-akademik minat bakat itu minimal dapat prestasinya juara 1, 2, dan 3 tingkat provinsi minimal. Untuk kepemimpinan, itu ketua OSIS, ketua PMR, ketua Paskibra, ketua Pramuka, itu bisa melalui jalur tersebut. Tapi ketuanya saja," kata dia.

Untuk jalur Potensi Akademik, kata dia, calon siswa diwajibkan memiliki IQ minimal 130 dan hasil tes dari lembaga yang terdaftar di Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).

"Potensi akademik yang 10 persen tadi yang di awal, IQ-nya minimal 130 dan ada keterangan bahwa anak ini punya nilai kreativitas tinggi dan punya tanggung jawab terhadap tugas tinggi, harus ada itu, dan yang format tesnya, lembaga tesnya itu harus terdaftar di HIMPSI dengan perhitungan melalui metode hitung Wechsler," tuturnya.

2. SMAN 3 dan 5 Bandung masing-masing menyediakan 320 kursi

IMG_20250610_110909.jpg
SMAN 3 Kota Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Agung mengungkapkan, nantinya yang berhak menentukan lulus atau tidaknya tetap dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. SMAN 3 Bandug dalam SPMB ini hanya memiliki kewenangan pemeriksaan berkas kepada para pendaftar.

"Yang menentukan lulus atau tidak itu by system. Sekolah hanya memverifikasi kesesuaian data saja," Ucapnya.

Sementara Wakasek Humas SMAN 5 Bandung, Dadan Hamdani mengatakan, pada SPMB tahun ini kuota dan jalur seleksi yang disediakan sama seperti SMAN 3 Bandung yaitu 320 kursi.

"Jumlah keseluruhannya menurut yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Tertanggung Jawab Barat itu 32 orang per kelas. SMA Negeri 5 Bandung menerima 10 kelas, berarti 320 orang, atau 320 siswa," kata Dadan.

3. Pendaftar kemungkinan akan ramai pada esok hari

IMG_20250610_104413.jpg
SPMB di SMAN 3 Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Lebih lanjut, Dadan menjelaskan, pada hari pertama SPMB Maung ini memang belum banyak yang mengadu ke sekolah. Hal ini juga bertepatan dengan masih belum diumumkannya besaran untuk jalur Test Kemampuan Akademik (TKA).

"Kemungkinan (jalur) TKA itu kan munculnya di hari besok, tanggal 26, nah, kemungkinan dari tanggal 26 setelah muncul TKA mungkin baru banyak yang daftar, begitu," kata dia.

Sementara, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengultimatum akan memecat pegawai ASN di lingkungan Disdik Jabar yang terbukti bermain dalam SPMB.

Dedi menekankan, sekolah unggulan yang disiapkan Pemprov Jawa Barat itu diperuntukkan bagi siswa dengan kualifikasi akademik maupun non-akademik terbaik sehingga seluruh proses seleksi harus berjalan transparan dan berintegritas.

Mantan Bupati Purwakarta itu meminta seluruh kepala sekolah dan panitia penerimaan siswa menjaga integritas serta menghindari praktik yang bertentangan dengan prinsip keunggulan sekolah.

"Saya tidak segan-segan untuk memberhentikan kepala sekolah, memberhentikan panitia, memberhentikan siapa pun yang terlibat dari proses yang tidak terpuji dari sekolah unggul," katanya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha

Latest News Jawa Barat

See More