Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemkot Bandung Mulai Bebersih Pasca Pesta Persib Bandung

Pemkot Bandung Mulai Bebersih Pasca Pesta Persib Bandung
Pawai juara Persib dari Gedung Sate menuju Pendopo Kota Bandung berlangsung meriah, Minggu (24/5/2026).
Intinya Sih
  • Pemkot Bandung melakukan pembersihan dan perbaikan fasilitas usai pesta Persib, serta menyoroti dua korban jiwa akibat kecelakaan yang diduga dipicu konsumsi minuman keras.
  • Volume sampah meningkat sekitar 50 ton selama perayaan, disertai kerusakan di 35 titik taman dan ditemukannya warga mabuk di ruang publik.
  • Pemerintah berencana menggelar razia besar terhadap miras ilegal sambil memastikan tidak ada lagi perayaan besar terkait Persib dalam waktu dekat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan pembersihan jalanan dan perbaikan fasilitas usai pesta Persib selama dua hari pada akhir pekan kemarin.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan keprihatinannya atas adanya korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas yang diduga dipicu konsumsi minuman keras selama perayaan berlangsung. Ia menyebut, korban meninggal dunia bertambah menjadi dua orang.

“Semalam ditemukan lagi korban wafat yang kedua. Kecelakaan lalu lintas karena minuman keras lagi,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (25/5/2026).

1. Terlalu banyak miras ilegal saat perayaan

Barang bukti miras yang diamankan polisi. (Dok. Polres Bantul)
Barang bukti miras yang diamankan polisi. (Dok. Polres Bantul)

Temuan di lapangan juga menunjukkan tingginya konsumsi miras selama perayaan. Dalam dua malam terakhir, petugas mendapati sampah botol minuman keras hingga mencapai satu mobil pick up. Kondisi ini dinilai menjadi indikator kuat perlunya penindakan lebih tegas.

Pemkot Bandung, lanjut Farhan, akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menggelar razia besar-besaran terhadap peredaran miras ilegal. Penertiban akan difokuskan pada jalur distribusi dan penjualan yang tidak memiliki izin.

“Kita akan habis-habisan. Yang ilegal-ilegal kita sikat semua,” ungkapnya.

Pemkot Bandung memastikan tidak akan ada lagi kegiatan perayaan besar terkait Persib dalam waktu dekat.

2. Ada tambahan sampah capai 50 ton

ilustrasi sampah plastik
ilustrasi sampah plastik (pexels.com/Krizjohn Rosales)

Untuk kebersihan, Pemkot mencatat adanya peningkatan volume sampah hingga sekitar 10 persen selama dua hari terakhir. Tambahan sampah diperkirakan mencapai sekitar 50 ton, terutama di titik-titik keramaian dan jalur perayaan.

Tidak hanya sampah, aktivitas warga yang masih berpesta hingga larut malam juga menimbulkan persoalan ketertiban. Petugas gabungan bahkan menemukan sejumlah warga dalam kondisi mabuk di ruang publik.

Sebagai langkah respons, jajaran Pemkot Bandung melakukan patroli dan pembersihan sejak malam hingga dini hari guna memastikan kondisi kota tetap terkendali.

Sementara itu, kerusakan fasilitas publik juga menjadi perhatian serius. Sedikitnya 35 titik taman di Kota Bandung dilaporkan mengalami kerusakan akibat tingginya aktivitas masyarakat selama perayaan. Saat ini, proses perbaikan tengah dilakukan secara bertahap.

3. Euforia Persib paling meriah dari tahun sebelumnya

IMG-20260524-WA0055.jpg
Pawai juara Persib dari Gedung Sate menuju Pendopo Kota Bandung berlangsung meriah, Minggu (24/5/2026).

Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, Farhan menilai perayaan juara Persib merupakan momen kebahagiaan bagi masyarakat Bandung. Ia menyebut euforia tersebut sebagai salah satu perayaan terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

“Ini mungkin pesta terbesar tahun ini. Tapi tidak apa-apa, tiga hari pesta untuk 362 hari kebahagiaan,” katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha

Latest News Jawa Barat

See More