Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pesta Persib Sisakan 112 Ton Sampah, Botol Miras dan Flare Berserakan

Pesta Persib Sisakan 112 Ton Sampah, Botol Miras dan Flare Berserakan
Petugas memilah sampah anorganik di salah satu TPS. (Dok.Humas Pemkot Bandung)
Intinya Sih
  • DLH Kota Bandung mengangkut sekitar 112 ton sampah selama dua hari pesta kemenangan Persib, didominasi plastik, botol minuman, serta sisa flare dan petasan.
  • Sampah berat seperti flare berbahan logam ditemukan di kawasan Cikapayang dan Asia Afrika, sementara hujan sempat menghambat proses pembersihan hingga Senin pagi.
  • Untuk mempercepat penanganan, DLH menambah 56 personel kebersihan di 11 titik utama sekaligus menyiapkan area kota menjelang kunjungan Presiden RI.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandung, IDN Times - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung Darto mengungkapkan volume sampah selama dua hari pesta kemenangan Persib Bandung mencapai sekitar 112 ton. Sampah tersebut didominasi plastik, botol minuman, hingga sisa flare dan petasan.

Menurut Darto, lonjakan sampah kali ini berbeda dibanding hari biasa karena muncul banyak jenis limbah yang biasanya jarang ditemukan di ruang publik Kota Bandung.

"Mayoritas sampahnya adalah sampah plastik. Tapi yang cukup menonjol itu botol, flare, dan bekas petasan," ujar Darto.

1. Sisa flare dan botol miras mendominasi sampah pesta

IMG-20260524-WA0035.jpg
Ribuan Bobotoh melakukan konvoi untuk merayakan kemenangan (Hetrick) Persib Bandung. Minggu(24/5)2026). (Dok. Humas Pemkot Bandung)

Darto mengatakan, petugas menemukan banyak sisa flare berbahan logam di sejumlah titik keramaian. Material flare tersebut membuat bobot sampah menjadi lebih berat dibanding biasanya.

Di kawasan Cikapayang saja, DLH menemukan tiga karung besar sampah flare serta enam karung kecil botol minuman.

"Flare itu tempatnya logam, jadi cukup berat. Kita dapat tiga karung besar di area Cikapayang saja," katanya.

Sementara di kawasan Jalan Asia Afrika, sampah didominasi plastik dan botol plastik yang berserakan sepanjang jalan.

2. Pembersihan terkendala cuaca hujan

WhatsApp Image 2026-01-20 at 12.15.32.jpeg
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung Darto (IDN Times/Yogi Pasha)

DLH Kota Bandung mengakui proses pembersihan sampah belum maksimal hingga Senin pagi. Menurut Darto, sampai pukul 05.30 WIB, volume sampah yang berhasil diangkut bahkan belum mencapai 50 persen.

Darto mengatakan, hujan yang turun pada malam hari membuat proses pembersihan sempat dihentikan sementara agar petugas tidak jatuh sakit.

"Harusnya tadi malam kita bisa mengerjakan lebih banyak, tapi karena hujan tim diistirahatkan dulu," ujarnya.

DLH kemudian kembali mengerahkan petugas sejak dini hari untuk melanjutkan pembersihan di berbagai titik keramaian.

3. DLH tambah puluhan personel kebersihan

177884223443-kirab-budaya-milangkala-tatar-sunda-345-petugas-kebersihan-siaga.jpeg
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung menambah personel kebersihan untuk menyapu jalanan sisa dari pesta kemenangan Persib. (Dok. Humas Pemkot Bandung)

Untuk menangani lonjakan sampah, DLH Kota Bandung menambah 56 personel kebersihan selama dua hari terakhir. Petugas tambahan itu diterjunkan di 11 titik pantau utama pusat keramaian pesta Persib.

Selain menangani sampah pesta, DLH juga harus memastikan sejumlah area steril menjelang kunjungan Presiden RI ke Kota Bandung.

"Empat titik prioritas sudah kita amankan sejak subuh tadi," kata Darto.

Ia memastikan proses pembersihan sampah masih terus dilakukan agar kondisi Kota Bandung kembali normal setelah rangkaian pesta kemenangan Persib.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha

Latest News Jawa Barat

See More