Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Farhan Sayangkan Banyak Warga Masih Buang Sampah Secara Liar

Farhan Sayangkan Banyak Warga Masih Buang Sampah Secara Liar
Penumpukan sampah di TPS Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya Sih
  • Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan komitmen Pemkot dalam menangani persoalan sampah yang masih menumpuk di sejumlah titik seperti Cijambe dan Tamansari.
  • Farhan menyoroti masih adanya sampah liar yang dibiarkan tanpa penanganan, serta meminta seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat ikut menjaga kebersihan kota.
  • Ia mengapresiasi pengelolaan sampah di Pasar Caringin yang dinilai berhasil mengubah masalah menjadi potensi ekonomi berkat kolaborasi antara pemerintah, warga, dan sektor lain.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan komitmennya menangani persoalan sampah yang masih menjadi sorotan publik. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menuturukan, persoalan sampah masih ditemukan di berbagai titik di Kota Bandung.

Beberapa di antaranya seperti penumpukan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) kawasan Cijambe hingga wilayah Tamansari, serta keluhan warga terkait pengelolaan sampah di lingkungan permukiman.

1. Sampah bukan urusan Pemda saja

IMG_20260505_095339.jpg
Penumpukan sampah di TPS Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

Ia menyebut, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak saja. Seluruh elemen pemerintahan, mulai dari camat, lurah hingga perangkat daerah lainnya, harus terlibat aktif dalam menjaga kebersihan kota.

“Saya tegaskan persoalan sampah bukan hanya urusan pemerintah setempat, tetapi tanggung jawab kita bersama. Camat, lurah, kewilayahan hingga seluruh perangkat daerah harus hadir dalam upaya menjaga kebersihan kota,” katanya, Senin (18/5/2026).

2. Tumpukan sampah ganggu kenyamanan warga

IMG-20260421-WA0023.jpg
Warga Keluhkan Sampah Tak Kunjung Diangkut di Makam Caringin

Farhan juga menyoroti masih adanya titik-titik sampah liar yang dibiarkan tanpa penanganan serius. Ia meminta agar tidak ada lagi pembiaran terhadap kondisi tersebut karena dapat merusak wajah kota dan mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Saya tidak ingin ada pembiaran terhadap titik-titik sampah liar yang merusak wajah Kota Bandung dan mengganggu kenyamanan masyarakat,” lanjutnya.

3. Sejumlah pengolahan sampah sudah berjalan baik

DSC09929.jpg
Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat mendatangi Pasar Induk Caringin, Kota Bandung, Minggu (10/5/2026), dok. Istimewa

Di sisi lain, Farhan memberikan apresiasi terhadap upaya pengelolaan sampah yang telah berjalan baik, salah satunya di Pasar Caringin. Program tersebut bahkan mendapat perhatian dari Kementerian Lingkungan Hidup karena dinilai mampu mengubah persoalan sampah menjadi potensi ekonomi sekaligus solusi lingkungan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa persoalan sampah dapat diselesaikan melalui kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun sektor lainnya.

“Ini menunjukkan bahwa ketika pemerintah, masyarakat dan berbagai pihak berkolaborasi maka solusi ini dapat diwujudkan,” ujarnya.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More