Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mengapa Ajang Bahasa Inggris Jadi Ruang Anak Belajar Percaya Diri?

Mengapa Ajang Bahasa Inggris Jadi Ruang Anak Belajar Percaya Diri?
Mengapa Ajang Bahasa Inggris Jadi Ruang Anak Belajar Percaya Diri? (Dok. TBI)
Intinya Sih
  • TBI English Challenge (TEC) 2026 bertema Empowering Confidence digelar untuk melatih anak SD hingga SMP tampil percaya diri berbahasa Inggris melalui kompetisi Storytelling dan Spelling Bee.
  • Kegiatan ini menekankan pentingnya pengalaman tampil di depan publik sebagai proses membangun keberanian, mengatasi rasa gugup, dan memperkuat pandangan positif anak terhadap kemampuan dirinya.
  • Melalui TEC 2026, TBI Pondok Indah ingin menyiapkan siswa menghadapi pendidikan global dengan pengalaman nyata tentang ketahanan mental, persiapan matang, serta keberanian tampil di level internasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandung, IDN Times - Di tengah aktivitas anak yang semakin padat, ruang untuk melatih keberanian tampil di depan publik dinilai semakin penting. Tidak hanya soal kemampuan akademik, rasa percaya diri juga menjadi bekal yang dibutuhkan anak sejak usia dini untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Hal itulah yang coba dihadirkan melalui TBI English Challenge (TEC) 2026 bertema Empowering Confidence. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak usia sekolah dasar hingga menengah pertama untuk belajar mengekspresikan diri sekaligus tampil percaya diri menggunakan Bahasa Inggris.

Kompetisi yang digelar oleh The British Institute (TBI) Pondok Indah ini berlangsung dalam rangka perayaan 42 tahun TBI di Indonesia. Rangkaian acara dilaksanakan sepanjang Mei 2026 dengan menghadirkan babak penyisihan hingga grand final dalam format bertahap.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kemampuan komunikasi global, kegiatan seperti ini dinilai menjadi pengalaman penting bagi anak untuk membangun keberanian berbicara di ruang publik sejak dini.

1. Kompetisi dirancang jadi ruang belajar anak

Ilustrasi buku belajar bahasa Inggris. (Dok. Freepik/freepik)
Ilustrasi buku belajar bahasa Inggris. (Dok. Freepik/freepik)

TEC 2026 menghadirkan dua kategori utama, yakni Storytelling Competition dan Spelling Bee Competition. Storytelling ditujukan bagi siswa SD hingga SMP, sementara Spelling Bee diperuntukkan bagi siswa SD kelas 1 sampai 6.

Babak preliminary untuk kategori storytelling digelar di kampus TBI Pondok Indah sebelum para finalis tampil di grand final yang berlangsung di Aminta Hall, Plaza Aminta. Perpindahan lokasi ini sengaja dirancang agar peserta mendapatkan pengalaman tampil di panggung yang lebih besar dan profesional.

Format kompetisi selama dua hari dengan sistem eliminasi juga dibuat bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan memberi pengalaman belajar yang lebih mendalam bagi peserta.

“Melalui TEC 2026 dengan tema Empowering Confidence, kami ingin anak-anak merasakan bahwa rasa percaya diri tidak muncul secara instan, tetapi tumbuh melalui proses,” ujar Head of Campus TBI Pondok Indah, Nayda Usvinouva, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Senin (25/5/2026).

2. Pengalaman tampil dinilai penting bagi perkembangan anak

Mengapa Ajang Bahasa Inggris Jadi Ruang Anak Belajar Percaya Diri? (Dok. TBI)
Mengapa Ajang Bahasa Inggris Jadi Ruang Anak Belajar Percaya Diri? (Dok. TBI)

Menurut Nayda, anak-anak tidak hanya belajar berbicara dalam Bahasa Inggris, tetapi juga belajar menghadapi rasa gugup dan tampil di hadapan banyak orang. Pengalaman tersebut dinilai dapat membentuk cara pandang anak terhadap kemampuan dirinya sendiri.

Ia menilai momen ketika anak berdiri di atas panggung dan berani berbicara di depan publik bisa menjadi pengalaman yang membekas dalam proses tumbuh kembang mereka.

“Ketika seorang anak berdiri di atas panggung di hadapan ratusan orang dan tetap berani berbicara dalam Bahasa Inggris, itu bisa menjadi momentum yang mengubah cara mereka melihat diri sendiri,” katanya.

Selain melatih kemampuan komunikasi, kompetisi ini juga memberi kesempatan bagi peserta untuk mengenal proses persiapan, evaluasi, hingga membangun mental tampil di ruang publik.

3. Kompetisi jadi bagian perjalanan pendidikan global

ilustrasi belajar bahasa Inggris (pexels.com/olia danilevich)
ilustrasi belajar bahasa Inggris (pexels.com/olia danilevich)

Director of Marketing and Student Experience USG Education, Ni Luh Komang Aimee Sukesna, mengatakan pengalaman seperti TEC 2026 menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan siswa menghadapi pendidikan global di masa depan.

Menurutnya, proses seleksi, tekanan kompetisi, hingga keberanian tampil di depan banyak orang merupakan pengalaman yang akan berguna ketika siswa memasuki lingkungan pendidikan internasional.

“TBI Pondok Indah memberikan pengalaman tersebut. Bukan sekadar kompetisi Bahasa Inggris, tetapi panggung di mana anak-anak belajar tentang ketahanan, persiapan, dan keberanian tampil di level yang lebih tinggi,” ujar Aimee.

TEC 2026 sendiri menjadi bagian dari rangkaian perayaan 42 tahun TBI yang digelar di tujuh kampus dan empat kota sepanjang Mei 2026. Selain memperebutkan hadiah hingga Rp20 juta, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk mulai membangun rasa percaya diri melalui pengalaman tampil di depan publik.

Share Article
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana

Latest News Jawa Barat

See More