Dedi Mulyadi Tanggapi Survei LSI, Klaim Berkat Kinerja Pemprov Jabar

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merespons survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menyatakan tingkat kepuasan publik terhadap hasil kinerja dirinya yang mencapai 95,4 persen. Tingginya kepuasan publik ini terjadi karena hasil kinerja seluruh perangkat daerah.
Dedi Mulyadi enggan mengklaim semua capaian tersebut hanya hasil kinerja seorang gubernur. Dia merasa, semuanya sangat berperan termasuk kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga kabupaten dan kota.
"Yang bekerja bukan saya. Yang bekerja adalah perangkat pemerintah provinsi, kabupaten, kota, sampai RT/RW, kepala desa, lurah, camat, dan seluruh warga. Itu bukan survei untuk saya," kata Dedi, dikutip Sabtu (25/7/2026).
1. Dedi Mulyadi bantah hasil kerja perseorangan

Dia menegaskan, hasil survei tersebut seharusnya dimaknai sebagai penilaian masyarakat terhadap kinerja pembangunan di Jawa Barat secara keseluruhan. Sehingga, dia enggan menerima bahwa hasil tersebut hanya untuk gubernur saja.
"Itu survei di Jawa Barat, bahwa terjadi kinerja pembangunan yang relatif baik. Bukan kerja saya, itu kerja warga Jawa Barat," ujarnya.
Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mencapai 95,4 persen. Angka tersebut terungkap dalam hasil survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dilakukan di Jawa Barat pada 2–9 Juli 2026.
2. Tingkat kepuasan publik terhadap Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan berbeda

Berdasarkan hasil survei, sebanyak 39,3 persen responden menyatakan sangat puas terhadap kinerja Dedi Mulyadi, sedangkan 56,1 persen mengaku cukup puas. Di sisi lain, 3,3 persen responden menyatakan kurang puas, 0,5 persen tidak puas sama sekali, dan 0,8 persen menjawab tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.
LSI menyimpulkan hampir seluruh warga Jawa Barat, yakni 95,4 persen, merasa puas terhadap kinerja Dedi Mulyadi sebagai gubernur. Sementara itu, tingkat kepuasan terhadap Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan tercatat 59,1 persen.
Selain mengukur kepuasan terhadap kepala daerah, survei tersebut juga memotret persepsi masyarakat mengenai kondisi pemerintahan dan ekonomi di Jawa Barat.
3. Publik melihat infrastruktur paling terasa dalam kepemimpinan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan

Mayoritas responden menilai kondisi ekonomi Jawa Barat berada pada kategori sedang atau moderat, yakni 44,3 persen. Adapun jumlah warga yang menilai kondisi ekonomi baik dan buruk relatif berimbang.
Sementara itu, pelaksanaan pemerintahan Provinsi Jawa Barat memperoleh penilaian positif. Sebanyak 60,2 persen responden menilai penyelenggaraan pemerintahan berjalan baik hingga sangat baik, sedangkan 30,4 persen menilai sedang dan 8,1 persen menilai buruk hingga sangat buruk.
Survei juga menunjukkan masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat di seluruh aspek yang diukur.
Penilaian tertinggi diberikan pada sektor pembangunan infrastruktur dan layanan dasar, sedangkan sektor ekonomi masih menjadi aspek yang dinilai paling menantang meski lebih dari separuh responden tetap menyatakan puas.





















