Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Terseret Arus Sungai Citarum, Remaja 18 Tahun Ditemukan Tewas

Kota Bandung
Terseret Arus Sungai Citarum, Remaja 18 Tahun Ditemukan Tewas
Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)
  • Rifal Lurohman, remaja 18 tahun, ditemukan meninggal di Sungai Citarum, Cianjur, Rabu pagi setelah dilaporkan terseret arus sehari sebelumnya.
  • Korban terpeleset saat hendak mengambil air wudhu pada Selasa sekitar pukul 18.00 WIB, lalu terbawa arus Sungai Citarum.
  • Tim SAR mengevakuasi jenazah sekitar 9 kilometer dari lokasi kejadian pada pukul 08.34 WIB, kemudian menutup operasi pencarian pukul 10.00 WIB.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Tim SAR Gabungan menemukan korban tenggelam di Sungai Citarum, Kampung Bantar Caringin, Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Rabu (9/9/2026). Tim menemukan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Rifal Lurohman, laki-laki berusia 18 tahun. Dia sebelumnya dilaporkan diduga terbawa arus Sungai Citarum pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 18.00 WIB saat hendak mengambil air wudhu. Saat itu, korban terpeleset dan kemudian terbawa arus sungai.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan bahwa informasi kejadian diterimanya pada Rabu (9/9/2026) pukul 05.45 WIB. Tim SAR kemudian diberangkatkan pada pukul 06.00 WIB untuk melakukan pencarian.

"Pada pukul 08.00 WIB, kami menerima informasi dari masyarakat terkait penemuan jenazah sekitar 9 kilometer dari lokasi kejadian. Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi korban pada pukul 08.34 WIB," ujar Ade Dian Permana.

Korban Rifal Lurohman, laki-laki, 18 tahun, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD). Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke Pesantren Assalaful Jadid Yayasan Albantari untuk proses selanjutnya.

Dengan ditemukannya korban dalam kondisi meninggal dunia, pada pukul 10.00 WIB dilaksanakan debriefing, penutupan, dan evaluasi Operasi SAR. Selanjutnya, seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi arus deras dan lingkungan sekitar berpotensi membahayakan keselamatan.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More