Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

ASN Majalengka Dijadwalkan WFH Tiap Senin

ASN Majalengka Dijadwalkan WFH Tiap Senin
Bupati Majalengka Eman Suherman (inin Nastain/IDN Times)
Intinya Sih
  • Pemkab Majalengka akan menerapkan WFH bagi ASN setiap hari Senin mulai awal April, sebagai respons atas kebijakan nasional terkait dampak kenaikan BBM akibat konflik internasional.
  • Bupati Eman Suherman menegaskan ASN tetap harus produktif dan bertanggung jawab selama WFH, sementara petugas pelayanan publik seperti di RS dan Disdukcapil tetap bekerja di kantor.
  • Eman mengimbau ASN dan masyarakat untuk berhemat serta tidak melakukan panic buying agar situasi pasokan barang dan energi tetap stabil di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Majalengka, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka berencana menerapkan work from home (WFH) bagi ASN. Hal itu sekaligus merespons rencana pemerintah yang akan memberlakukan kebijakan WFH, guna menyikapi masalah BBM imbas perang Iran dengan Amerika dan Israel.

Rencana itu disampaikan Bupati Majalengka Eman Suherman saat halal bihalal, Kamis (26/3/2026). "Sesuai dengan instruksi menteri dalam negeri bahwa pemerintah kabupaten/kota agar dalam satu minggu bisa melakukan WFH. Tujuan utamanya untuk mensikapi terkait masalah BBM."

"Dampak dari perang ini kan luar biasa, sehingga APBN kita saja sudah terkoreksi, defisitnya tiga persen. Itu berdampak terhadap anggaran kami, termasuk di Majalengka," kata Eman

1. WFH setiap hari Senin

ilustrasi hari Senin (pixabay.com/nad_dyagileva)
ilustrasi hari Senin (pixabay.com/nad_dyagileva)

WFH di lingkungan ASN di Kabupaten Majalengka kemungkinan akan dimulai awal April. Nantinya, dalam sepekan, ada satu hari para ASN akan menjalankan tugas secara WFH.

"Insya Allah, tadi sudah minta masukan juga, kami mulai hari Senin. Artinya setiap hari Senin kami akan melakukan WFH," tuturnya.

Kendati demikian, tidak semua ASN akan WFH. Untuk beberapa ASN di OPD (organisasi perangkat daerah) yang langsung berhubung dengan masyarakat, kata Eman, mereka akan tetap bekerja seperti biasa.

"Semua, kecuali mereka yang melakukan pelayanan langsung terhadap masyarakat. Di RS, puskesmas, Disdukcapil dan lainnya," kata Eman.

2. Bupati ingatkan tanggung jawab

Ilustrasi PNS (Foto: IDN Times)
Ilustrasi PNS (Foto: IDN Times)

Kendati tidak dipantau langsung atasan, para ASN diingatkan terkait tanggung jawab atas tugas mereka. Eman menegaskan, setiap kepala OPD harus memastikan anak buahnya tetap menjalankan tugas sebagai ASN.

"Saya tekankan kepada kepala OPD. Berikan tugas dengan tanggung jawab yang bisa dilaksanakan di rumah. WFH bukan libur, makanya harus produktif. Karena tujuan kita kan bagaimana mengantisipasi terjadinya persoalan kekurangan BBM," tuturnya.

Untuk masa pemberlakuan WFH sendiri, Eman menyebutkan belum ada kepastian. Tindak lanjut dari rencana itu akan disesuaikan dengan kondisi yang ada.

3. Masyarakat diajak hemat dan tidak panic buying

Ilustrasi panic buying.
Ilustrasi panic buying. Shutterstock/Gerdie Hutomo

Selain berencana akan memberlakukan WFH, sebagai respons permasalahan BBM, Eman juga mengingatkan ASN untuk tidak boros. Dengan dicontohkan oleh ASN, diharapkan masyarakat juga melakukan hal yang sama.

Di sisi lain, Eman juga mengingatkan agar masyarakat tidak perlu panic buying, dengan belanja melebihi kebutuhan dan menimbun barang-barang.

"Jangan boros, tapi juga jangan panic buying, menimbun barang-barang di rumah," tutur Eman.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More