Andi M Arief: Jemaah Haji Bandung Berangkat Sesuai Jadwal dan Aman

- Pemerintah memastikan pemberangkatan jemaah haji asal Bandung tetap sesuai jadwal dan aman meski ada isu geopolitik di Timur Tengah.
- Andi M Arief menegaskan seluruh tahapan penyelenggaraan haji berjalan normal, tanpa perubahan jadwal maupun maskapai penerbangan.
- Sebanyak 1.679 jemaah asal Bandung akan berangkat dalam lima kloter melalui Embarkasi Kertajati mulai 22 April 2026.
Bandung, IDN Times – Pemberangkatan jemaah haji asal Kota Bandung dipastikan tetap berjalan normal tanpa perubahan jadwal. Pemerintah memastikan seluruh proses aman meski sempat muncul kekhawatiran terkait kondisi geopolitik di Timur Tengah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bandung, Andi M Arief, mengatakan penyelenggaraan haji tahun ini telah dipastikan berjalan sesuai rencana oleh Pemerintah Arab Saudi.
1. Jemaah diminta tak terpengaruh isu geopolitik

Terkait eskalasi politik di Timur Tengah, Andi meminta jemaah tetap tenang dan fokus menjalankan ibadah. Ia memastikan tahapan haji yang akan berlangsung nanti termasuk jalur penerbangan dari Indonesia tidak akan melewati wilayah konflik.
“Kalau dilihat dari peta penerbangan, rute menuju Arab Saudi tidak melewati wilayah konflik. Jadi jemaah tidak perlu terpengaruh isu yang berkembang,” jelasnya.
Selain itu, seluruh jemaah juga telah mendapatkan pembekalan melalui manasik haji, termasuk informasi terkait kondisi terkini.
“Dalam manasik, seluruh informasi sudah disampaikan, sehingga jemaah punya pemahaman yang cukup dan tidak perlu khawatir,” ujarnya.
2. Penyelenggaraan haji dipastikan berjalan normal

Andi menegaskan seluruh tahapan penyelenggaraan haji 2026 berjalan on schedule dan hampir rampung sepenuhnya.
“Berdasarkan informasi dari Pemerintah Arab Saudi, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan normal. Dari sisi Indonesia juga on schedule, seluruh persiapan sudah hampir 100 persen,” ujar Andi.
Ia menyebut, tidak ada perubahan pada jadwal maupun teknis penerbangan jemaah dari Indonesia.
“Penerbangan tetap menggunakan Saudi Airlines dan Garuda Indonesia, tidak ada perubahan. Jadi seluruh proses keberangkatan berjalan seperti biasa,” tambahnya.
3. 1.679 jemaah Bandung berangkat dalam lima kloter

Sebanyak 1.679 jemaah haji asal Kota Bandung akan diberangkatkan dalam lima kelompok terbang (kloter). Rinciannya terdiri dari tiga kloter utuh dan dua kloter gabungan dengan Kabupaten Bandung.
Seluruh jemaah akan diberangkatkan melalui Embarkasi Kertajati, yakni dari Asrama Haji Indramayu dan terbang melalui Bandara Kertajati. Pemberangkatan perdana dijadwalkan pada 22 April 2026, yaitu kloter 2 KJT yang akan dilepas secara resmi di Mapolda Jawa Barat.
“Pemberangkatan dimulai 22 April 2026 dan akan dilepas di Polda Jawa Barat,” kata Andi.


















