8 Tanaman Berbunga Indoor yang Bikin Suasana Rumah Makin Ceria

- Tanaman berbunga indoor bisa membuat rumah lebih ceria dengan warna bunganya yang cantik dan perawatan yang mudah.
- Tanaman seperti peace lily, African violet, dan anthurium cocok ditempatkan di cahaya terang tidak langsung dengan perawatan penyiraman yang tepat.
- Ada juga tanaman berbunga lainnya seperti anggrek bulan, kalanchoe, begonia, bromelia, dan hoya yang dapat membuat suasana rumah semakin segar dan hidup.
Rumah yang terasa hidup sering kali bukan cuma soal furnitur atau warna dinding, tapi juga soal adanya elemen alami yang benar-benar terlihat dan terasa. Tanaman berbunga indoor bisa bikin suasana lebih ceria lewat warna bunganya, tanpa membuat ruangan terlihat penuh. Dengan pilihan yang tepat, rumah kamu bisa terasa lebih fresh setiap hari.
Tanaman berbunga tidak selalu rewel, bahkan banyak yang tetap tampil prima di indoor dengan perawatan yang tepat. Kamu cukup fokus pada pencahayaan terang tidak langsung, jadwal siram yang pas, dan media tanam yang nggak bikin akar ngambek.
Nah, daftar berikut berisi tanaman berbunga yang cantik, mudah dirawat, dan fleksibel diletakkan di mana saja.
1. Peace lily

Peace lily sering jadi favorit karena bungan putihnya dan bisa berbunga beberapa kali dalam setahun di dalam ruangan. anaman ini paling pas ditempatkan di cahaya terang tidak langsung, misalnya dekat jendela dengan tirai tipis. Saat cahayanya kurang, tanaman ini masih terlihat segar, hanya saja kemunculan bunganya biasanya berkurang.
Jangan biarkan media terlalu basah, cukup lembap saja agar akar tidak mudah busuk. Cara paling mudah, siram ketika permukaan media sudah mulai terasa kering dan pastikan potnya punya drainase yang lancar.
Biasanya tanaman ini juga kasih sinyal saat kekurangan air, daunnya agak turun lalu kembali tegak setelah kamu siram.
2. African violet

African violet dikenal rajin berbunga meski ukuran bunganya kecil. Tanaman ini paling suka cahaya terang tidak langsung, terutama dekat jendela yang aman dari terik siang. Kalau terlalu lama kena terik matahari, daunnya bisa muncul bercak atau kelihatan kusam.
Biar lebih aman, coba siram dari bawah supaya daun tidak sering kena air dan risiko busuknya lebih kecil. Kamu tinggal taruh air di tatakan, biarkan terserap sebentar, lalu buang sisanya supaya akar tidak terendam lama.
Gunakan media yang ringan dan cepat kering supaya pertumbuhan dan bunganya tetap stabil.
3. Anthurium

Anthurium tampil mencuri perhatian lewat bunganya yang terang, mulai dari merah, pink, sampai putih. Tanaman ini juga terkenal akan bunganya yang tahan lama. Agar warnanya tetap cantik, letakkan tanaman ini di area yang terang dengan cahaya tidak langsung. Saat cahaya minim, dia masih tumbuh normal, hanya saja frekuensi berbunganya cenderung menurun.
Anthurium biasanya tampil paling prima saat kelembapannya cukup, jadi warnanya terlihat lebih hidup. Kamu bisa bantu menaikkan kelembapan dengan menaruh nampan kerikil berisi air dekat pot.
Kamu juga bisa melakukan misting atau semprot tipis di sekitar tanaman, namun jangan langsung ke bunganya. Untuk penyiraman, cek dulu bagian atas media, kalau mulai kering baru siram dan biarkan air mengalir keluar dari dasar pot.
4. Anggrek bulan

Anggrek bulan terkenal awet berbunga jika tempatnya pas dan perawatannya konsisten. Tanaman ini paling suka cahaya terang yang lembut, misalnya dekat jendela yang tidak kena matahari siang langsung. Saat kondisinya ideal, ritme berbunga cenderung stabil dan tangkai bunga jadi lebih kuat.
Jangan buru buru menyiram saat media masih basah, tunggu sampai hampir kering supaya akar anggrek tidak kekurangan udara. Pilih media yang porous seperti kulit pinus atau pakis agar air cepat turun dan akar tetap bisa bernapas.
Setelah penyiraman, buang atau tiriskan air yang tersisa supaya tidak menggenang di sela pot.
5. Kalanchoe

Kalanchoe punya bunga bergerombol dengan warna yang berani, pas banget jadi pemanis meja di dekat jendela. Tanaman ini paling suka cahaya terang. Paparan matahari pagi beberapa jam biasanya juga bikin bunganya makin rajin muncul.
Sebagai sukulen, ia tidak butuh sering disiram dan justru kurang cocok kalau media terlalu lembap.
Tanaman ini lebih cocok disiram jarang-jarang daripada disiram tiap hari. Pastikan media benar-benar kering dulu, baru siram sampai air menetes dari lubang pot, lalu tunggu kering lagi. Terlalu sering menyiram biasanya bikin daunnya menguning dan akar jadi rawan busuk.
6. Begonia

Begonia punya bunga manis dan banyak jenis yang cocok untuk indoor, termasuk begonia wax yang populer. Begonia akan tumbuh lebih rapi dan rajin berbunga saat mendapat cahaya terang tidak langsung yang stabil.
Kalau kena cahaya yang terlalu terik, daunnya bisa tampak kering dan tepinya berubah kekuningan.
Gunakan media yang gembur supaya air tidak mengendap terlalu lama dan akar tetap nyaman. Penyiraman paling aman dilakukan ketika bagian atas media sudah mulai kering, dan hentikan begitu ada tetesan dari bawah pot.
Supaya tanaman lebih produktif, bersihkan bunga yang layu agar pertumbuhan bunga baru lebih maksimal.
7. Bromelia

Bromelia punya bentuk bunga yang unik dengan warna yang berani, cocok jadi titik fokus ruangan. Tanaman ini cocok di cahaya terang tidak langsung, jadi aman diletakkan dekat jendela selama tidak kena terik langsung. Perawatannya juga simpel karena biasanya tetap terlihat rapi meski jarang dipangkas.
Beberapa bromelia memang bisa menyimpan air di roset atau corong daunnya, tetapi tetap perlu disesuaikan dengan tipe bromelia yang kamu punya. Usahakan air di roset tetap jernih dan diganti rutin agar tidak jadi sumber masalah. Media tanamnya cukup dijaga lembap, karena sebagian kebutuhan airnya sudah terbantu dari roset.
8. Hoya

Hoya terkenal dengan dompolan bunga yang tampak mengilap seperti lilin. Beberapa jenisnya juga mengeluarkan wangi tipis yang menenangkan. Umumnya hoya baru berbunga saat akarnya sudah mapan dan tidak stres, jadi kamu perlu konsisten dan sabar menunggu.
Beri cahaya terang tidak langsung agar pertumbuhan lebih sehat dan bunganya lebih mudah terbentuk.
Usahakan hoya tidak sering pindah tempat, karena perubahan mendadak bisa bikin pertumbuhannya melambat. Soal air, cukup siram saat media mulai mengering sebagian, lalu ulangi lagi supaya akar tidak stres. Pastikan tidak terlalu sering menyiram agar hoya lebih stabil dan peluang berbunga makin besar.
Bunga di dalam rumah bisa jadi pemanis yang langsung mengangkat mood ruangan tanpa perlu menambah banyak hiasan. Saat kamu konsisten menjaga kebutuhan cahaya dan air, tanaman akan lebih mudah berbunga dan tampil lebih sehat.
Mulai dari satu tanaman yang paling cocok, lalu nikmati suasana rumah yang perlahan terasa makin hangat dan ceria.


















