Kronologi Kaka Tusuk Adik Pakai Pisau Dapur hingga Tewas di Sukatani

- Seorang kakak berinisial RT (27) di Garut nekat menusuk adiknya, Jihan Azhari Nurhakim (15), menggunakan pisau dapur hingga tewas di rumah mereka pada Rabu, 11 Maret 2026.
- Korban sempat berlari keluar rumah meminta pertolongan warga sebelum akhirnya terjatuh dan dinyatakan meninggal dunia di klinik akibat luka tusuk di bagian dada.
- Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan oleh polisi dan tengah diperiksa lebih lanjut, sementara pihak kepolisian mendalami dugaan gangguan kejiwaan yang dialami pelaku.
Bandung, IDN Times - Peristiwa kakak kandung berinisial RT (27 tahun) nekat menusuk adiknya berinisial Jihan Azhari Nurhakim (15 tahun) menghebohkan warga Kampung Karikil Lebak RT 01 RW 13, Desa Sukatani, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Rabu (11/3/2026).
Pelaku menusuk korban menggunakan pisau dapur di kediamannya dan berakhir diamankan aparat kepolisian. Peristiwa ini dipastikan dilakukan secara tiba-tiba oleh pelaku.
1. Korban sempat berlari menyelamatkan diri

Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto melalui Kasatreskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin mengatakan korban tengah beristirahat dan berbaring di rumah pada Rabu (11/3/2026).
Setelah itu, secara tiba tiba pelaku yang merupakan kakak kandung korban menusuknya menggunakan pisau dapur ke bagian dada.
Aksi penusukan pun terjadi, Joko mengatakan korban sempat berusaha menyelamatkan diri dan berlari keluar rumah sambil meminta pertolongan kepada warga. Namun, korban selanjutnya terjatuh kurang lebih 20 meter dari lokasi kejadian.
2. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan

Korban akhirnya ditolong warga setempat dan dibawa ke klinik. Namun, tiba di klinik korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka tusuk di dada, pelaku pun berakhir diringkus kemudian dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Pelaku berhasil diamankan oleh petugas di rumah tempat kejadian perkara tanpa perlawanan," kata dia melalui keterangan resmi, Kamis (12/3/2026).
3. Pelaku diduga mengalami gangguan mental

Dia mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan. Polisi tengah memastikan terkait kondisi kejiwaan pelaku yang sebenarnya.
Meski begitu, Joko menambahkan, kasus ini tetap ditangani dan dilakukan proses penyidikan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
"Kasus tengah ditangani," kata dia.

















