Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

JCI Bandung Buka Ruang Pulih bagi Perempuan Binaan lewat LUMINA

JCI Bandung Buka Ruang Pulih bagi Perempuan Binaan lewat LUMINA
JCI Bandung Hadirkan LUMINA: Ruang Aman bagi Perempuan untuk Pulih dan Bertumbuh. (Dok.Istimewa)
Intinya Sih
  • JCI Bandung meluncurkan program LUMINA di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung sebagai ruang aman bagi perempuan binaan untuk memproses emosi dan memulai pemulihan diri secara manusiawi.
  • LUMINA menghadirkan sesi healing seperti group sharing, journaling, dan ekspresi seni bersama psikolog serta komunitas lokal, menekankan pentingnya kehadiran tulus dalam proses penyembuhan emosional.
  • Kepala Lapas menilai LUMINA membantu membangun kembali kepercayaan diri warga binaan dan akan dikembangkan menjadi gerakan berkelanjutan agar menjangkau lebih banyak perempuan dari berbagai latar belakang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Perempuan yang sedang menjalani masa pembinaan sering kali menghadapi tantangan yang tak hanya bersifat fisik, tetapi juga emosional. Rasa takut, cemas, kehilangan arah, hingga krisis kepercayaan diri kerap menjadi fase yang harus dihadapi, terutama di awal masa pembinaan.

Melihat kebutuhan itu, JCI Bandung menghadirkan LUMINA (Lighting Up Meaningful Inner Growth and Nurtured Awareness), sebuah program women empowerment berbasis healing circle yang dirancang sebagai ruang aman bagi perempuan untuk memproses emosi, saling menguatkan, dan perlahan pulih.

Program perdana ini digelar di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Bandung dengan menyasar perempuan binaan di tahun pertama masa pembinaan, fase yang dinilai paling rentan secara emosional.

1. Hadir bukan untuk menghakimi, tapi memberi ruang untuk pulih

WhatsApp Image 2026-04-28 at 15.45.522.jpeg
JCI Bandung Hadirkan LUMINA: Ruang Aman bagi Perempuan untuk Pulih dan Bertumbuh. (Dok.Istimewa)

LUMINA dihadirkan bukan sebagai ruang ceramah satu arah, melainkan ruang aman yang memungkinkan perempuan merasa didengar tanpa dihakimi. Fokus utamanya bukan mengubah hidup seseorang dalam semalam, tetapi membuka ruang kecil agar proses pulih bisa dimulai.

Local President JCI Bandung 2026, Nadia Indriani Karina mengatakan, LUMINA lahir dari kebutuhan akan pendekatan yang lebih manusiawi dalam mendampingi perempuan.

“LUMINA hadir bukan untuk mengubah siapa mereka dalam satu hari, tapi untuk membuka ruang kecil yang aman, di mana mereka bisa merasa didengar, dipahami, dan perlahan menemukan kembali kekuatan dalam dirinya,” ujar Nadia.

Lewat pendekatan ini, JCI Bandung ingin menunjukkan bahwa pemulihan emosional adalah bagian penting dari proses bertumbuh, termasuk bagi perempuan yang sedang menjalani masa pembinaan.

2. Healing gak selalu rumit, kadang cukup dimulai dari didengar

WhatsApp Image 2026-04-28 at 16.05.24.jpg
JCI Bandung Hadirkan LUMINA: Ruang Aman bagi Perempuan untuk Pulih dan Bertumbuh. (Dok.Istimewa)

Dalam pelaksanaannya, LUMINA menghadirkan sesi yang dirancang untuk membantu peserta mengenali emosi dan menerima kondisi diri tanpa judgment. Kegiatan meliputi group sharing bersama psikolog, journaling, hingga aktivitas ekspresi diri melalui seni.

Program ini menghadirkan psikolog Efnie Indrianie, M.Si., Psikolog, berkolaborasi dengan Prisma Muda Community, Semai Rasa, serta dukungan Papermark melalui penyediaan buku jurnal.

Vice President JCI Bandung 2026, Fachry Fajar Arthabudi, mengatakan proses healing tidak selalu harus hadir dalam bentuk yang besar dan rumit. Kadang, hal paling dibutuhkan justru ruang aman dan kehadiran yang tulus.

“Kami percaya bahwa proses healing tidak selalu harus besar dan kompleks. Kadang, yang dibutuhkan hanyalah ruang yang aman dan kehadiran yang tulus,” ujar Fachry.

Salah satu sesi yang paling personal hadir lewat aktivitas melukis sebagai medium ekspresi. Karya yang dihasilkan peserta nantinya akan dilelang, lalu hasilnya disalurkan kembali untuk mendukung kegiatan pembinaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung.

3. Pemulihan emosional jadi bagian penting dari pembinaan perempuan

WhatsApp Image 2026-04-28 at 16.05.241.jpg
Dok.Istimewa

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung, Gayatri Rachmi Rilowati, menilai pendekatan seperti LUMINA penting karena menyentuh sisi emosional dan psikologis warga binaan, bukan hanya aspek administratif pembinaan.

Menurutnya, ruang seperti ini membantu perempuan binaan membangun kembali rasa percaya diri dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif seperti LUMINA yang tidak hanya memberikan kegiatan, tetapi juga menyentuh aspek emosional dan psikologis warga binaan. Ini menjadi bagian penting dalam proses mereka untuk bangkit,” ungkap Gayatri.

Ke depan, LUMINA dirancang bukan sebagai program sekali jalan, melainkan gerakan berkelanjutan yang akan terus dikembangkan JCI Bandung agar menjangkau lebih banyak perempuan dari berbagai latar belakang.

Lewat LUMINA, JCI Bandung ingin menegaskan bahwa setiap perempuan tetap punya ruang untuk pulih, didengar, dan bertumbuh—apa pun situasi yang sedang dihadapi.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More