Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemprov Percepat Pembangunan Flyover Bekasi Usai Kecelakaan Kereta

Pemprov Percepat Pembangunan Flyover Bekasi Usai Kecelakaan Kereta
Presiden Prabowo Subianto datangi RSUD Kota Bekasi untuk menjenguk sejumlah korban kecelakaan kereta Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempercepat pembangunan flyover di Bekasi Timur sesuai arahan Presiden Prabowo setelah kecelakaan antara Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line.
  • Gubernur Dedi Mulyadi memastikan revisi DED segera diselesaikan agar proyek flyover bisa dilelang tahun ini, dengan dukungan koordinasi bersama Pemkot Bekasi.
  • Presiden Prabowo menyiapkan anggaran hampir Rp4 triliun untuk membenahi 1.800 perlintasan kereta di Pulau Jawa serta memerintahkan investigasi penyebab kecelakaan di Bekasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan menindaklanjuti arahan presiden Prabowo Subianto soal flyover di perlintasan setelah insiden maut kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, arahan dari presiden tersebut akan langsung ditindaklanjuti oleh Pemprov Jabar dan langsung berkoordinasi dengan Pemkot Bekasi.

"Saya tadi sudah menyampaikan duka, kemudian menyampaikan santunan, dan ke depan harus terjadi percepatan pembangunan flyover," ujar Dedi saat diwawancarai di Gedung Pakuan, Bandung, Selasa (28/4/2026).

1. Anggaran sudah dialokasikan

IMG-20260423-WA0009.jpg
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dedi menyampaikan, rencana pembangunan flyover di kawasan tersebut sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, prosesnya masih berada pada tahap revisi Detail Engineering Design (DED).

"Sebenarnya kan rencananya sudah ada di provinsi, sedang revisi dari DED-nya. Ya kita percepat saja, mudah-mudahan bisa tahun ini kita dorong untuk segera teralokasikan dengan baik," ujarnya.

"Alokasi awalnya kan sudah teralokasikan. Nah, alokasi awalnya segera dilelang, berikutnya disusul alokasi berikutnya di (anggaran) perubahan," jelasnya.

2. Pemprov Jabar beri santunan Rp50 juta

IMG-20251230-WA0037.jpg
Gubernur Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Selain percepatan infrastruktur, Dedi mengatakan, komitmen pemerintah daerah dalam penanganan korban. Dia memastikan santunan diberikan kepada seluruh korban meninggal dunia tanpa melihat asal daerah, selama kejadian berada di wilayah Jawa Barat.

"Kita memberikan santunan bagi yang meninggal itu Rp50 juta, warga mana pun. Karena itu terjadinya lokusnya di Jawa Barat. Kemudian yang di rumah sakit saya sudah ngomong ke Wali Kota, sudah biar rumah sakitnya kita tanggung bersama," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo menyetujui usulan Pemerintah Daerah Bekasi untuk pembangunan flyover guna mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.

"Pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover karena Bekasi ini juga padat ya, dan keperluan kereta api itu sangat, sangat penting, sangat mendesak. Jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan Presiden," ucap Prabowo di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Prabowo menyatakan pemerintah segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab kecelakaan tersebut. "Dan kita segera akan mengadakan investigasi, kejadiannya bagaimana," ujar Prabowo.

Ia juga menyoroti masih banyaknya perlintasan kereta api yang belum memiliki penjagaan memadai, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan.

"Tapi secara garis besar memang kita perhatikan di lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak terjaga ya. Kita segera akan atasi," tegasnya.

3. Prabowo minta ada 1.800 lintasan kereta diperbaiki

Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)

Presiden Prabowo Subianto juga menyiapkan anggaran hampir Rp4 triliun untuk membenahi sekitar 1.800 titik perlintasan kereta api (KA) di Pulau Jawa yang masih belum memiliki penjagaan memadai.

"Kemudian di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini, saya kira dari zaman Belanda, ya, berapa puluh tahun saya kira kita akan selesaikan semua itu," ujar Prabowo.

Prabowo telah memerintahkan jajarannya untuk segera memperbaiki perlintasan tersebut, baik dengan pembangunan pos penjagaan maupun flyover.

"Saya sudah perintahkan, kita akan perbaiki lintasan tersebut entah dengan pos jaga atau flyover, nanti pelaksananya kita tunjuk dan diperhitungkan hampir Rp4 triliun. Demi keselamatan dan demi karena kita sangat penting dan butuh kereta api maka perlu dilakukan itu," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More