Serunya Balap Lumpat, Ratusan Warga Padati Polrestabes Bandung

- Polrestabes Bandung menggelar lomba lari malam bertajuk 'Balap Lumpat Peuting' di bulan Ramadan, menarik ratusan warga untuk ikut serta dalam suasana meriah dan penuh kebersamaan.
- Lomba berjarak sekitar 150 meter ini dikemas sebagai fun run, menjadi ajang hiburan sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat Kota Bandung.
- Kegiatan disambut antusias warga dengan hadiah dan bakti sosial, serta diharapkan dapat rutin digelar agar suasana kota semakin hidup dan positif.
Bandung, IDN Times - Suasana malam Ramadan di Markas Polrestabes Bandung di Jalan Jawa, Kota Bandung, terasa berbeda, pada Kamis (12/3/2026). Ratusan warga memadati lokasi kegiatan “Balap Lumpat Peuting Polrestabes Bandung”, sebuah lomba lari unik yang digelar oleh jajaran Polrestabes Bandung sebagai hiburan sekaligus kegiatan positif bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut diinisiasi langsung Kapolrestabes Bandung Adiwijaya. Ia menyebut bahwa lomba ini merupakan upaya menghadirkan aktivitas yang menyenangkan dan bermanfaat bagi masyarakat meski berlangsung di bulan suci Ramadhan.
“Pada malam hari ini kita melaksanakan kegiatan yang positif walaupun di bulan suci Ramadhan. Kalau kita istilahkan dengan bahasa Sunda, ini balap lumpat peuting,” ujarnya.
1. Lari 150 meter

Ia menjelaskan lomba lari tersebut digelar dengan konsep hiburan atau fun run. Para peserta berlari sejauh sekitar 150 meter bolak-balik di jalur yang telah disiapkan panitia.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar lomba, tetapi juga menjadi sarana kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat Kota Bandung.
Meski demikian, Kapolrestabes mengingatkan peserta untuk tetap berhati-hati karena lomba digelar di jalan beraspal dan sebagian peserta terlihat tidak menggunakan sepatu.
“Karena ini di aspal, mungkin ada yang terlalu semangat sampai tidak pakai sepatu. Kami khawatir ada yang terpeleset atau jatuh, jadi saya minta peserta tetap berhati-hati,” katanya.
2. Jadi keseruan untuk warga

Panitia juga telah menyiapkan pengaturan jalur lomba di sisi kiri dan kanan jalan agar kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Selain lomba lari, panitia juga menyiapkan hadiah bagi para pemenang serta kegiatan bakti sosial untuk masyarakat sekitar.
Kegiatan ini pun mendapat sambutan antusias dari warga. Salah seorang peserta, Andi (27), warga Bandung, mengaku senang bisa ikut meramaikan kegiatan tersebut.
“Seru sekali, jarang ada lomba seperti ini di malam hari apalagi di bulan Ramadhan. Selain olahraga juga bisa kumpul dan seru-seruan dengan warga lain,” ujarnya.
3. Suasana kota harus lebih hidup

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar karena mampu menjadi hiburan positif bagi masyarakat.
“Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa sering diadakan lagi karena membuat suasana kota jadi lebih hidup dan menyenangkan,” tambahnya.

















