Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Unisba Terus Kejar Rasio Ideal Guru Besar 15 Persen dari Total Dosen

Unisba Terus Kejar Rasio Ideal Guru Besar 15 Persen dari Total Dosen
Rektor Unisba, Harits Nu'man dalam kegiatan pengukuhan guru besar Unisba. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya Sih
  • Unisba baru memiliki 36 guru besar dari sekitar 500 dosen, masih jauh dari rasio ideal 15 persen yang ditetapkan untuk perguruan tinggi.
  • Kampus memetakan 137 dosen bergelar doktor sebagai calon profesor, namun hanya 52 orang yang dinilai mendekati standar minimal untuk diajukan.
  • Regulasi baru membuat syarat profesor makin ketat, sehingga Unisba menyiapkan program pembinaan seperti paper camp guna mempercepat pencapaian jabatan akademik tertinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Universitas Islam Bandung atau Unisba masih berpacu mengejar rasio ideal jumlah guru besar di tengah tuntutan peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Saat ini, jumlah profesor di kampus tersebut dinilai belum sebanding dengan total dosen yang mencapai sekitar 500 orang.

Rektor Unisba, Harits Nu'man, mengungkapkan bahwa proporsi guru besar ideal di perguruan tinggi umumnya berada di angka 15 persen dari total dosen. “Kalau melihat proporsi, sebetulnya kita masih jauh dari ideal. Biasanya 15 persen dari jumlah dosen itu guru besar,” ujarnya dalam pengukuhan guru besar, Kamis (30/4/2026).

1. Jumlah guru besar masih jauh dari standar ideal

IMG_20260430_095628.jpg
Pengukuhan Guru Besar Kampus Unisba. IDN Times/Debbie Sutrisno

Saat ini, Unisba memiliki 28 profesor aktif dan delapan profesor emeritus atau total 36 guru besar. Angka ini masih belum mendekati standar ideal jika dibandingkan dengan total dosen yang ada.

Meski begitu, penambahan empat guru besar baru di mana tiga dari Fakultas Hukum dan satu dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, menjadi tambahan energi bagi kampus. Namun, jumlah tersebut dinilai belum cukup untuk menutup kebutuhan yang ada.

2. Puluhan dosen dipetakan jadi calon profesor

WhatsApp-Image-2025-06-25-at-06.50.33-1-1536x1024.jpeg
Profil Universitas Islam Bandung (UNISBA) (media.unisba.ac.id)

Untuk mengejar target, Unisba mulai memetakan potensi internal. Kampus ini mengidentifikasi 137 dosen bergelar doktor dengan jabatan lektor kepala yang memenuhi syarat awal untuk mengajukan profesor.

Namun, setelah evaluasi lebih lanjut, hanya sekitar 52 dosen yang dinilai mendekati standar minimal. “Dari 137 itu, yang paling mendekati standar minimal baru sekitar 52 orang. Ini yang akan kita treatment supaya bisa segera diusulkan,” kata Harits.

3. Syarat profesor makin ketat, kampus siapkan pembinaan

Ilustrasi dosen ilmu komunikasi presentasi
Ilustrasi dosen ilmu komunikasi presentasi (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Harits mengakui proses menuju profesor kini semakin berat karena regulasi baru, terutama dalam syarat publikasi ilmiah. Dosen kini wajib memenuhi dua syarat utama sekaligus, termasuk publikasi internasional terindeks Scopus dengan nilai tertentu serta publikasi di jurnal nasional bereputasi.

Selain itu, ada syarat tambahan seperti pengalaman penelitian, menjadi promotor doktor, hingga memimpin riset kolaboratif lintas kampus.

“Aturannya sekarang lebih berat, tapi ini untuk menjaga kualitas guru besar yang dihasilkan,” ujarnya.

Untuk mempercepat proses, Unisba menyiapkan program pembinaan seperti paper camp. Program ini memberikan pendampingan intensif bagi dosen yang sudah mendekati syarat agar bisa segera mencapai jabatan profesor.

“Yang sudah mendekati finis kita prioritaskan dulu supaya prosesnya lebih efektif,” kata Harits.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More