Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Layangan Putus Bongkar Upaya Penyelundupan Sabu ke Lapas Kuningan

Layangan Putus Bongkar Upaya Penyelundupan Sabu ke Lapas Kuningan
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu, Senin (15/6/2026).
Intinya Sih
  • Petugas Lapas Kelas IIA Kuningan menggagalkan upaya penyelundupan sabu yang disamarkan lewat layangan putus yang tersangkut di kawat duri area branggang penjara.
  • Dua paket berisi sabu ditemukan menempel pada badan layangan dengan plastik dan lakban hitam, lalu diamankan sesuai prosedur pengamanan lapas.
  • Barang bukti diserahkan ke kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut, sementara pihak lapas memperkuat pengawasan dan sinergi guna mencegah peredaran narkoba di dalam penjara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kuningan, IDN Times - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu, Senin (15/6/2026).

Barang tersebut diduga hendak dikirim ke dalam lapas menggunakan modus layangan yang diterbangkan dari luar area penjara.

Petugas menemukan dua paket yang diduga berisi sabu setelah melihat sebuah layangan putus tersangkut di kawat duri tembok branggang lapas.

Temuan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan dan pengamanan barang bukti sebelum diserahkan kepada kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

1. Awal mula layangan mencurigakan

IMG_4414.jpeg
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu, Senin (15/6/2026).

Kepala Lapas Kelas II A Kuningan, Sukarno Ali mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 16.20 WIB. Saat itu petugas Pos I tengah melaksanakan tugas penjagaan rutin di area branggang Blok Atas Lapas Kelas IIA Kuningan.

Di tengah pengawasan, petugas melihat sebuah layangan putus tersangkut di kawat duri yang berada di bagian atas tembok lapas. Keberadaan layangan tersebut dianggap tidak biasa karena berada di area yang menjadi bagian dari pengamanan lapas.

Petugas kemudian melakukan dokumentasi awal dan melaporkan temuan tersebut kepada Komandan Regu Pengamanan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

"Laporan tersebut segera direspons dengan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP)," kata Ali dikutip pada Rabu (17/6/2026).

2. Ditemukan dua paket diduga sabu

IMG-20260222-WA0056.jpg
Paket sabu yang diamankan dari tangan warga Donohudan Boyolali. (IDN Times/Dok Humas Polda Jateng)

Saat pemeriksaan dilakukan, kata Sukarno, petugas menemukan dua paket yang disematkan pada badan layangan menggunakan plastik dan lakban berwarna hitam.

Paket tersebut kemudian diperiksa dan diduga berisi narkotika jenis sabu. Temuan itu menguatkan dugaan layangan tersebut sengaja digunakan sebagai sarana untuk menyelundupkan barang terlarang ke dalam lapas.

"Setelah memastikan adanya barang mencurigakan, petugas langsung mengamankan lokasi dan barang bukti guna mencegah kemungkinan paket tersebut berpindah tangan kepada pihak yang menjadi tujuan pengiriman," ujarnya.

Langkah pengamanan dilakukan sesuai standar operasional yang berlaku di lingkungan pemasyarakatan.

3. Koordinasi dengan kepolisian

ilustrasi narkoba (freepik.com/azerbajian)
ilustrasi narkoba (freepik.com/azerbajian)

Dua paket yang ditemukan pada layangan tersebut kemudian diserahkan kepada kepolisian sebagai barang bukti. Aparat kini menelusuri asal-usul paket serta pihak yang diduga terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut.

Hingga saat ini belum ada keterangan mengenai calon penerima paket di dalam lapas maupun pihak yang menerbangkan layangan dari luar area penjara.

Sukarno mengatakan keberhasilan menggagalkan penyelundupan tersebut merupakan hasil dari kejelian petugas dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan.

Menurut dia, respons cepat petugas saat menemukan layangan yang tersangkut di kawat duri menjadi faktor penting dalam mengungkap upaya penyelundupan itu.

“Petugas kami sigap dan responsif dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pengawasan di Lapas Kuningan berjalan optimal,” ujarnya.

Sukarno menegaskan pihaknya akan terus memperkuat pengawasan serta meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum untuk mencegah masuknya narkotika ke dalam lapas.

“Kami tidak akan memberikan celah sekecil apa pun terhadap peredaran narkoba di dalam lapas. Pengawasan, deteksi dini, dan sinergi dengan aparat penegak hukum akan terus kami perkuat demi mewujudkan lapas yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba,” katanya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha

Latest News Jawa Barat

See More