Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Big Bad Wolf Hadir di Bandung, Literasi Dipadukan dengan Kuliner

Kota Bandung
Big Bad Wolf Hadir di Bandung, Literasi Dipadukan dengan Kuliner
Big Bad Wolf Hadir di Bandung, Literasi Dipadukan dengan Kuliner. Dok Diskominfo Bandung
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Big Bad Wolf Books pertama kali digelar di Bandung pada 3-9 Agustus 2026 di Bikasoga, mengusung konsep wisata literasi agar membaca terasa lebih dekat dan menyenangkan.
  • Pameran buku internasional ini menghadirkan jutaan koleksi buku serta festival kuliner Pages and Plates, sehingga pengunjung bisa berburu buku, membaca, dan menikmati makanan.
  • Bank Indonesia Jawa Barat mendukung acara melalui edukasi literasi keuangan, layanan perpustakaan, serta dorongan penggunaan QRIS untuk seluruh transaksi selama pameran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Big Bad Wolf Books untuk pertama kalinya hadir di Kota Bandung. Pameran buku internasional yang berlangsung di Bikasoga pada 3-9 Agustus 2026 itu dikemas berbeda dengan mengusung konsep wisata literasi yang dipadukan dengan festival kuliner bertajuk Pages and Plates.

"Ini lebih dari sekadar sebuah event pameran buku. Ini adalah event pertama di Kota Bandung yang kita sebut sebagai wisata literasi. Masyarakat datang bukan hanya untuk membeli buku, tetapi juga menikmati suasana, membaca, berwisata, dan yang paling penting, mendapatkan pengalaman yang menyenangkan," kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat membuka kegiatan, Senin (3/8/2026).

1. Perdana hadir di Kota Bandung

WhatsApp Image 2026-08-03 at 3.03.49 PM (1).jpeg
Big Bad Wolf Hadir di Bandung, Literasi Dipadukan dengan Kuliner. Dok Diskominfo Bandung

Farhan mengatakan, penyelenggaraan Big Bad Wolf di Bandung menjadi langkah baru dalam mengembangkan budaya literasi. Menurutnya, konsep wisata literasi diharapkan membuat aktivitas membaca menjadi lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Ia berharap masyarakat tidak hanya datang untuk membeli buku, tetapi juga menikmati suasana yang membuat pengalaman membaca menjadi lebih menyenangkan.

"Ini lebih dari sekadar sebuah event pameran buku. Ini adalah event pertama di Kota Bandung yang kita sebut sebagai wisata literasi. Masyarakat datang bukan hanya untuk membeli buku, tetapi juga menikmati suasana, membaca, berwisata, dan yang paling penting, mendapatkan pengalaman yang menyenangkan," ujarnya.

Farhan juga mengapresiasi kolaborasi Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Big Bad Wolf Books, Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, serta berbagai mitra yang mendukung terselenggaranya acara tersebut.

2. Pameran yang mengusung kesan lebih santai

WhatsApp Image 2026-08-03 at 3.03.47 PM (1).jpeg
Big Bad Wolf Hadir di Bandung, Literasi Dipadukan dengan Kuliner. Dok Diskominfo Bandung

Selain menghadirkan jutaan koleksi buku, Big Bad Wolf Bandung 2026 juga dipadukan dengan festival kuliner bertajuk Pages and Plates. Pengunjung dapat menikmati berbagai makanan sambil membaca maupun berburu buku.

Menurut Farhan, perpaduan literasi dan kuliner menjadi inovasi untuk menarik lebih banyak masyarakat datang ke pameran buku. "Acara ini harus sukses karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di Kota Bandung. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga masyarakat Bandung bisa menikmati event literasi bertaraf internasional ini," katanya.

3. BI dorong literasi keuangan dan transaksi QRIS

WhatsApp Image 2026-08-03 at 3.03.47 PM.jpeg
Big Bad Wolf Hadir di Bandung, Literasi Dipadukan dengan Kuliner. Dok Diskominfo Bandung

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Junanto Herdiawan, mengatakan pihaknya mendukung penyelenggaraan Big Bad Wolf sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Selain menghadirkan edukasi literasi finansial dan layanan Perpustakaan Bank Indonesia, seluruh transaksi selama kegiatan juga didorong menggunakan QRIS sebagai bentuk edukasi pembayaran digital.

"Kami terus mendukung peningkatan literasi, khususnya literasi finansial. Seluruh transaksi di kegiatan ini juga didorong menggunakan QRIS sebagai bagian dari edukasi pembayaran digital kepada masyarakat," ujar Junanto.

Sementara itu, Country Director Big Bad Wolf Books Indonesia, Marthius Wandi Budianto, mengaku bersyukur akhirnya dapat menghadirkan festival buku internasional tersebut di Kota Bandung. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk menemukan berbagai buku yang dapat menjadi sumber inspirasi dan pengetahuan.

Big Bad Wolf Books Bandung 2026 berlangsung pada 3-9 Agustus 2026 di Bikasoga Bandung setiap hari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More