Sapi Kurban dari Prabowo Seberat 1,25 Ton Bakal Disembelih di Bandung

- Wali Kota Bandung menyerahkan sapi kurban seberat 1,25 ton bantuan Presiden Prabowo Subianto di Masjid Al Ukhuwah, yang akan disembelih di RPH Ciroyom untuk masyarakat penerima manfaat.
- Pemerintah Kota Bandung mengajukan enam kandidat sapi untuk bantuan presiden, dan Sheva terpilih setelah melalui seleksi ketat berdasarkan kesehatan serta kualitas sesuai standar pemerintah pusat.
- Dinas Pangan dan Pertanian Bandung memeriksa 18.036 hewan kurban menjelang Iduladha, memastikan seluruhnya sehat dan layak sembelih dengan pengawasan berlanjut hingga hari tasyrik.
Bandung, IDN Times - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden RI, Prabowo Subianto, usai pelaksanaan Salat Iduladha di Masjid Al Ukhuwah, Rabu (27/5/2026). Sapi jenis anakan khas Indonesia itu memiliki bobot mencapai 1.250 kilogram atau 1,25 ton.
Farhan mengatakan, sapi bernama Sheva tersebut sebelumnya berasal dari Jawa Tengah dan dibesarkan di wilayah Ujungberung, Kota Bandung. Hewan kurban itu akan dibawa ke Rumah Potong Hewan (RPH) Ciroyom untuk proses penyembelihan dan distribusi kepada masyarakat penerima manfaat.
“Hari ini setelah salat Id di Masjid Al Ukhuwah, kita bersama-sama menyerahkan sapi kurban dari Presiden RI. Beratnya 1.250 kilogram atau 1,25 ton,” kata Farhan usai melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Al-Ukhuwwah, Rabu (27/5/2026).
1. Bandung ajukan enam kandidat sapi

Farhan menjelaskan, Pemerintah Kota Bandung sebelumnya diminta mencari hewan kurban yang akan diajukan sebagai kandidat sapi bantuan presiden. Dari enam sapi yang diusulkan, Sheva menjadi hewan yang terpilih untuk kurban Presiden Prabowo.
Menurut dia, pemilihan sapi kurban presiden dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan kesehatan dan kualitas hewan. Karena itu, sapi yang dipilih harus memenuhi berbagai standar yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
“Pak Prabowo menugaskan pemerintah daerah untuk mencari sapi-sapi yang akan dicalonkan. Kami mengajukan enam calon dan yang terpilih yang ini,” ujarnya.
2. Pastikan pemotongan hewan sesuai standar

Selain menyerahkan sapi bantuan presiden, Farhan mengatakan Pemkot Bandung juga melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik pemotongan hewan kurban. Langkah itu dilakukan untuk memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai standar kesehatan dan syariat.
Pemkot Bandung juga ingin memastikan distribusi daging kurban dapat tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan atau mustahik. Salah satu titik pemotongan yang dipantau adalah RPH Ciroyom.
“Kita akan berkeliling untuk menyaksikan dan memastikan bahwa pemotongan hewan sesuai dengan standar yang ada dan diberikan kepada mustahik dengan baik dan benar,” katanya.
3. Lebih dari 18 Ribu hewan kurban diperiksa

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan secara menyeluruh menjelang Iduladha. Total ada 18.036 hewan kurban yang diperiksa oleh petugas.
Dari jumlah tersebut, sekitar 65 persen merupakan domba dan kambing. Gin Gin memastikan seluruh hewan yang telah diperiksa berada dalam kondisi sehat dan layak untuk disembelih.
“Sangat ketat seleksinya presiden ini, dan ini jadi satu yang terpilih dari enam ekor kita tawarkan,” ujar Gin Gin.
Gin Gin menambahkan, pengawasan kesehatan hewan kurban tidak berhenti saat Hari Raya Iduladha saja. Petugas masih akan melakukan pemeriksaan hingga hari tasyrik untuk memastikan proses penyembelihan tetap aman dan sesuai aturan.
Saat ini, tim dari Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung juga masih menyisir sejumlah lokasi pemotongan hewan di berbagai wilayah Kota Bandung. Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi adanya hewan yang tidak memenuhi standar kesehatan.

















