Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemkot Bandung Genjot Perbaikan 17 Ruas Jalan, Dana Capai Rp300 Miliar

Pemkot Bandung Genjot Perbaikan 17 Ruas Jalan, Dana Capai Rp300 Miliar
Penutupan akses pejalan kaki di bawah Jembatan Nurtanio yang melintasi rel kereta api. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya Sih
  • Pemerintah Kota Bandung fokus memperbaiki 17 ruas jalan prioritas pada triwulan kedua 2026 sebagai respons atas kritik masyarakat terhadap kondisi infrastruktur.
  • Wali Kota Muhammad Farhan menegaskan seluruh perangkat daerah wajib mengawal proyek agar selesai tepat waktu demi menjaga kepercayaan publik.
  • Anggaran perbaikan jalan naik dari Rp130 miliar menjadi Rp300 miliar dengan penekanan pada perencanaan matang, pengawasan ketat, dan pencegahan korupsi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut perbaikan infrastruktur khususnya 17 ruas jalan prioritas menjadi fokus utama Pemerintah Kota Bandung pada triwulan kedua tahun 2026. Farhan mengakui berbagai kritik masyarakat terhadap kondisi infrastruktur yang belum optimal menjadi perhatian serius pemerintah. Ia menilai, keluhan tersebut harus dijawab dengan kerja nyata.

“Kritik dari masyarakat tentang perbaikan infrastruktur yang belum terwujud, tentu saja membuat telinga kita terasa merah, hati kita pun terasa panas,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

1. Segera direalisasikan pada waktu dekat

WhatsApp Image 2025-08-30 at 9.54.28 AM.jpeg
Petugas memperbaiki aspal yang terkelupas karena massa membakar jalan.

Ia memastikan, proses perbaikan kini sudah memasuki tahap persiapan dan akan segera direalisasikan dalam waktu dekat. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta fokus mengawal program tersebut.

Farhan secara khusus menginstruksikan Sekretaris Daerah, Asisten II, serta dinas terkait untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai target. Ia menegaskan masyarakat menunggu hasil nyata dalam waktu dekat.

“Kita betul-betul menunggu hasil nyata kerja kita pada triwulan kedua ini,” katanya.

2. Minta operator tuntaskan sesuai jadwal

IMG_20250829_231331.jpg
Penutupan salah satu ruas jalan di Dago, Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

Ia juga mengingatkan adanya konsekuensi besar jika target tersebut tidak tercapai. Menurutnya, kegagalan akan berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Apabila dalam triwulan kedua kita belum berhasil maka kita akan menghadapi ancaman ketidakpercayaan masyarakat yang sangat besar,” katanya.

Farhan pun mengajak seluruh ASN untuk bekerja lebih serius dan terukur agar program prioritas ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh warga Kota Bandung.

3. Anggaran ditingkatkan

Ilustrasi uang rupiah.
Ilustrasi uang rupiah. (Unsplash.com/Mufid Majnun)

Untuk menunjang perbaikan tersebut, anggaran infrastruktur jalan dari Rp130 miliar ditingkatkan menjadi Rp300 miliar. Farhan menegaskan perencanaan dan pengawasan proyek harus diperkuat agar seluruh anggaran terserap berkualitas dan tepat sasaran.

“Perencanaan kita harus sangat matang sehingga terserap Rp300 miliar. Jangan cuma besar di angka, tapi tidak berkualitas,” ujarnya.

Pemerintah Kota Bandung menindaklanjuti catatan Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kesesuaian perencanaan dan inspeksi pekerjaan agar tata kelola proyek lebih akuntabel.

“Kita harus meningkatkan lagi scoring pencegahan korupsi supaya bisa menjalankan amanat APBD dengan baik,” katanya.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More