Siswa SDN 5 Cibabat Belajar Daring karena Pendaftaran Pilkada Cimahi

Cimahi, IDNTimes - Para siswa SDN Cibabat 5 Kota Cimahi terpaksa harus mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di rumah selama proses pendaftaran bakal calon Wali dan Wakil Wali Kota Cimahi untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Pengalihan sementara aktivitas belajar siswa dari sekolah ke rumah secara daring itu berlangsung tanggal 26-29 Agustus. Hal itu dikarenakan lokasi SDN Cibabat 5 bersebelahan dengan kantor KPU Kota Cimahi yang sedang membuka pendaftaran Pilkada dari 27-29 Agustus 2024.
"Untuk sementara belajar dari selama empat hari dari 26-29 Agustus, ada permintaan dari KPU berkenaan dengan pendaftaran Pilkada," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna saat dikonfirmasi, Rabu (28/8/2024).
1. Belajar daring jadi opsi terbaik

Menurut Nana, menghentikan sementara proses KBM di sekolah dan dialihkan secara daring siswa SDN Cibabat 5 merupakan opsi terbaik. Sebab jika dipaksakan tetap belajar di sekolah tidak akan efektif dan akan mengganggu proses belajar siswa.
"Karena kalau masuk ke SDN Cibabat 5 harus lewat halaman KPU, jadi riskan. Kedua halaman kantor SDN Cibabat 5 digunakan KPU untuk tempat parkir. Jadi kami ambil keputusa belajar daring," jelas Nana.
Namun dirinya memastikan para siswa tidak akan tertinggal mata pelajaran karena proses KBM tetap berlangsung secara daring. "kita pastikan proses KBM tetap berlangsung hanya memang secara daring. Kita tidak ingin dan jangan sampai anak-anak tertinggal pembelajaran," ucap Nana.
2. Khawatir ganggu proses KBM

Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi Anzhar Ishal Afryand mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Cimahi untuk membahas kondisi SDN Cibabat 5 selama proses pendaftaran Pilkada.
"Kami khawatir keriuhan orang bisa mengganggu KBM karena ketika Bapaslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi mendaftar, akan diantar rombongan pengantar," kata dia.
3. Massa pendukung dibatasi

Rencananya halaman sekolah akan dimanfaatkan untuk areal parkir sepeda motor bagi yang mengantar Bapaslon. Pihak KPU Kota Cimahi membatasi jumlah pengantar tak lebih dari 100 orang.
"Kami batasi untuk yang mengantar maksimal 100 orang. Sebenarnya masa pendukung Bapaslon tak perlu memaksakan hadir karena rangkaian pendaftaran bisa disaksikan secara live melalui YouTube dari channelnya KPU Cimahi," kata dia.
Pada hari pertama pendaftaran, tak ada satupun Bapaslon yang mendaftar. Pantauan di lapangan, KPU Kota Cimahi terlihat sepi.
Rencananya, Bapaslon yang pertama mendaftar adalah pasangan Dikdik-Bagja pada Rabu (28/8/2024). Rencananya akan mendaftar ke KPU pukul 11.00 WIB siang.
Keesokan harinya, giliran pasangan Ngatiyana-Adhitia mendaftar pada pukul 09.00 WIB. "Di hari terakhir pendaftaran, waktunya akan diperpanjang sampai pukul 23.59 WIB," ucap dia.



















