Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kredit UMKM Jabar Tembus Rp186 Triliun, Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Kredit UMKM Jabar Tembus Rp186 Triliun, Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatat capaian positif dalam penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) yang sebagian besar penyalurannya mengalir ke sektor produksi. (Dok. BRI)
Intinya Sih
  • Total kredit UMKM di Jawa Barat mencapai Rp186 triliun atau 12,51 persen dari total nasional, menjadikannya provinsi dengan penyaluran terbesar kedua setelah Jawa Timur.
  • Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Jawa Barat tembus Rp3,04 triliun dengan sekitar 48 ribu debitur, didominasi skema KUR Mikro dan menempati posisi ketiga nasional.
  • OJK menilai potensi peningkatan kredit UMKM dan KUR di Jawa Barat masih besar berkat jumlah penduduk tinggi, kedekatan dengan Jakarta, serta dukungan infrastruktur yang kuat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat mencatat kinerja positif penyaluran kredit untuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga awal 2026, pembiayaan ini dinilai menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.

Kepala OJK Jabar, Darwisman, menyebutkan kontribusi daerah ini cukup besar secara nasional, baik dari sisi kredit UMKM maupun KUR.

Per Januari 2026, total kredit UMKM di Jawa Barat mencapai Rp186 triliun atau sekitar 12,51 persen dari total nasional. Angka ini menempatkan Jawa Barat sebagai provinsi dengan penyaluran kredit UMKM terbesar kedua setelah Jawa Timur.

Dari sisi jumlah rekening, tercatat ada sekitar 3,5 juta rekening kredit UMKM di Jawa Barat. Beberapa daerah dengan penyaluran terbesar antara lain:

  • Kota Bandung: Rp25,05 triliun
  • Kabupaten Bekasi: Rp16,80 triliun
  • Kabupaten Bogor: Rp15,45 triliun
  • Kabupaten Bandung: Rp13,54 triliun
  • Kota Bekasi: Rp12,41 triliun

"Tingginya angka ini didorong jumlah penduduk besar, banyaknya pelaku UMKM, serta aktivitas ekonomi yang lebih dinamis," kata dia, Selasa (6/4/2026).

1. Penyaluran KUR capai Rp3,04 triliun

IMG-20260314-WA0003.jpg
Perjalanan usaha Gian mulai berubah ketika ia menjadi nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau memberinya ruang untuk memperluas usaha. (Dok. BRI)

Selain kredit UMKM, penyaluran KUR di Jawa Barat juga menunjukkan tren positif. Hingga Januari 2026 total penyaluran capai Rp3,04 triliun di mana outstanding capai Rp2,94 triliun, sedangkan jumlah debitur sekitar 48.342 pelaku usaha

"Skema KUR Mikro mendominasi dengan porsi 60,28 persen dari total outstanding. Penyaluran KUR di Jawa Barat menempati posisi ketiga secara nasional setelah Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujar Darwisman.

2. Bogor jadi penyaluran KUR tertinggi

Kredit Usaha Rakyat.
Kredit Usaha Rakyat. (lifepal)

Jika dilihat berdasarkan wilayah, penyaluran KUR terbesar (outstanding) berada di:

  • Kabupaten Bogor: Rp266,87 miliar
  • Kabupaten Bekasi: Rp235,04 miliar
  • Kabupaten Bandung: Rp220,02 miliar
  • Kabupaten Garut: Rp181,37 miliar
  • Kota Bandung: Rp166,67 miliar

Wilayah-wilayah ini dinilai memiliki keunggulan dari sisi jumlah penduduk, pusat perdagangan, kawasan industri, hingga komunitas ekonomi yang aktif.

3. Masih ada peluang tingkatkan kredit

Pekerja mengangkat sajadah yang telah disablon di kawasan Kebon Melati, Jakarta, Rabu (29/9/2021).
Pemerintah hingga 5 September 2021 telah menyalurkan dana kredit usaha rakyat (KUR) melalui bank penyalur sebesar Rp177,71 triliun kepada 4.795.255 debitur, penyaluran tersebut setara 70,06 persen dari target Rp253,64 triliun. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/h

OJK menilai Jawa Barat masih punya peluang besar untuk meningkatkan penyaluran kredit UMKM dan KUR. Selain jumlah penduduk yang besar, faktor kedekatan dengan Jakarta serta dukungan infrastruktur seperti bandara, pelabuhan, dan transportasi darat menjadi kekuatan utama.

“OJK akan terus mendorong optimalisasi penyaluran kredit UMKM dan KUR, sekaligus memastikan kualitas pembiayaan tetap terjaga,” kata Darwisman.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More