Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bandung Zoo Segera Punya Pengelola Baru, Farhan: Diumumkan Pekan Ini

Bandung Zoo Segera Punya Pengelola Baru, Farhan: Diumumkan Pekan Ini
Potret Bandung Zoo, Bandung. (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)
Intinya Sih
  • Pemkot Bandung akan umumkan pemenang lelang pengelola baru Bandung Zoo pada 5 Juni 2026 setelah proses ulang menarik lebih banyak peserta.
  • Wali Kota Farhan menegaskan pengelola baru wajib prioritaskan konservasi, pendidikan, dan pelepasliaran satwa sebelum aspek hiburan dijalankan.
  • Aspek perlindungan tenaga kerja jadi syarat utama kerja sama agar karyawan Bandung Zoo tetap bekerja di bawah pengelola baru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandung, IDN Times – Proses pencarian pengelola baru untuk Bandung Zoo atau Kebun Binatang Bandung memasuki tahap akhir. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan pemenang kerja sama pemanfaatan kawasan konservasi tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan proses lelang ulang yang dilakukan sebelumnya telah menarik lebih banyak peserta dibandingkan tahap pertama.

"Insyaallah tanggal 5 kita sudah pengumuman pemenang. Kami memberikan kesempatan kedua pengulangan lelang," ujar Farhan di Balaikota Bandung, Senin(1/6/2026).

Menurut dia, jumlah peserta yang mengikuti proses terbaru bertambah setelah pemerintah membuka kembali kesempatan bagi calon pengelola.

1. Peserta lelang bertambah setelah dibuka kembali

WhatsApp Image 2026-05-16 at 15.20.45.jpeg
Wali Kota Bandung M Farhan. (Dok.Humas Pemkot Bandung)

Farhan mengungkapkan peserta yang mengikuti proses kerja sama pemanfaatan Bandung Zoo kini mencapai empat hingga lima pihak. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan proses sebelumnya yang hanya diikuti tiga peserta.

Meski demikian, Farhan mengaku belum mengetahui secara rinci identitas seluruh peserta tambahan karena masih menunggu laporan resmi.

"Sekarang ada empat atau lima peserta. Saya baru akan tahu ketika menghadap ke Kementerian Kehutanan," katanya.

Bertambahnya peserta dinilai memberikan lebih banyak pilihan bagi pemerintah untuk menentukan pengelola yang dinilai paling mampu mengembangkan Bandung Zoo sekaligus menjalankan fungsi konservasi.

2. Konservasi jadi prioritas utama pengelola baru

Kebun Binatang Bandung (instagram.com/andrereshnaf)
Kebun Binatang Bandung (instagram.com/andrereshnaf)

Farhan menegaskan bahwa kerja sama pemanfaatan Bandung Zoo tidak semata-mata berorientasi bisnis atau hiburan. Pengelola baru nantinya memiliki kewajiban menjalankan fungsi utama kebun binatang sebagai lembaga konservasi.

Menurut dia, terdapat tiga tugas utama yang harus menjadi prioritas, yakni konservasi satwa, pendidikan, dan pelepasliaran satwa ke habitat yang sesuai.

"Ini penting. Konservasi, pendidikan, dan pelepasliaran. Itu tugas utamanya," ujarnya.

Sementara fungsi hiburan dan rekreasi tetap dapat dijalankan, namun posisinya berada setelah kewajiban konservasi dipenuhi.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin memastikan Bandung Zoo tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga memiliki kontribusi terhadap pelestarian satwa dan edukasi masyarakat.

3. Nasib pekerja disebut menjadi syarat dalam kerja sama

Satpol PP menjaga pintu masuk Kebun Binatang Bandung yang ditutup sementara. IDN Times/Debbie Sutrisno
Satpol PP menjaga pintu masuk Kebun Binatang Bandung yang ditutup sementara. IDN Times/Debbie Sutrisno

Selain persoalan konservasi, nasib para pekerja Bandung Zoo juga menjadi perhatian dalam proses penunjukan pengelola baru.

Farhan memastikan aspek perlindungan tenaga kerja dimasukkan sebagai salah satu syarat dalam kerja sama yang akan dijalankan.

Menurut dia, pengelola baru tidak diperbolehkan mengabaikan keberlangsungan pekerjaan para karyawan yang selama ini bekerja di Bandung Zoo.

"Insyaallah pekerja tetap dipekerjakan. Itu salah satu syarat," katanya.

Jaminan tersebut menjadi kabar penting di tengah kekhawatiran pekerja yang selama beberapa tahun terakhir terdampak konflik pengelolaan dan ketidakpastian status operasional kebun binatang.

4. Diharapkan akhiri polemik panjang Bandung Zoo

ilustrasi bermain bersama rusa (dok. Bandung Zoological Garden)
ilustrasi bermain bersama rusa (dok. Bandung Zoological Garden)

Penunjukan pengelola baru diharapkan menjadi titik balik bagi Bandung Zoo yang selama bertahun-tahun diwarnai persoalan hukum dan sengketa pengelolaan.

Konflik yang terjadi sebelumnya dinilai menghambat pengembangan kawasan konservasi tersebut, baik dari sisi fasilitas, pengelolaan satwa, maupun peningkatan layanan bagi pengunjung.

Dengan adanya pengelola baru, Pemkot Bandung berharap Bandung Zoo dapat dikelola secara lebih profesional, memiliki kepastian hukum yang jelas, serta mampu menjalankan fungsi konservasi dan pendidikan secara optimal.

Share Article
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha

Latest News Jawa Barat

See More