Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kolaborasi Maritim Dibuka, Pelaut Indonesia Didorong ke Pasar Global

Kota Bandung
Kolaborasi Maritim Dibuka, Pelaut Indonesia Didorong ke Pasar Global
Kolaborasi Maritim Dibuka, Pelaut Indonesia Didorong ke Pasar Global (Dok. PMSol)
Intinya Sih
  • PT Pertamina Marine Solutions menandatangani dua MoU dengan Xingtong Shipping dan Quanzhou Xingtong Fuxing Crew Management di Xiamen, Tiongkok, sebagai kolaborasi perdana dengan perusahaan pelayaran Tiongkok.
  • Kerja sama penyediaan awak kapal mencakup perekrutan, penyaringan, pelatihan, penempatan, pengembangan basis data, evaluasi kinerja, dan jenjang karier pelaut Indonesia untuk armada tanker Xingtong.
  • Kemitraan turut meliputi manajemen kapal, keselamatan, inspeksi berstandar internasional, operasi, solusi digital, dan rantai pasok, didukung PTK serta PIS untuk memperluas jaringan maritim internasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN TImes - PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) memperluas kerja sama internasional melalui penandatanganan dua nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan pelayaran asal Tiongkok, Xingtong Shipping Co., Ltd. dan Quanzhou Xingtong Fuxing Crew Management Co., Ltd. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat kerja sama maritim sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pelaut Indonesia untuk berkarier di pasar global.

Penandatanganan MoU berlangsung di Xiamen, Tiongkok, dan mencakup dua bidang utama, yakni kerja sama bisnis maritim serta penyediaan dan pengelolaan awak kapal. Langkah ini menjadi kolaborasi perdana PMSol dengan perusahaan pelayaran asal Tiongkok.

Kemitraan tersebut juga mendapat dukungan dari PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) dan PT Pertamina International Shipping (PIS). Sinergi antaranak usaha Pertamina ini dinilai menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan bisnis maritim Indonesia di tingkat internasional.

Melalui kerja sama tersebut, PMSol menargetkan peningkatan daya saing layanan maritim nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri pelayaran global yang terus berkembang.

1. Kerja sama jadi langkah baru memperluas bisnis maritim

Ilustrasi menangkap ikan laut (pexels.com/Long Bà Mùi)
Ilustrasi menangkap ikan laut (pexels.com/Long Bà Mùi)

Direktur PT Pertamina Marine Solutions, Joko Pramono, mengatakan kerja sama dengan Xingtong Group menjadi tonggak penting dalam strategi ekspansi perusahaan ke pasar internasional. Menurutnya, kemitraan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan mitra luar negeri terhadap kemampuan PMSol.

"Kerja sama dengan Xingtong Group merupakan milestone penting bagi PMSol karena menjadi kolaborasi pertama kami dengan perusahaan pelayaran asal Tiongkok. Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan mitra internasional terhadap kapabilitas PMSol dalam menghadirkan layanan maritim berstandar global," ujar Joko, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Jumat (7/8/2026).

"Kolaborasi ini tidak hanya membuka peluang bagi pelaut Indonesia untuk berkarier di armada internasional, tetapi juga memperluas sinergi pada berbagai layanan bisnis maritim, mulai dari penyediaan awak kapal, manajemen kapal, manajemen keselamatan, inspeksi kapal, operasi kapal, hingga pengembangan solusi digital dan rantai pasok."

Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan layanan maritim Indonesia yang lebih kompetitif sekaligus memperluas jejaring bisnis dengan mitra internasional.

2. Pelaut Indonesia mendapat peluang lebih luas

ilustrasi seorang penyelam yang sedang menyelam di dalam laut (pixabay.com/tuturgires)
ilustrasi seorang penyelam yang sedang menyelam di dalam laut (pixabay.com/tuturgires)

Dalam kerja sama dengan Quanzhou Xingtong Fuxing Crew Management Co., Ltd., PMSol akan berperan sebagai penyedia awak kapal Indonesia untuk armada tanker milik Xingtong. Ruang lingkupnya meliputi proses perekrutan, penyaringan, pelatihan, hingga penempatan awak kapal.

"Melalui kerja sama tersebut, kedua perusahaan juga akan mengembangkan basis data dan talent pool pelaut Indonesia, melakukan evaluasi kinerja, menyusun pengembangan jenjang karier, menghadirkan solusi digital untuk manajemen awak kapal, serta bertukar informasi mengenai perkembangan industri maritim," kata Joko.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pelaut Indonesia sekaligus memperluas kesempatan mereka untuk bekerja di armada internasional.

3. Kolaborasi juga mencakup layanan bisnis maritim

Ilustrasi kapal. (dok. Humpuss Maritim Internasional)
Ilustrasi kapal. (dok. Humpuss Maritim Internasional)

Selain penyediaan awak kapal, kerja sama dengan Xingtong Shipping Co., Ltd. mencakup berbagai layanan maritim lain, seperti manajemen kapal, manajemen keselamatan, inspeksi kapal sesuai standar internasional, operasi kapal, hingga kerja sama rantai pasok perlengkapan kapal.

"Kerja sama antara PMSol dan Xingtong Group diharapkan mampu menciptakan nilai tambah bagi kedua perusahaan melalui kolaborasi jangka panjang yang mendukung penguatan ekosistem maritim Indonesia–Tiongkok, peningkatan daya saing industri pelayaran nasional, serta perluasan peluang karier pelaut Indonesia di pasar global," kata Joko.

Xingtong Group sendiri merupakan perusahaan pelayaran kimia asal Tiongkok yang berdiri sejak 1997. Saat ini perusahaan mengoperasikan 52 armada bulk liquid chemical tanker dengan total kapasitas sekitar 725,9 ribu DWT dan telah memperoleh berbagai pengakuan internasional di bidang keselamatan pelayaran.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More