Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Asyik Foto Bareng Pacar, Remaja Tewas Terpeleset di Curug Bibijilan

Asyik Foto Bareng Pacar, Remaja Tewas Terpeleset di Curug Bibijilan
ilustrasi curug (pexels.com/Kadier Jilan)
Intinya Sih
  • Remaja berinisial KH (15) tewas terpeleset saat berfoto dengan pacarnya di Curug Bibijilan, Sukabumi, akibat medan licin dan jatuh ke dasar air terjun.
  • Sang pacar mengalami syok berat dan panik mencari bantuan setelah melihat korban terseret arus di lokasi wisata yang memiliki tujuh tingkatan curug.
  • Setelah pencarian beberapa jam, jasad KH ditemukan ayahnya sendiri di Curug 7 dalam kondisi meninggal, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Sukabumi, IDN Times - Liburan akhir pekan yang seharusnya menyenangkan berujung duka mendalam. Seorang remaja berinisial KH (15), pelajar kelas 2 SMP asal Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia setelah terjatuh di kawasan wisata Curug Bibijilan, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung.

Korban diduga kehilangan keseimbangan akibat medan yang licin saat sedang menikmati suasana alam di air terjun yang terkenal memiliki tujuh tingkatan tersebut.

1. Terpeleset di Curug 6 saat asyik berfoto dengan kekasih

Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)
Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)

Sepupu korban berinisial RSN mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (30/5) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban sedang berwisata bersama sang pacar dan memutuskan untuk berfoto di sekitar area Curug 6. Namun, kondisi bebatuan yang basah dan licin membuat remaja tersebut mendadak terpeleset hingga jatuh ke dasar tingkatan curug di bawahnya.

"Awalnya mau foto-foto sama pacarnya. Pas di Curug 6 terpeleset karena licin lalu jatuh ke bawah sekitar jam 10 pagi," ujar sepupu korban, RSN (23) saat dikonfirmasi, Senin (1/7/2026).

2. Sang pacar syok berat dan bolak-balik cari bantuan

ilustrasi tenggelam (peoplesperspectivenews.co)
ilustrasi tenggelam (peoplesperspectivenews.co)

Melihat kekasihnya jatuh dan menghilang di telan arus, pacar korban langsung panik dan syok berat. Dalam kondisi linglung dan bingung, ia berulang kali naik turun area tebing curug demi mencari pertolongan dari orang-orang di sekitar lokasi wisata.

"Pacarnya bingung, syok, naik turun cari bantuan. Dia sampai beberapa kali bolak-balik ke atas dan ke bawah," jelas RSN menggambarkan situasi mencekam saat itu.

3. Ditemukan oleh sang ayah di Curug 7 dalam kondisi meninggal

ilustrasi tenggelam (pexels.com/Senanur Ceylan)
ilustrasi tenggelam (pexels.com/Senanur Ceylan)

Mendapat kabar hilangnya KH, pihak keluarga langsung bergegas menuju lokasi untuk melakukan pencarian mandiri. Setelah menyisir aliran air selama beberapa jam, tubuh korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB. Ironisnya, orang pertama yang menemukan jasad remaja tersebut adalah ayah kandungnya sendiri.

"Korban ditemukan sama bapaknya sekitar jam 2 siang di Curug 7, di dalam air. Saat ditemukan sudah meninggal dunia," ungkap RSN dengan nada sedih.

4. Kecewa lantaran pacar korban sempat dilarang telepon keluarga

ilustrasi tenggelam (unsplash.com/Cristian Palmer)
ilustrasi tenggelam (unsplash.com/Cristian Palmer)

Di balik duka yang menyelimuti, pihak keluarga menyimpan rasa kecewa yang mendalam. Belakangan diketahui bahwa usai kejadian, pacar korban diduga sempat dilarang oleh pihak tertentu untuk menghubungi keluarga korban. Karena terlanjur panik dan bingung harus berbuat apa, ia akhirnya nekat menelepon keluarga secara sembunyi-sembunyi.

"Pacarnya sempat mau menghubungi keluarga, tapi katanya jangan dulu. Karena bingung dan panik akhirnya dia menelepon keluarga kami diam-diam. Keluarga jelas marah dan greget kenapa tidak dari awal mengabarkan kalau korban hilang. Kalau langsung dicari, siapa tahu korban cuma pingsan dan masih bisa tertolong," sesal RSN.

5. Korban merupakan anak laki-laki satu-satunya dan tumpuan harapan

ilustrasi remaja (pexels.com/Julia M Cameron)
ilustrasi remaja (pexels.com/Julia M Cameron)

Kepergian KH tentu menjadi pukulan telak yang meremukkan hati kedua orang tuanya. Remaja yang masih duduk di bangku SMP tersebut diketahui merupakan anak laki-laki satu-satunya dari tiga bersaudara, di mana kedua kakaknya adalah perempuan. Korban selama ini menjadi anak yang paling diandalkan dan dibanggakan keluarga.

"Insyaallah perlahan kami ikhlaskan meskipun masih meninggalkan duka yang mendalam. Dia anak laki-laki satu-satunya dan sangat dibanggakan keluarga. Sampai sekarang masih berasa seperti mimpi," tutur RSN.

Belajar dari tragedi memilukan ini, RSN berharap pihak pengelola maupun instansi terkait bisa mengevaluasi sistem keamanan di kawasan Curug Bibijilan agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Share Article
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha

Latest News Jawa Barat

See More