Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polda Jabar Razia 15 Tempat Hiburan, 3 Orang Positif Konsumsi Narkoba

Kota Bandung
Polda Jabar Razia 15 Tempat Hiburan, 3 Orang Positif Konsumsi Narkoba
Polda Jabar Razia 15 Tempat Hiburan Bandung, 3 Orang Positif Obat Keras Terlarang. Dok Istimewa
Intinya Sih
  • Polda Jabar bersama TNI dan kepolisian wilayah menggelar razia narkoba serta obat keras tertentu di 15 tempat hiburan malam Kota Bandung, Sabtu malam hingga Minggu dini hari.
  • Petugas memeriksa ruangan, pengunjung, pekerja, serta barang bawaan di sejumlah lokasi, termasuk kawasan Jalan Buahbatu, untuk mencegah dan mengungkap peredaran barang terlarang.
  • Tiga orang terdeteksi mengonsumsi alprazolam dan tramadol; mereka menjalani pemeriksaan lanjutan serta tes urine, sementara identitas dan lokasi penemuan belum dirinci polisi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Polda Jawa Barat kembali menggelar razia narkoba dan obat keras tertentu (OKT) di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Bandung, Sabtu malam hingga Minggu dini hari (8-9/8/2026). Dalam operasi gabungan tersebut, tiga orang ditemukan positif mengonsumsi obat keras tertentu.

Petugas menyisir sedikitnya 15 tempat hiburan malam di Kota Bandung. Sejumlah lokasi berada di kawasan Jalan Buahbatu, termasuk Voice Karaoke dan Masterpiece Legend Style.

"Razia ini dimaksudkan untuk menekan dan memberantas peredaran narkoba di tempat-tempat hiburan malam," kata Kasubdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat AKBP Ismawansa, Minggu (9/8/2026).

1. Aparat periksa pengunjung hingga pekerja tempat hiburan

razia 2.jpeg
Polda Jabar Razia 15 Tempat Hiburan Bandung, 3 Orang Positif Obat Keras Terlarang. Dok Istimewa

Dalam razia tersebut, petugas gabungan dari Polda Jawa Barat dan TNI mendatangi sejumlah tempat hiburan malam. Aparat kemudian melakukan pemeriksaan di setiap ruangan yang ada di lokasi.

Tak hanya memeriksa pengunjung, petugas juga melakukan penggeledahan terhadap pekerja tempat hiburan. Pemeriksaan dilakukan secara fisik maupun terhadap barang bawaan untuk memastikan tidak ada narkoba atau obat keras tertentu yang dibawa.

Pengunjung maupun pegawai yang dianggap mencurigakan juga menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah dan mengungkap peredaran narkoba di lingkungan tempat hiburan malam.

"Malam ini kami ada 4 tempat, kebetulan dari rekan-rekan kita dari Polrestabes Bandung juga melaksanakan yaitu sebanyak 15 tempat. Jadi kita berbagi tempat dalam melaksanakan razia," ujar Ismawansa.

2. Tiga orang positif konsumsi alprazolam dan tramadol

razia 5.jpeg
Polda Jabar Razia 15 Tempat Hiburan Bandung, 3 Orang Positif Obat Keras Terlarang. Dok Istimewa

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan tiga orang yang positif mengonsumsi obat keras tertentu. Jenis obat yang terdeteksi di antaranya alprazolam dan tramadol.

Ketiganya kemudian menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk tes urine. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut untuk mengetahui lebih jauh kondisi dan dugaan penggunaan narkotika.

"Ada beberapa orang yang positif obat-obatan keras tertentu, kita lakukan cek urine," beber Ismawansa.

Pihak kepolisian belum merinci identitas ketiga orang tersebut maupun lokasi tempat hiburan tempat mereka ditemukan. Polisi masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap orang-orang yang diamankan dalam operasi tersebut.

3. Polda Jabar dan TNI berbagi lokasi razia

razia 1.jpeg
Polda Jabar Razia 15 Tempat Hiburan Bandung, 3 Orang Positif Obat Keras Terlarang. Dok Istimewa

Ismawansa mengatakan, razia dilakukan secara gabungan dengan jajaran TNI serta kepolisian di tingkat wilayah. Sedikitnya ada 15 tempat hiburan malam yang menjadi sasaran operasi.

Dalam pelaksanaannya, jajaran Ditresnarkoba Polda Jabar yang didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Barat Kombes Pol Arly Jembar Jumhana mendatangi empat lokasi. Sementara personel lainnya menyebar ke lokasi berbeda di Kota Bandung.

Menurutnya, pembagian lokasi dilakukan agar pemeriksaan dapat menjangkau lebih banyak tempat hiburan dalam waktu yang bersamaan. "Jadi kita berbagi tempat dalam melaksanakan razia," katanya.

Polisi memastikan operasi pemberantasan peredaran narkoba dan obat keras tertentu akan terus dilakukan. Tempat hiburan malam menjadi salah satu lokasi yang menjadi perhatian aparat dalam upaya menekan peredaran barang terlarang tersebut.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More