Aplikasi Halo Bandung Dirilis, Warga Lebih Mudah Akses Beragam Layanan

- Pemkot Bandung meluncurkan Halo Bandung Super App pada perayaan HJKB ke-216 untuk mengintegrasikan layanan publik dan informasi pemerintah dalam satu platform digital.
- Aplikasi ini menyediakan administrasi kependudukan, perizinan, pembayaran pajak dan retribusi, pengaduan warga, serta pemantauan CCTV kota secara langsung.
- Nama Halo Bandung terinspirasi lagu perjuangan terkait Bandung Lautan Api 1946, sekaligus menandai transformasi digital demi layanan lebih cepat, terbuka, terintegrasi, dan responsif.
Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung meluncurkan Halo Bandung Super App sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi ke-216 Kota Bandung. Aplikasi tersebut dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan publik dan informasi pemerintah daerah dalam satu platform digital.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan Halo Bandung menjadi salah satu langkah Pemkot Bandung untuk memberikan akses layanan yang lebih mudah sekaligus mendorong transparansi pemerintahan. Masyarakat nantinya dapat mengakses berbagai kebutuhan layanan pemerintah tanpa harus menggunakan banyak platform berbeda.
"Pada saat yang bersamaan tentu saja Kota Bandung pun harus menghadirkan sebuah transparansi dan kemudahan akses bagi warga Bandung untuk mendapatkan layanan terbaik. Untuk itu telah hadir aplikasi Halo Bandung," ujar Farhan, Jumat (25/9/2026).
1. Urusan administrasi hingga pengaduan ada dalam satu aplikasi

Aplikasi Halo Bandung Dirilis, Warga Bisa Akses Berbagai Layanan Secara Daring. Dok Dikominfo Bandung Farhan mengatakan Halo Bandung menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai informasi dan layanan Pemerintah Kota Bandung. Sejumlah layanan yang tersedia mencakup administrasi kependudukan, perizinan, pembayaran pajak dan retribusi daerah, hingga layanan pengaduan masyarakat.
"Melalui aplikasi ini kita dapat mengakses berbagai informasi dan layanan untuk warga Kota Bandung dalam satu platform. Halo Bandung adalah upaya untuk membangun pemerintahan yang responsif, terbuka, accountable, dan transparan," katanya.
Selain layanan administrasi, Halo Bandung juga menyediakan fitur pemantauan CCTV kota secara langsung. Fitur tersebut dapat digunakan masyarakat untuk melihat kondisi lalu lintas maupun situasi di sejumlah titik strategis Kota Bandung.
Farhan mengatakan kehadiran layanan digital tersebut harus tetap berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Hal itu sejalan dengan visi Bandung Utama yang mengusung nilai Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis.
"Dengan semangat Kota Bandung yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis, maka kita harus selalu berorientasi kepada masyarakat," tuturnya.
2. Nama Halo Bandung terinspirasi sejarah Bandung Lautan Api

Ilustrasi Jembatan Layang Pasupati (Unsplash.com/Hani Fildzah) Pemilihan nama Halo Bandung tidak dilakukan tanpa pertimbangan. Farhan mengatakan nama tersebut memiliki nilai historis dan filosofis yang kuat bagi masyarakat Kota Bandung. Nama Halo Bandung terinspirasi dari lagu perjuangan "Halo-Halo Bandung" karya Ismail Marzuki. Lagu tersebut memiliki keterkaitan erat dengan sejarah Bandung Lautan Api pada 1946.
Menurut Farhan, penggunaan nama tersebut sekaligus membawa semangat perjuangan dan kebersamaan yang telah melekat dengan identitas Kota Bandung.
Di sisi lain, kata "halo" merupakan sapaan yang sederhana dan mudah diterima masyarakat dari berbagai kalangan. Filosofi tersebut dinilai sesuai dengan keinginan Pemkot Bandung untuk menghadirkan pemerintah yang lebih dekat dengan warga.
Nama yang sudah sering didengar di masyarakat juga diharapkan membuat aplikasi tersebut lebih mudah dikenali ketika warga membutuhkan layanan digital Pemerintah Kota Bandung.
3. Jadi bagian transformasi digital Pemkot Bandung

Gedung Balai Kota Bandung. IDN Times/Yogi Pasha Peluncuran Halo Bandung Super App menjadi salah satu bagian dari transformasi digital pelayanan publik Pemkot Bandung. Melalui integrasi layanan dalam satu platform, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh layanan secara lebih cepat dan praktis. Aplikasi tersebut juga diharapkan memperkuat keterbukaan informasi serta komunikasi antara pemerintah dan warga.
Kehadiran Halo Bandung bertepatan dengan momentum HJKB ke-216. Pemkot Bandung menargetkan platform tersebut menjadi salah satu sarana untuk mewujudkan pelayanan publik yang semakin terintegrasi dan responsif.
Transformasi digital ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Bandung menyesuaikan pelayanan pemerintahan dengan kebutuhan masyarakat di era digital.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















