Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polda Jabar Razia Tempat Hiburan Malam, Pengunjung Dites Urine

Kota Bandung
Polda Jabar Razia Tempat Hiburan Malam, Pengunjung Dites Urine
Polda Jabar Razia Tempat Hiburan Malam, Pengunjung Dites Urine. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Ditresnarkoba Polda Jabar menggelar operasi gabungan di sejumlah tempat hiburan malam Bandung pada dini hari 2 Agustus 2026 untuk menekan penyalahgunaan narkoba dan penyakit masyarakat.
  • Razia melibatkan TNI, BNN, Polrestabes Bandung, Bea Cukai, dan BPOM; petugas menyisir lokasi serta menguji urine pengunjung yang dinilai mencurigakan.
  • Hasil tes urine akan menentukan indikasi penggunaan narkotika. Polda Jabar menyatakan operasi serupa akan dilakukan berkala di kawasan hiburan malam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat menggelar operasi gabungan di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Bandung, Minggu (2/8/2026) dini hari. Kegiatan ini dilakukan untuk menekan penyalahgunaan narkoba sekaligus meminimalisasi berbagai penyakit masyarakat.

Operasi tersebut melibatkan sejumlah instansi, mulai dari TNI, Badan Narkotika Nasional (BNN), Polrestabes Bandung, hingga Bea Cukai dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dalam razia ini, petugas juga melakukan tes urine secara acak kepada sejumlah pengunjung.

"Jadi malam ini, pagi hari ini kita melaksanakan operasi gabungan bersama dalam rangka kita meminimalisir penyakit-penyakit masyarakat, terutama penyalahgunaan narkoba yang ada di wilayah Kota Bandung," kata Direktur Ditresnarkoba Polda Jabar, Kombes Pol Arly Jembar Jumhana, Sabtu (1/8/2026) malam.

1. Libatkan TNI, BNN hingga BPOM

ilustrasi tes urine di laboratorium untuk mendeteksi kanker (unsplash.com/CDC)
ilustrasi tes urine di laboratorium untuk mendeteksi kanker (unsplash.com/CDC)

Operasi gabungan dipimpin Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar dengan melibatkan berbagai instansi penegak hukum dan pengawas. Selain personel kepolisian, razia juga diikuti anggota Polisi Militer TNI, BNN, Bea Cukai, dan BPOM.

Menurut Arly, keterlibatan lintas instansi dilakukan agar pengawasan di tempat hiburan malam berjalan lebih optimal, sekaligus memastikan tidak ada pelanggaran lain yang luput dari pemeriksaan.

"Kita dari Polda Jabar, Direktorat Narkoba, Propam, bekerja sama dengan Polrestabes dan BNN juga, dengan dari satuan samping ada Pom TNI juga, Bea Cukai, kemudian dari BPOM," ujarnya.

2. Pengunjung yang dicurigai menjalani tes urine

Ilustrasi tes urine (Dok.IDNTimes/Lapas Tabanan)
Ilustrasi tes urine (Dok.IDNTimes/Lapas Tabanan)

Selama operasi berlangsung, petugas menyisir sejumlah tempat hiburan malam yang dinilai rawan terhadap penyalahgunaan narkoba. Selain memeriksa lokasi, polisi juga melakukan tes urine terhadap sejumlah pengunjung yang dianggap mencurigakan.

Hasil tes tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi petugas untuk mengetahui apakah yang bersangkutan terindikasi menggunakan narkotika atau tidak.

"Ada beberapa tempat yang kita masuki ke dalam dan juga kita sudah melakukan beberapa tes urine terhadap beberapa pengunjung yang memang kita lihat mungkin sedikit mencurigakan. Apakah betul dia menggunakan atau tidak, itu nanti dari hasil tes urine yang akan kelihatan," kata Arly.

3. Razia akan digelar secara berkala

ilustrasi tes urine (freepik.com/drobotdean)
ilustrasi tes urine (freepik.com/drobotdean)

Polda Jabar memastikan operasi gabungan serupa tidak berhenti pada razia kali ini. Kegiatan akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kawasan hiburan malam.

Menurut Arly, langkah tersebut diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku penyalahgunaan narkoba sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat.

"Tentunya ini akan terus kita lakukan tidak hanya untuk malam ini saja tapi untuk hari-hari berikutnya," ujar Arly.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More