Polisi Kumpulkan 13 Sampel Keluarga Korban KM Virgo di Garut

Bandung, IDN Times - Polda Jawa Barat mengumpulkan 13 sampel pembanding dari keluarga warga Garut yang menjadi korban kapal KM Virgo Transport 8. Sampel tersebut dikumpulkan untuk membantu proses identifikasi korban melalui pencocokan data ante mortem dan post mortem oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, dari 13 warga Garut yang datanya sedang dicocokkan, dua orang telah dipastikan meninggal dunia. Sementara 11 orang lainnya masih dalam proses konfirmasi untuk mengetahui apakah mereka selamat atau menjadi korban meninggal.
"Dari Garut yang kita kemarin cek itu ada 13. Dari 13 ini, dua dipastikan sudah meninggal dunia dan yang 11 ini kita konfirmasi dulu," kata Hendra, Rabu (16/9/2026).
1. Sampel diambil dari keluarga terdekat korban

Proses evakuasi penumpang KMP Virgo Transport 8. (Dok. Kemenhub) Hendra menjelaskan, pengumpulan sampel dilakukan dengan mengambil data pembanding dari keluarga terdekat warga yang diduga berada di dalam KM Virgo Transport 8.
Data tersebut nantinya dicocokkan dengan data ante mortem dan post mortem yang dimiliki tim DVI. Polisi juga masih melakukan pencarian data pembanding untuk memastikan identitas korban lainnya.
"Tetapi permintaan datanya ini... kita sudah lakukan apa, pencarian data pembanding, ya. Ini pembanding daripada keluarga korban ada 11," ujarnya.
Menurut Hendra, proses tersebut dilakukan untuk memastikan status 11 warga Garut yang hingga kini belum diketahui secara pasti.
"Nanti perkembangannya apakah yang bersangkutan selamat atau mungkin meninggal, akan kita informasikan lebih lanjut," katanya.
2. Dua warga Garut sudah terkonfirmasi meninggal

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia) Dari 13 warga Garut yang masuk dalam pendataan, dua orang telah dipastikan meninggal dunia setelah dilakukan pencocokan data.
"Yang dua. Yang jenazah ini dua, warga Garut memangnya. Sudah terkonfirmasi," ujar Hendra.
Sementara 11 warga lainnya masih dicocokkan dengan data jumlah penumpang KM Virgo Transport 8. Polisi belum menyimpulkan status mereka sebelum proses identifikasi dan pencarian selesai. Sebelumnya, terdapat 23 warga Garut yang menjadi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Saat itu, satu warga dilaporkan meninggal dunia, 11 orang selamat, sementara 11 lainnya masih dalam pencarian.
Dengan perkembangan terbaru dari Polda Jabar, dua warga Garut kini telah dipastikan meninggal dunia. Proses pencarian dan identifikasi terhadap warga lainnya masih berlangsung.
3. DVI Mabes bantu proses identifikasi

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Sukma Shakti) Hendra mengatakan, posko DVI di lokasi kejadian ditangani oleh tim DVI Mabes Polri. Polda Jabar membantu proses tersebut, termasuk pendataan warga Jawa Barat yang diduga menjadi korban.
"Oh, untuk Posko DVI yang di sana adalah dari DVI Mabes, ya. Kami di sini hanya membantu tenaga dan juga humasnya kemarin," kata Hendra.
Polda Jabar juga melakukan pendataan terhadap keluarga korban yang berada di Garut. Tidak menutup kemungkinan, pencarian data pembanding akan dilakukan di daerah lain apabila terdapat warga Jawa Barat yang diduga menjadi korban.
"Kita tidak menutup kemungkinan tidak hanya di Garut, nanti akan kita cek perkembangannya. Dan kita akan melakukan hal yang sama untuk mencari sampel pembanding daripada keluarga yang ada dalam kapal Virgo tersebut," ujarnya.
Hendra mengatakan, kepolisian akan terus mendukung proses identifikasi korban KM Virgo Transport 8. Data dari keluarga menjadi salah satu bagian penting untuk membantu memastikan identitas korban.
"Kita lakukan dan kita akan pantau terus perkembangannya, dan kepolisian sangat mendukung dari upaya-upaya pengungkapan identitas daripada korban yang dialami oleh kapal Virgo ini," katanya.


















