Gempa Dangkal M2,8 Guncang Kabupaten Bandung

- Gempa tektonik magnitudo 2,8 mengguncang Kabupaten Bandung pada Rabu sore, pukul 17.14 WIB, dengan pusat di darat 28 kilometer tenggara wilayah tersebut dan kedalaman 5 kilometer.
- Getaran berintensitas III MMI dirasakan warga Pangalengan seperti truk melintas. BMKG menyatakan gempa dangkal ini dipicu aktivitas sesar aktif berdasarkan lokasi episenter dan kedalamannya.
- Belum ada laporan kerusakan bangunan. Hingga 17.42 WIB, BMKG mencatat 26 gempa di Kabupaten Bandung sejak pagi dan mengimbau warga mengakses informasi dari kanal resmi terverifikasi.
Bandung, IDN Times - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 2,8 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (16/9/2026) sore. Gempa tersebut dirasakan warga di Pangalengan dengan intensitas III Modified Mercalli Intensity (MMI).
Berdasarkan analisis BMKG, gempa terjadi pada pukul 17.14.18 WIB. Episenter gempa berada pada koordinat 7,26 Lintang Selatan dan 107,61 Bujur Timur atau di darat, sekitar 28 kilometer tenggara Kabupaten Bandung, dengan kedalaman 5 kilometer.
“Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu,” kata pelaksana tugas (Plt) Kepala BBMKG Wilayah II Ana Oktavia Setiowati.
BMKG menyebut gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif. Kesimpulan itu berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter gempa.
Hingga laporan tersebut diterbitkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa. Namun, BMKG mencatat adanya aktivitas seismik berupa rangkaian gempa di wilayah Kabupaten Bandung pada hari yang sama.
Hingga pukul 17.42 WIB, tercatat sebanyak 26 kejadian gempa bumi sejak pukul 06.10 WIB. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan memastikan informasi mengenai aktivitas gempa hanya diperoleh dari kanal resmi BMKG yang telah terverifikasi.


















