Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Perbandingan Jumlah Mahasiswa Baru Lolos SNBP 2026 di Unpad dan ITB

Perbandingan Jumlah Mahasiswa Baru Lolos SNBP 2026 di Unpad dan ITB
Gedung Institut Teknologi Bandung (itb.ac.id)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • ITB menerima 1.225 mahasiswa baru lewat SNBP 2026 dari 38 provinsi, dengan 24 persen penerima KIP-K dan proporsi gender 46 persen laki-laki serta 54 persen perempuan.
  • Sebanyak 186 mahasiswa diterima di ITB Kampus Cirebon, mendukung pemerataan pendidikan tinggi dan pengembangan wilayah Ciayumajakuning melalui berbagai program studi lintas fakultas.
  • Unpad menerima 2.407 mahasiswa baru dari 48.933 pendaftar SNBP 2026, dengan tingkat kelulusan hanya 4,92 persen dan prodi Farmasi serta Ilmu Keperawatan menjadi favorit nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) untuk masuk perguruan tinggi negeri di tahun 2026 telah resmi ditutup. Pemerintah sudah mengumumkan jumlah beberapa calon mahasiswa baru yang lolos melalui seleksi tersebut.

Sejumlah kampus juga telah membuat pengumuman jumlah calon mahasiswa baru dari seleksi tersebut. Seperti di Institut Teknologi Bandung (ITB) yang memastikan telah menerima 1.225 calon mahasiswa baru program sarjana dari gelaran SNBP 2026.

Adapun hasil seleksi diumumkan pada Selasa (31/3/2026) pukul 15.00 WIB dan dapat diakses melalui laman SNBP ITB. Calon mahasiswa yang diterima di ITB melalui SNBP 2026 berasal dari 38 provinsi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24 persen merupakan calon penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

1. ITB serap warga wilayah Pantura Jabar

ilustrasi bangunan Institut Teknologi Bandung
ilustrasi bangunan Institut Teknologi Bandung (itb.ac.id)

Dalam keterangan resminya, khusus di ITB Kampus Cirebon, terdapat 186 calon mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SNBP 2026. Dari jumlah tersebut, 32 orang berasal dari Cirebon dan sekitarnya, atau sekitar 17,2 persen.

Capaian ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan akses dan pemerataan pendidikan tinggi, serta pengembangan kawasan dan percepatan pembangunan di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, dan sekitarnya.

Bagi yang belum lolos melalui jalur SNBP, ITB juga menerima mahasiswa baru program sarjana melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Sementara jalur yang mandiri yaitu melalui program Seleksi Siswa Unggul (SSU) ITB, baik jalur tanpa tes maupun jalur tes.

ITB juga menyediakan jalur seleksi untuk program Sarjana Internasional melalui ITB International Undergraduate Program (ITB IUP). Mulai tahun 2026, ITB menawarkan 27 program studi kelas internasional.

2. FTTM paling banyak menerima calon mahasiswa seleksi SNBP

ilustrasi gedung ITB
ilustrasi gedung ITB (dok. Institut Teknologi Bandung)

Dari total 1.225 calon mahasiswa yang diterima, proporsi mahasiswa dan mahasiswi adalah 46:54. Adapun distribusi penerimaan berdasarkan fakultas, sekolah, dan rumpun adalah sebagai berikut:

-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) – Matematika: 46

-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) – IPA: 81

-Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Sains: 34

-Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Rekayasa: 61

-Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Kampus Cirebon: 17

-Sekolah Farmasi (SF): 43

-Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB): 103

-Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) – Kampus Cirebon: 28

-Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM): 95

-Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) – Kampus Cirebon: 63

-Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) – Komputasi: 52

-Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) – Rekayasa: 53

-Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) – Infrastruktur Sipil, Lingkungan, dan Kelautan: 65

-Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) – Sumber Daya Air dan Sanitasi Lingkungan: 34

-Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Sistem dan Proses: 79

-Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Rekayasa Industri: 46

-Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Kampus Cirebon: 31

-Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD): 76

-Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) – Arsitektur: 20

-Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) – Perencanaan Wilayah dan Kota: 26

-Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) – Perencanaan Wilayah dan Kota Kampus Cirebon: 25

-Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD): 81

-Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) – Kampus Cirebon: 22

-Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM): 44

3. Unpad menerima 2.407 mahasiswa baru

ilustrasi suasana Unpad (youtube.com/FTIP Unpad)
ilustrasi suasana Unpad (youtube.com/FTIP Unpad)

Sementara itu Universitas Padjadjaran menerima 2.407 mahasiswa baru dari 48.933 pendaftar melalui jalur SNBP Tahun Akademik 2026/2027. Secara umum, hanya 4,92 persen dari seluruh pendaftar ke Unpad yang berhasil lulus memenuhi daya tampung SNBP Unpad 2026.

Ada sepuluh daftar program studi PTN akademik dengan pendaftar terbanyak di SNBP 2026. Prodi Farmasi dan Ilmu Keperawatan Unpad tercatat sebagai prodi dengan pendaftar terbanyak keenam dan ketujuh secara nasional dengan 1.621 pendaftar untuk prodi Farmasi dan 1.603 pendaftar untuk prodi Ilmu Keperawatan.

Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita mengucapkan selamat datang kepada para calon mahasiswa baru yang telah berhasil diterima seleksi masuk Unpad melalui jalur SNBP. Rektor Unpad juga mengaku bangga karena calon mahasiswa baru telah memilih Unpad untuk tumbuh berkembang dalam dunia riset dan akademik.

"Kami bangga menyambut putra-putri terbaik bangsa yang siap tumbuh menjadi insan unggul, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat," ujar Arief dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (7/4/2026).

Unpad sendiri sudah membuka beberapa jalur lainnya sejak 1 April 2026, ada seleksi mandiri prestasi akademik, seleksi minat bakat, seleksi kelas Internasional/IUF, dan seleksi kemitraan strategis.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More