Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemkot Bandung Berlakukan WFH ASN di Hari Terjepit Iduladha

Pemkot Bandung Berlakukan WFH ASN di Hari Terjepit Iduladha
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. IDN Times/Istimewa
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Pemkot Bandung menetapkan WFH bagi ASN pada Jumat, 29 Mei 2026, kecuali untuk pegawai pelayanan publik yang tetap wajib bekerja di kantor.
  • Wali Kota Muhammad Farhan menegaskan ASN WFH harus melakukan presensi online dan akan diawasi ketat agar disiplin tetap terjaga selama hari kerja tersebut.
  • ASN yang ingin memanfaatkan libur panjang untuk urusan keluarga diwajibkan mengajukan izin tertulis kepada atasan masing-masing demi menjaga keteraturan administrasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandung, IDN Times - Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung akan menjalani work frome home (WFH) pada Jumat (29/5/2026). Namun, aturan tersebut tidak diberlakukan untuk pegawai di bidang yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.

Diketahui, Jumat besok merupakan hari terjepit dari libur panjang Iduladha. Belum lagi pada awal pekan depan atau 1 Juni 2026 bertepatan dengan libur nasional Hari Lahir Pancasila. Dengan begitu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meminta agar ASN di bidang pelayanan publik tetap bekerja di kantor atau WFO pada hari Jumat.

"Jadi untuk hari Jumat memang tetap diselenggarakan WFH, tetapi untuk pelayanan langsung seperti di Mal Pelayanan Publik, kantor-kantor pelayanan publik di tingkat kelurahan/kecamatan tetap dibuka seperti biasa, termasuk juga Dinas Kebersihan dan Dinas Kesehatan," ujar Farhan, Kamis (28/5/2026).

1. Klaim ASN tertib dalam mengisi presensi kehadiran

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. IDN Times/Debbie Sutrisno
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. IDN Times/Debbie Sutrisno

Kendati dilakukan WFH, ASN Pemkot Bandung diminta tetap melakukan persensi kehadiran seperti biasa menggunakan sistem online seperti yang sudah dilakukan sebelum-sebelumnya. Pemkot Bandung juga memastikan akan melakukan pengawasan penuh.

Di sisi lain, berdasarkan hasil pemantauan pada WFH sebelumnya, ASN cukup tertib mengisi presensi kehadiran. Bahkan, Farhan mengklaim tingkat pelanggan sangat rendah.

"Untuk yang WFH, sistem pengendalian online seperti yang pernah kita lihat sama-sama di sini itu akan berjalan terus. Sejauh ini tingkat pelanggarannya makin lama makin rendah," ucapnya.

2. Akui banyak ASN yang memanfaatkan waktu bersama keluarga di libur panjang

IMG_20260302_093553.jpg
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. IDN Times/Debbie Sutrisno

Menurut Farhan, dalam momentum libur panjang memang banyak pegawai Pemkot Bandung yang turut memanfaatkan untuk keperluan keluarga. Namun, dia mengimbau agar hal tersebut tetap harus izin kepada atasan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

"Jadi gini, saya mengerti bahwa liburan panjang ini juga sering digunakan kesempatan untuk acara keluarga, terutama acara nikahan ya. Nah jadi saya minta kepada setiap atasan akan memberikan izin itu secara spesifik dan juga tertulis, jangan hanya lisan," kata dia.

3. ASN yang mengajukan izin harus langsung ke atasan secara tertulis

IMG-20260303-WA0020.jpg
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Dok Diskominfo

Farhan menambahkan, seluruh kegiatan ASN yang menjalani WFH pada hari besok akan tetap dipantau secara ketat. Sehingga, dia meminta ASN tertib dalam melakukan presensi kehadiran, dan izin secara tertulis kepada atasan jika tidak bisa masuk bekerja.

"Kemudian tetap dilaporkan, termasuk tugas-tugas kinerja mereka tetap dilaporkan tertulis dan bisa dipantau secara online. Jadi kedisiplinan tetap diutamakan, efisiensi juga menjadi salah satu kunci kita. Gitu. Hatur nuhun sadayana," kata dia.

Share Article
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana

Latest News Jawa Barat

See More