Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hendak Tawuran Sekelompok Pemuda di Bandung Ditangkap, 3 Sajam Disita

Hendak Tawuran Sekelompok Pemuda di Bandung Ditangkap, 3 Sajam Disita
Ilustrasi tawuran. (Polres)
Intinya Sih
  • Tim Prabu Lodaya Presisi menangkap sekelompok pemuda di Babakan Ciparay, Bandung, yang diduga hendak tawuran dan menyita tiga senjata tajam dari lokasi kejadian.
  • Para pemuda beserta barang bukti diserahkan ke Polsek Babakan Ciparay untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara polisi menegaskan komitmen menjaga keamanan kota.
  • Kapolrestabes Bandung membantah isu zona rawan kejahatan dan memastikan seluruh wilayah Bandung dalam pantauan aparat agar masyarakat tetap merasa aman dan tenang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Tim Prabu Lodaya Presisi mengamankan sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di wilayah Kota Bandung. Dalam penindakan tersebut, petugas menyita tiga senjata tajam dari lokasi.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari di wilayah hukum Polsek Babakan Ciparay. Penindakan bermula dari laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center terkait adanya sekelompok pemuda yang berkumpul dan diduga akan melakukan tawuran.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Prabu Lodaya Presisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap para pemuda yang berada di tempat kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para pemuda itu mengaku tengah menunggu kelompok lawan untuk melakukan tawuran di wilayah Kota Bandung.

Dari lokasi, petugas mengamankan tiga senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi tersebut. Barang bukti yang disita berupa satu senjata tajam rakitan, satu bilah celurit, dan satu bilah katana.

Selanjutnya, sekelompok pemuda beserta barang bukti diserahkan ke Polsek Babakan Ciparay guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin menegaskan, aparat kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan merespons cepat setiap laporan masyarakat terkait potensi gangguan keamanan.

“Tidak ada ruang bagi pelaku yang berupaya membuat keresahan, termasuk aksi tawuran, di Kota Bandung,” kata Asep, Rabu (22/7/2026).

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Dedi Supriyadi memastikan petugas kepolisian hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman. Polrestabes Bandung meminta masyarakat tidak perlu khawatir dan cemas terhadap situasi kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk menjaga situasi kamtibmas di Kota Bandung ini tetap kondusif. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir, masyarakat tidak perlu cemas, karena setiap saat kita selalu hadir di tengah-tengah masyarakat," ucap Dedi Supriyadi.

Dedi mengungkapkan kabar yang beredar di masyarakat bahwa terdapat daerah zona merah, hijau dan daerah kuning rawan begal tidak benar. Dedi menyebut seluruh wilayah Kota Bandung berada dalam pantauan dan monitoring aparat kepolisian untuk dijaga keamanan dan ketertiban.

"Terkait dengan berita-berita di media sosial bahwasanya ada daerah rawan, daerah merah, daerah hijau, dan daerah kuning, itu tidak benar," kata dia.

Ia mengimbau masyarakat tidak perlu resah dan merasa cemas saat berada di Kota Bandung baik bagi warga Kota Bandung maupun yang akan berlibur ke Kota Bandung. "Kami imbau kepada masyarakat Kota Bandung tidak perlu resah, tidak perlu lagi merasa-rasa cemas, khususnya untuk warga Bandung itu sendiri maupun warga yang akan berlibur ke Kota Bandung," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Latest News Jawa Barat

See More