Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Peti Jenazah Mayor Zulmi Aditya Sampai Kediaman, Tangis Keluarga Pecah

Peti Jenazah Mayor Zulmi Aditya Sampai Kediaman, Tangis Keluarga Pecah
Isak tangis pecah saat jenazah 3 TNI yang gugur di Lebanon tiba di Bandara Soetta (dok. Sekretariat Presiden)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Jenazah Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar tiba di rumah duka Cimahi setelah gugur dalam tugas perdamaian di Lebanon, disambut haru keluarga dan pengawalan prajurit Kopassus.
  • Upacara penyambutan jenazah di Bandara Soekarno-Hatta dihadiri Presiden Prabowo, KSAD Maruli Simanjuntak, serta pejabat tinggi negara sebelum jenazah dibawa ke Bandung untuk dimakamkan di TMP Cikutra.
  • KSAD Maruli menyampaikan duka mendalam dan memastikan hak-hak ketiga prajurit gugur akan diberikan penuh, termasuk kenaikan pangkat anumerta, penghargaan PBB, serta santunan bagi keluarga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Tangis keluarga Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar pecah setelah jenazah sampai di kediaman Jalan Cikendal Nomor 40, Kampung Cikendal, RT 01/RW 04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Jawa Barat, Sabtu (4/4/2026) pukul 21:15 WIB.

Penantian selama satu pekan setelah almarhum dikabarkan gugur dalam tugas di Lebanon pada Senin (30/3/2026), terbayar sudah. Keluarga turut merasakan haru dan lega karena jenazah bisa disemayamkan di tanah air dan pihak keluarga turut bisa langsung mengirimi pemakaman.

Jenazah Mayor Zulmi datang ke kediaman dengan mobil ambulans dan pengawalan prajurit berseragam kopassus. Jenazah kemudian dibawa ke ruang tamu rumah duka.

"Alhamdulillah, penantian panjang dari Senin sampai Sabtu hari ini alhamdulillah almarhum ananda kamiZulmi Aditya Iskandar sudah tiba di rumah duka," kata perwakilan keluarga Mayor Zulmi, Risman Efendi di rumah duka.

1. Jenazah dimakamkan di TMP Cikutra besok

IMG-20260404-WA0040.jpg
(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Keluarga pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak karena bisa membawa jenazah almarhum hingga ke kediaman di Cimahi. Risman memastikan, keluarga sudah merasa lega dan ikhlas atas kepergian Mayor Zulmi.

"Kami banyak-banyak mengungkapkan terima kasih kepada instansi selama perjalanan beliau dari Lebanon ke Indonesia sampai rumah duka. Alhamdulillah sudah lega," katanya.

Risman mengungkapkan, jenazah akan disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung, Minggu (5/4/2026).

"Tinggal besok pemberangkatan almarhum ke Cikutra, makam pahlawan," kata dia.

2. Jenazah samapi Bandara Soekarno-Hatta Sabtu malam

Isak tangis pecah saat jenazah 3 TNI yang gugur di Lebanon
Isak tangis pecah saat jenazah 3 TNI yang gugur di Lebanon tiba di Bandara Soetta (dok. Sekretariat Presiden)

Untuk diketahui, jenazah Zulmi bersama dua anggota TNI yang gugur saat bertugas menjadi pasukan perdamaian di Lebanon tiba di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 18.20 WIB.

Pantauan IDN Times, jajaran menteri kabinet Merah Putih terlihat hadir seperti Menteri Luar Negeri Sugiono, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, hingga Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), dan Presiden Prabowo Subianto.

Peti jenazah yang dibungkus bendera Merah Putih pun lantas digotong oleh anggota TNI berseragam lengkap dari dalam mobil dan disemayamkan di dalam gedung. Satu per satu peti jenazah diletakkan di tengah-tengah gedung, diiringi dengan lagu Gugur Bunga.

3. Hak prajurit sudah diberikan sepenuhnya

Isak tangis pecah saat jenazah 3 TNI yang gugur di Lebanon
Isak tangis pecah saat jenazah 3 TNI yang gugur di Lebanon tiba di Bandara Soetta (dok. Sekretariat Presiden)

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak berharap peristiwa gugurnya prajurit di Lebanon bisa terungkap dengan jelas. Maruli menjelaskan, hingga kini TNI belum menerima informasi secara detail.

"Mudah-mudahan nanti tindak lanjut penyelesaian ini saya kira sudah direncanakan oleh Mabes TNI, Kementerian Pertahanan, dan juga mungkin atas nama negara. Mudah-mudahan bisa semakin jelas apa, bagaimana peristiwa ini terjadi," kata Maruli usai upacara persemayaman di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026).

Maruli mengungkapkan, rasa duka mendalam dirasakan oleh TNI Angkatan Darat, apalagi keberangkatan ketiganya untuk bertugas sebagai pasukan perdamaian UNIFIL di Lebanon merupakan hasil pemilihan yang ketat.

"Tapi yang untuk tiga orang ini, kami sangat kehilangan. Beliau-beliau ini adalah putra-putra terbaik kami yang memang kami pilih dulu untuk berangkat penugasan peace keeping," katanya.

Maruli juga memastikan hak-hak dari ketiga mendiang pasukan yang gugur tersebut akan diberikan, baik oleh internal TNI, negara, maupun PBB sebagai yang menaungi tugas di Lebanon. Misalnya terkait dengan kenaikan pangkat luar biasa operasi militer selain perang anumerta, penghargaan Medal Dag Hammarskjold, hingga santunan untuk anak-anak prajurit yang gugur tersebut.

Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar mendapat santunan senilai Rp1.894.688.236, Sertu Muhammad Nur Ikhwan Rp1.846.309.049, dan Praka Farizal Rhomadhon Rp1.854.075.205 seperti yang telah dijelaskan Panglima TNI beberapa waktu lalu.

"Saya kira itu sudah pasti yang secara rutin dari internal kami juga ada, saya yakin dari PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) juga ada," tuturnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More