Bandung Zoo. Dok Humas Pemkot Bandung
Di sisi lain, Dedi juga memastikan kesejahteraan para satwa di Bandung Zoo. Untuk pakan satwa, kata Dedi, akan ada tambahan nutrisi dari bank daerah. Pun begitu dengan dokter hewan.
"Nutrisinya dapat supporting dari Bank Jabar Peduli, dokter hewan akan ada penghasilan dari Pemprov Jabar, termasuk tambahan para medis," ungkap dia.
Terakhir, ia mengungkapkan, jika Kebun Binatang Bandung bisa kembali beroperasi dengan syarat adanya pihak pengelola baru yang resmi dan bersertifikat hukum.
"Proses dibuka Kebun Binatang Bandung ini harus ada pengelola, kalau bahasa Indonesianya itu kompetisi. Jadi siapa yang berminat, asalkan harus punya sertifikat pengelolaan kebun binatang," kata dia.
Dihubungi terpisah, Wali Kota Farhan mengatakan, Pemkot Bandung akan segera membahas perihal proses seleksi pihak ketiga atau calon pengelola baru dari Kebun Binatang Bandung.
Proses seleksi segera berlangsung, sampai kemudian di akhir April akan ditentukan pihak pengelola yang baru. Farhan melanjutkan, pascakematian Huru dan Hara, ia akan lebih ketat dalam pemeliharaan satwa di Kebun Binatang.
Evaluasi tata kelola Bandung Zoo juga akan dilakukan, agar tidak ada lagi kejadian serupa.
"Seperti yang sudah saya sampaikan, kami akan evaluasi biosecurity, bahwa transfer atau penularan virus, berbagai penyakit, antar hewan ataupun dari hewan ke manusia atau manusia ke hewan akan diperketat," kata dia.