Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pencarian Longsor Pasirlangu Hari ke-9, SAR Bandung Kerahkan Tim di Lima Sektor

WhatsApp Image 2026-01-25 at 5.16.57 PM.jpeg
Pencarian korban longsor di Desa Pasirlangun, Cisarua, Bandung Barat. Dok SAR Bandung
Intinya sih...
  • Pencarian korban longsor Pasirlangu memasuki hari ke-9 dengan pembagian area kerja ke dalam lima sektor.
  • Tim SAR Gabungan dibagi sesuai sektor, dilengkapi dengan peralatan dan logistik untuk efektivitas pencarian.
  • Tantangan utama operasi adalah cuaca, namun harapan agar cuaca mendukung proses pencarian dan evakuasi korban.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Operasi pencarian korban tanah longsor Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat memasuki hari ke-9 pada Minggu (1/2/2026). Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian dengan membagi area kerja ke dalam lima sektor, yakni Sektor A1, A2, A3, B1, dan B2.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, mengatakan pembagian sektor dilakukan agar proses pencarian berjalan lebih efektif dan terkoordinasi.

“Pelaksanaan operasi hari ke-9 ini kita lakukan sesuai dengan sektor, yaitu Sektor A1, A2, A3, B1, dan B2. Tim SAR Gabungan sudah dibagi sesuai sektornya masing-masing,” ujar Mochamad Adip, S.E. adalah Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bandung.

Ia menjelaskan, pada setiap sektor, Supervisor Unit (SU) bertugas membagi personel serta mengatur penggunaan peralatan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Sehingga masing-masing SU akan membagi lagi dan mengarahkan personel maupun peralatan. Di lapangan ada ekskavator alat berat, alkon, jonder, serta didukung tim logistik,” jelasnya.

Adip menambahkan, apabila di lapangan terdapat kebutuhan tambahan, baik peralatan maupun dukungan lainnya, tim di sektor dapat langsung berkoordinasi dengan pos komando.

“Bila SU membutuhkan peralatan atau dukungan yang lainnya, akan berkoordinasi ke posko,” kata Adip.

Dalam pelaksanaan operasi, faktor cuaca masih menjadi tantangan utama. Hujan dengan intensitas tinggi berpotensi membahayakan keselamatan personel dan peralatan yang digunakan.

“Tantangannya yaitu cuaca, hujan. Kalau hujan lebat, itu berpotensi membahayakan tim SAR Gabungan dan peralatan yang dimiliki,” ungkapnya.

Meski demikian, ia berharap cuaca dapat mendukung agar proses pencarian berjalan optimal dan seluruh korban dapat segera ditemukan.

“Kami berharap cuaca mendukung dan korban cepat diketemukan semua. Semoga tim SAR Gabungan juga diberikan kesehatan mulai dari berangkat sampai selesai,” ujarnya.

Terkait data korban, Adip menyebutkan hingga hari ke-9 operasi pencarian, total korban yang berhasil dievakuasi berjumlah 70 orang.

“Jumlah korban yang sudah terevakuasi saat ini 70 orang. Dari jumlah tersebut, 53 sudah teridentifikasi, sementara sekitar 10 korban masih dalam proses identifikasi dan pencarian,” kata dia.

Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keamanan di lokasi bencana.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Pemerintah Rilis Platform Resmi untuk Literasi Digital dan AI

18 Feb 2026, 16:29 WIBNews