Pemkot Bandung Target Turunkan Stunting Hingga 13,3 Persen pada 2025

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung menggelar berbagai program demi menekan angka stunting (gagal tumbuh) pada anak. Dalam dua tahun terakhir angka stunting mengalami penurunan di mana pada 2022 mencapai 19,4 persen dan 2023 mencapai 16,3 persen.
Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menurunkan angka stunting. Kota Bandung telah membagi intervensi menjadi dua jenis, yaitu intervensi spesifik dan sensitif.
Misalnya, melalui pemberian makanan tambahan secara masif dan pendampingan kader di semua level kewilayahan.
"Kami berupaya mencapai target penurunan angka stunting menjadi 14 persen pada 2024 dan 13,31 persen pada 2025," kata Bambang, Rabu (29/5/2024).
1. Manfaatkan teknologi dalam pemantauan

Bambang menjelaskan, intervensi spesifik mencakup pemberian makanan tambahan (PMT), pendampingan KRS (kartu rencana sehat) dan jaminan pembiayaan kesehatan melalui UHC.
Sedangkan intervensi sensitif di antaranya peningkatan kemampuan kader, konsistensi komunikasi, informasi, dan edukasi masif dan monitoring evaluasi terintegrasi dalam apliaksi e-Penting.
"Kami juga memanfaatkan teknologi dengan mengimplementasikan aplikasi e-Penting untuk mempermudah evaluasi dan tindakan. Inovasi seperti Dapur Sehat Atasi Stunting dan Budikdamber turut membantu dalam pemberdayaan masyarakat," ungkapnya.
Dengan upaya itu, Bambang optimistis target menurunkan stunting hingga 14 persen pada 2024 dapat tercapai.
2. Bandug tunjukkan angka signifikan dalam penurunan stunting

Tim Penilai Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Jabar, Ani Widiyaningsih menjelaskan, Bandung telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dengan angka stunting 16,3 persen dan target yang ambisius untuk tahun-tahun mendatang.
"Aksi penurunan stunting sudah sangat bagus dan perlu terus ditingkatkan," ujarnya.
Sebelumnya, stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang. Setiap tahun Kota Bandung mengalami penurunan angka stunting.
Pada 2018 angka stunting Kota Bandung mencapai 26,21 persen, meski sempat naik menjadi 28,12 pada 2019. Namun pada 2021, angka stunting kembali menurun menjadi 26,4 persen.
3. Angka stunting nasional ditarget capai 14 persen

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyampaikan, target penurunan stunting menjadi 14 persen pada 2024 merupakan target ambisius. Pasalnya, angka stunting masih berada di kisaran 21,5 persen pada akhir 2023, di mana capaian tersebut meningkat dari sebesar 37,6 persen sepuluh tahun lalu.
Namun menurut Jokowi, tingginya target penurunan stunting memacu seluruh pihak untuk berkontribusi. Jika target tidak tinggi, penurunan stunting pun akan terkendala.



















