Pemkab Bandung Barat Siapkan Rp7,3 M untuk Tangani Longsor Cisarua

- Pemkab Bandung Barat siapkan anggaran Rp7,3 miliar untuk penanganan longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
- Anggaran akan difokuskan pada tiga klaster penanganan bencana: kesehatan, sosial, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
- Bencana longsor Cisarua mengakibatkan 564 jiwa terdampak dan 164 kepala keluarga mengungsi di dua lokasi yang berbeda.
Bandung, IDN Times - Pemkab Bandung Barat menyiapkan anggaran Rp7,3 miliar untuk penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Adapun dana ini berasal dari belanja tak terduga (BTT) APBD Tahun 2026.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat Ade Zakir mengatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk sepanjang masa tanggap darurat bencana longsor di Desa Pasirlangu berlangsung selama dua pekan melalui Surat Keputusan (SK) yang ditetapkan Bupati.
"Darurat bencana sudah ditetapkan oleh pak Bupati selama 14 hari. Kami sudah siapkan anggaran sebesar Rp7,3 miliar dari BTT," kata Ade Zakir yang juga bertugas sebagai Incident Commander atau IC, Bencana Longsor Pasirlangu saat dikonfirmasi Kamis (29/2026).
1. Dialokasikan untuk tiga dinas

Ade menyampaikan, anggaran itu nantinya akan difokuskan terhadap tiga klaster penanganan bencana yakni bidang kesehatan melalui Dinas Kesehatan yang mengakomodir masalah kesehatan pengungsi dan relawan, obat-obatan, peralatan medis dan sebagainya.
Selanjutnya, Dinas Sosial yang mengakomodir seputar pengelolaan logistik bantuan, penanganan pengungsi, pemulihan psikososial dan sebagainya, dan terakhir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang bertugas mengakomodir logistik kebencanaan dan lainnya.
"Jadi kami koordinasi mulai dari pengobatan, identifikasi DVI, kebutuhan operasional alat berat, kebutuhan dapur umum, dan lainnya," ucap Ade Zakir.
2. Pemkab Bandung Barat masih hitung total kerugian

Ade menjelaskan, Pemkab Bandung Barat akan melakukan evaluasi masa darurat bencana yang saat ini sudah ditetapkan selama 14 hari dari hari Sabtu (24/1/2026). Adapun selama masa darurat pemerintah Bandung Barat fokus kepada pencarian korban hilang serta penanganan pengungsi.
"Hal-hal lain masih berproses, misalnya proses evakuasi rumah. Kami sekarang masih menghitung berapa jumlah pastinya. Karena dari 158 data awal, mungkin ada rumah tak rusak tapi masuk zona merah. Jadi kami belum bisa hitung berapa kebutuhannya karena menunggu kepastian zonasi kawasan dari Badan Geologi," tutur Ade.
3. Jumlah rumah rusak berat ada 48 unit

Bencana longsor Cisarua mengakibatkan 564 jiwa terdampak, 164 kepala keluarga (KK) mengungsi. Para pengungsi ini ditempatkan di dua lokasi yakni 306 jiwa di Aula Desa Pasirlangu dan 258 jiwa di GOR Desa Pasirlangu.
"Untuk jumlah rumah rusak berat total 48 unit. Hunian ini berada di tiga lokasi yakni RW 07, RW 10, dan RW 11," kata Ade.














