Hari Kelima Pencarian Longsor Cisarua: Dua Kantong Jenazah Ditemukan

- Tim SAR gabungan menemukan dua kantong jenazah di hari kelima pencarian korban longsor di Cisarua, Bandung Barat.
- Pencarian terbatas karena cuaca buruk, hujan disertai angin membuat visibilitas terbatas dan mempengaruhi keselamatan personel.
- Integrasi data korban antara Posko SAR Gabungan dan Posko DVI menunjukkan 53 body pack berhasil dievakuasi, sementara 27 jiwa masih dalam pencarian.
Bandung, IDN Times - Tim SAR gabungan menemukan dua kantung jenazah di hari kelima pencarian korban hilang akibat longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (28/1/2026). Pencarian tidak maksimal lantaran kondisi cuaca yang tidak menentu.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, hujan disertai angin terjadi di area Cisarua sejak pagi hari hingga siang hari. Atas kondisi itu, tim gabungan pun akhirnya melakukan pencarian secara terbatas.
"Hujan ringan yang merata dengan kondisi visibilitas terbatas, membuat situasi ini berdampak langsung terhadap pelaksanaan pencarian. Sehingga kegiatan oleh regu SAR gabungan dilakukan secara terbatas, selektif, dan sangat mengutamakan keselamatan personel," kata Ade.
Dia memastikan, berdasarkan hasil pemantauan lapangan serta assesment potensi bahaya, khususnya terkait stabilitas mahkota longsor, pada pagi hingga menjelang siang hari Sektor A2 dan Sektor A3 sempat dihentikan sementara.
"Karena itu berada pada jalur rawan longsoran susulan. Setelah dilakukan evaluasi keselamatan, pada pukul 13.00 WIB Sektor A1 dan A2 kembali diaktifkan untuk melanjutkan pencarian dengan pengawasan ketat dari safety officer," katanya.
Meski dilakukan secara terbatas, Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dengan rinciannya, pada pukul 11.06 WIB ditemukan satu kantong jenazah di worksite A2, dan pada pukul 15.46 WIB kembali ditemukan satu body pack di lokasi yang sama.
"Dengan demikian, total penemuan pada hari kelima ini adalah dua bodypack, seluruhnya berasal dari Sektor A2," katanya.
Selain perkembangan di lapangan, kata dia, hari ini juga dilakukan integrasi dan validasi data korban antara Posko SAR Gabungan dan Posko DVI.
"Dengan penyesuaian tersebut, maka hingga pukul 16.00 WIB total korban yang berhasil dievakuasi berjumlah 53 bodypack. Sementara jumlah korban yang masih dalam pencarian adalah sekitar 27 jiwa," ujarnya.
"Adapun korban yang telah berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI hingga tanggal 27 Januari 2026 pukul 18.30 WIB berjumlah 38 korban," kata dia.















