Diguyur Hujan, Pencarian Korban Longsor Cisarua Dihentikan Sementara

- Pencarian korban longsor di Cisarua, Bandung Barat dihentikan sementara karena hujan dengan intensitas sedang.
- Tim SAR meninggalkan area pencarian sementara dari titik longsor karena cuaca kurang mendukung.
- Pencarian korban difokuskan pada sektor A1, A2, dan B3 serta tambahan sektor lain di A3 yang berada di ketinggian dekat Gunung Burangrang.
Bandung, IDN Times - Pencarian hari kelima korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat diberhentikan sementara. Hal ini dikarenakan kondisi hujan dengan intensitas sedang mengguyur wilayah longsor.
Berdasarkan pantauan IDN Times di lokasi, hujan mengguyur Desa Pasirlangu sejak pukul 09:00 WIB hingga siang hari 12:46 WIB. Tim SAR pun mulai meninggalkan area pencarian sementara dari titik longsor. Akses menuju lokasi pun dipenuhi dengan tanah hingga licin.
"Untuk operasi SAR kami hentikan sementara karena cuacanya kurang mendukung hingga siang ini," kata Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo di lokasi, Rabu (28/1/2026).
Bramantyo menyampaikan, tim gabungan melakukan pencarian korban difokuskan pada sektor A1, A2, dan B3. Selain itu ada tambahan sektor lain di A3 yang berada di ketinggian atau lebih dekat dengan kaki Gunung Burangrang.
"Kita sudah kita bagi untuk tim kegiatan pada bagian ini setelah apel, Kemudian juga dari tadi malam kita akan ada tambahan alat berat kekuatan alat berat dari kemarin yang sudah ada 13 alat berat, dari tadi dini hari masuk lagi empat alat berat," ujar dia.
Sementara, Komandan Sektor SAR Bandung, Agung Suprianto mengatakan, total area terdampak longsor diperkirakan mencapai 2,6 hektare dengan ketebalan lumpur mencapai 2 hingga 7 meter.
"Kabut tebal juga sempat menurunkan jarak pandang hingga sekitar 10 sampai 15 meter, yang menjadi salah satu kendala utama dalam proses pencarian," kata Ade Dian.
















