Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ringgit Menguat, Wisatawan Malaysia Gencar Belanja di Bandung

Ringgit Menguat, Wisatawan Malaysia Gencar Belanja di Bandung
Suasana di Pasar Baru Bandung. DN Times/Debbie Sutrisno
Intinya Sih
  • Bandung kini jadi destinasi favorit wisatawan Malaysia, terutama untuk wisata kuliner yang disebut-sebut terbaik di Asia oleh pengunjung dari Negeri Jiran.
  • Penguatan nilai tukar ringgit terhadap rupiah membuat wisatawan Malaysia merasa harga di Bandung lebih murah, sehingga aktivitas belanja dan konsumsi meningkat pesat.
  • Pemkot Bandung mempercepat program Bandung Bulan Belanja ke Juni 2026 guna memanfaatkan lonjakan kunjungan wisatawan Malaysia dan tren belanja yang sedang naik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandung, IDN Times – Pemerintah Kota Bandung melihat adanya tren peningkatan kunjungan wisatawan asal Malaysia dalam beberapa waktu terakhir. Selain dikenal sebagai destinasi kuliner, nilai tukar ringgit yang menguat terhadap rupiah disebut turut mendorong wisatawan Malaysia semakin aktif berbelanja saat berkunjung ke Kota Kembang.

Wali Kota Bandung, M Farhan, mengatakan fenomena tersebut mulai menjadi perhatian karena berdampak positif terhadap sektor pariwisata dan perdagangan di Kota Bandung.

1. Bandung disebut sedang populer di kalangan wisatawan Malaysia

WhatsApp Image 2026-06-09 at 16.42.09.jpeg
Wali Kota Bandung M Farhan (Dok. Humas Pemkot Bandung)

Farhan mengungkapkan, saat ini Bandung tengah menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan Malaysia, terutama untuk wisata kuliner. Menurut dia, informasi mengenai Bandung sebagai destinasi kuliner bahkan ramai diperbincangkan di negara tersebut.

"Kalau untuk pariwisata sekarang ini ada tren yang sangat menarik bahwa orang di Malaysia sekarang lagi senang. Kalau mau kuliner terbaik se-Asia, mereka menyebutnya ada di Kota Bandung. Jadi mereka sekarang ramai-ramai datang ke Bandung," kata Farhan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (15/6/2026).

Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang bagi Kota Bandung untuk terus menarik kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari negara-negara tetangga di Asia Tenggara.

2. Nilai tukar ringgit membuat wisatawan lebih leluasa berbelanja

ilustrasi uang tunai ringgit Malaysia (vecteezy.com/wirojsid675830)
ilustrasi uang tunai ringgit Malaysia (vecteezy.com/wirojsid675830)

Selain faktor kuliner, menguatnya nilai tukar ringgit terhadap rupiah juga menjadi salah satu alasan meningkatnya aktivitas belanja wisatawan Malaysia di Bandung.

Menurut Farhan, kondisi tersebut membuat berbagai produk dan layanan di Bandung terasa lebih terjangkau bagi wisatawan asal Negeri Jiran. Dampaknya, aktivitas konsumsi selama berada di Bandung ikut meningkat.

"Dengan kondisi ringgit yang sedang kuat, mereka datang ke Bandung merasa serba murah. Makanya sekarang mereka didorong untuk belanja lebih banyak," ujarnya.

Tidak hanya sektor ritel, kondisi tersebut juga berpotensi menggerakkan pelaku usaha di bidang kuliner, fesyen, hingga ekonomi kreatif yang selama ini menjadi daya tarik utama Kota Bandung.

3. Pemkot percepat program Bandung Bulan Belanja

WhatsApp Image 2026-06-08 at 20.04.13.jpeg
Warga melihat berbagai produk UMKM unggulan dalam Program Bandung Belanja. (Dok. Humas Pemkot Bandung)

Melihat peluang tersebut, Pemkot Bandung memutuskan mempercepat pelaksanaan program Bandung Bulan Belanja. Jika sebelumnya direncanakan berlangsung pada Agustus, program itu dimajukan menjadi Juni 2026.

Farhan mengatakan keputusan tersebut diambil untuk memanfaatkan momentum meningkatnya kunjungan wisatawan Malaysia dan tren belanja yang sedang berkembang.

"Momentumnya pas. Makanya program Bandung Bulan Belanja yang tadinya direncanakan Agustus didorong ke bulan Juni supaya bisa menangkap semangat belanja wisatawan tersebut," katanya.

Meski demikian, Pemkot Bandung masih menunggu data resmi mengenai jumlah kunjungan wisatawan Malaysia yang masuk ke Kota Bandung. Evaluasi dan pengukuran dampak ekonomi dari tren tersebut akan dilakukan setelah data dan survei pendukung tersedia.

Farhan berharap momentum ini dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan sektor pariwisata dan perdagangan sekaligus memperkuat posisi Bandung sebagai salah satu destinasi wisata belanja dan kuliner unggulan di Indonesia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha

Latest News Jawa Barat

See More