Sehari Dua Kecelakaan Terjadi di Tol Cipularang, Satu Tewas

- Dalam satu hari, dua kecelakaan terjadi di Tol Cipularang pada Sabtu (13/6/2026), melibatkan truk dan bus di lokasi berbeda.
- Satu sopir truk bernama Oki Budiansyah meninggal dunia setelah kendaraannya oleng, menabrak truk lain, lalu terguling dan menghantam guardrail.
- Kecelakaan kedua melibatkan bus MGI yang menabrak median jalan di KM 100.700 arah Bandung–Jakarta tanpa korban jiwa, diduga akibat kurang antisipasi pengemudi.
Bandung, IDN Times - Dua peristiwa kecelakaan terjadi di Tol Cipularang dalam satu hari, Sabtu (13/6/2026). Dari peristiwa ini satu orang sopir truk dinyatakan meninggal dunia sementara korban lainnya dipastikan dalam kondisi selamat.
Kecelakaan dengan korban jiwa ini melibatkan dua unit truk. Salah seorang pengemudi, Oki Budiansyah (43), meninggal dunia.
Kepala Induk PJR Tol Cipularang, Kompol Joko Prihantono, menjelaskan peristiwa bermula ketika truk yang dikemudikan oleh Oki melaju dari arah Jakarta ke Bandung.
Secara tiba-tiba, truk itu oleng hingga menabrak bagian belakang truk yang dikemudikan oleh Willy Joanika (21).
1. Satu sopir truk meninggal dunia

Setelah itu, truk yang dikemudikan Oki terus melaju hingga terguling dan menabrak guardrail di area Tol Cipularang. Oki meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat dilakukan penanganan ke rumah sakit.
Kerugian materi yang diakibatkan peristiwa itu belum dapat dihitung. Kini, dua truk yang terlibat kecelakaan sudah dievakuasi agar tak mengganggu arus lalu lintas. Ke depan, para pengguna kendaraan diimbau lebih berhati-hati ketika mengemudi di jalan tol.
"Selanjutnya ditangani Unit Laka Polres Purwakarta," kata Joko.
2. Peristiwa kecelakaan lainnya yaitu Bus MGI tabrak median jalan

Joko menambahkan, kecelakaan lainnya yaitu satu unit bus MGI yang menabrak median jalan di Tol Cipularang arah Bandung menuju Jakarta tepatnya KM 100.700 jalur B. Dari peristiwa ini dipastikan tidak ada korban jiwa.
Bus bernomor polisi D 7806 AP yang dikemudikan Dian Farid (43), dilaporkan menabrak median jalan hingga akhirnya berhenti di atas median tengah.
"Korban nihil. Pengemudi selamat dan tidak ada penumpang yang mengalami luka akibat kecelakaan tersebut," kata Joko.
3. Tidak ada korban jiwa peristiwa kecelakaan bus MGI

Sementara, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan pengemudi, kecelakaan bermula saat bus melaju dari arah Bandung menuju Jakarta di lajur satu. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan yang berada di depan bus disebut mengurangi kecepatan secara mendadak.
Pengemudi kemudian berupaya menghindari kendaraan tersebut dengan membanting kemudi ke kiri. Namun, bus justru menabrak median luar. Setelah itu, kendaraan terpental ke arah kanan dan kembali menghantam median tengah sebelum akhirnya berhenti.
"Menurut pengakuan pengemudi, kendaraan di depannya mengurangi kecepatan. Saat menghindar ke kiri, bus menabrak median luar, kemudian terpental ke kanan dan menabrak median tengah," jelas Joko.
Dia menambahkan, faktor yang diduga memengaruhi terjadinya kecelakaan adalah kurangnya antisipasi pengemudi saat menghadapi kondisi lalu lintas di depannya.

















