Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mahasiswa Gruduk Kantor DPRD Jabar, Minta Program MBG Dihentikan
(IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Ratusan mahasiswa FMN Bandung Raya berunjuk rasa di depan DPRD Jabar menuntut penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dianggap boros anggaran dan menimbulkan dugaan kasus keracunan.
  • Koordinator FMN, Ainul Mardhyah, menegaskan tuntutan utama aksi adalah pelaksanaan reforma agraria sejati dan industrialisasi nasional sebagai solusi atas berbagai persoalan rakyat.
  • Massa juga mendesak pemerintah menurunkan harga BBM serta menggratiskan pendidikan tinggi agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar dan pendidikan yang terjangkau.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
11 Juni 2026

Ratusan mahasiswa dari Front Mahasiswa Nasional (FMN) Bandung Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat. Mereka menuntut penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penurunan harga BBM, dan pendidikan gratis.

kini

Kasus dugaan keracunan terkait program MBG disebut belum mendapatkan penyelesaian yang adil. FMN Bandung Raya terus mendesak pemerintah untuk menghentikan program tersebut dan menuntut reforma agraria sejati serta industrialisasi nasional.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Ratusan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat menuntut penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta menuntut penurunan harga BBM dan pendidikan gratis.
  • Who?
    Aksi dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Nasional (FMN) Bandung Raya, dipimpin oleh koordinator Ainul Mardhyah.
  • Where?
    Aksi berlangsung di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung.
  • When?
    Kegiatan ini terjadi pada Kamis, 11 Juni 2026.
  • Why?
    Massa menilai program MBG menyerap anggaran besar dan dikaitkan dengan dugaan kasus keracunan, serta mendesak reforma agraria sejati, industrialisasi nasional, penurunan harga BBM, dan pendidikan gratis.
  • How?
    Mahasiswa membawa spanduk protes dan menyampaikan orasi berisi tuntutan selama aksi berlangsung di depan gedung dewan tanpa laporan adanya bentrokan hingga saat ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak kakak mahasiswa datang ke kantor DPRD di Bandung. Mereka bawa spanduk dan teriak minta program makan gratis dihentikan. Katanya uangnya terlalu banyak dipakai dan ada orang yang sakit karena makanan itu. Mereka juga mau harga bensin turun dan sekolah gratis. Sekarang mereka masih terus minta pemerintah dengar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Aksi mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Barat menunjukkan semangat kritis generasi muda dalam memperjuangkan transparansi dan keadilan sosial. Dengan menyuarakan evaluasi terhadap program pemerintah serta menyoroti isu pendidikan dan ekonomi rakyat, gerakan ini mencerminkan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat dan dorongan untuk kebijakan publik yang lebih berpihak pada kebutuhan warga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Ratusan lebih mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Nasional (FMN) Bandung Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kamis (11/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa meminta pemerintah menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mereka turut membawa sepanduk bertuliskan kalimat protes terhadap rezim. Massa aksi pun turut menuntut pemerintah agar harga bahan bakar minyak (BBM) diturunkan, hingga pendidikan gratis. Semua tuntutan ini terus disampaikan oleh para mahasiswa selama aksi berlangsung.

1. Menuntut reforma agraria sejati dan industrialisasi nasional

(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Koordinator FMN Bandung Raya, Ainul Mardhyah mengatakan, tuntutan utama yang dibawa dalam aksi tersebut adalah mendesak negara untuk mewujudkan reforma agraria sejati dan industrialisasi nasional.

Menurutnya, kedua hal tersebut merupakan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini.

"Paling pokok dan menjadi akar persoalan adalah kami ingin mendesak negara untuk mewujudkan reforma agraria sejati dan industrialisasi nasional sebagai jalan keluar atas berbagai bentuk penindasan yang dialami rakyat," ujar Ainul dalam aksi tersebut.

2. Minta program MBG dihentikan

(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

FMN Bandung Raya menuntut penghentian total MBG karena program tersebut dinilai telah menghabiskan anggaran negara dalam jumlah besar dan perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Ainul turut menyoroti sejumlah kasus dugaan keracunan yang dikaitkan dengan pelaksanaan program MBG. Dia mengatakan, hingga saat ini para korban belum mendapatkan keadilan dan penanganan yang memadai dari pemerintah.

"Kami meminta program MBG dihentikan karena selain menyerap anggaran yang besar, terdapat dampak yang dirasakan masyarakat, termasuk dugaan kasus keracunan yang menurut kami belum mendapatkan penyelesaian yang adil," katanya.

3. Mahasiswa juga minta harga BBM diturunkan

(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Lebih lanjut, massa aksi mendesak pemerintah untuk segera menurunkan harga BBM. Mereka berpendapat masyarakat berhak mendapatkan akses transportasi yang murah dan terjangkau, terutama di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok.

Mereka pun mendorong agar pemerintah menggratiskan pendidikan. Sebab, menurut mereka, biaya pendidikan yang terus meningkat telah membatasi akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

"UKT semakin hari semakin naik. Kondisi ekonomi dan pelemahan nilai tukar Rupiah dikhawatirkan akan berdampak pada meningkatnya biaya pendidikan di masa mendatang. Hal ini tentu akan menyulitkan mahasiswa dari kalangan keluarga pekerja dan petani untuk mengakses pendidikan," kata Ainul.

Editorial Team

Related Article