Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

51 Korban Kebakaran Kasepuhan Dapat Bantuan hingga Rp300 Juta

Kota Bandung
51 Korban Kebakaran Kasepuhan Dapat Bantuan hingga Rp300 Juta
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Share Article

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan uang kepada korban kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Besaran uang bantuan ini pun dipastikan berbeda-beda.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat Teten Ali Mulku Engkun mengatakan, pemerintah provinsi akan memberikan uang kepada para korban yang tercatat ada 51 rumah ini sesuai jenis bangunan yang terbakar.

Adapun warga akan menerima bantuan sekitar Rp50 juta per unit, sedangkan bangunan utama adat atau Imah Gede mendapatkan bantuan hingga sekitar Rp300 juta.

"Ada yang kecil teh Rp50 juta ya Pak Gubernur kemarin (menyampaikan), yang besarnya Rp300 juta kalau nggak salah. Rp50 juta untuk rumah kecil," ujar Teten, Senin (27/7/2026).

1. Total bangunan yang akan dibangun mencapai 51 unit

IMG-20250805-WA0032.jpg
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Teten mengungkapkan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya telah menginstruksikan agar proses pembangunan kembali rumah-rumah warga segera dilakukan oleh Pemprov Jabar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

"Jadi Pak Gubernur sudah memberikan kebijakan bahwa akan dibangun oleh Pemprov Jabar, oleh Pak Gubernur, Pemprov Jabar melalui Dinas Desa ya, melalui Dinas Desa yang ditugaskan 51 bangunan ya. Itu terdiri dari rumah besar, satu lagi rumah-rumah penduduk," ucap Teten.

Dia memastikan, pembangunan tidak dilakukan dengan konsep rumah modern. Seluruh bangunan akan tetap mempertahankan bentuk dan material khas Kampung Adat Ciptamulya sebagai bagian dari pelestarian budaya dan kearifan lokal masyarakat adat.

"Tetapi itu akan disesuaikan dengan kearifan lokal karena itu kan kampung adat ya, Cipta Mulya yang memang bahan-bahannya juga sesuai dengan kearifan lokal yang ada di sana. Itu rencananya Dinas Desa yang akan langsung eksekusi ke sana," katanya.

2. Waktu pembangunan menyesuaikan dengan kearifan lokal

IMG-20250805-WA0037.jpg
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Lebih lanjut, Teten menjelaskan, bentuk bangunan yang akan dibangun kembali nantinya juga akan ditentukan melalui musyawarah dengan pimpinan adat. Pemerintah hanya memberikan dukungan pembiayaan, sedangkan keputusan mengenai desain dan pelaksanaan tetap menghormati aturan adat setempat.

"Terkait dengan pembangunan waktunya kapan, itu mungkin akan disesuaikan juga dengan kearifan lokal yang ada di sana karena ini kan menyangkut masalah budaya atau segala macam lah ya yang notabene itu juga kita tidak bisa intervensi. Intinya kita support," ujarnya.

"Itu tergantung Ketua Adat. Tapi intinya uang diberikan ke rekening ke masing-masing rumah yang terdampak sekitar 51 rumah," sambungnya.

3. Dedi Mulyadi instruksikan langsung bantuan untuk korban

IMG-20250805-WA0038.jpg
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sebelumnya, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, pemerintah provinsi segera turun tangan karena kawasan tersebut merupakan bagian dari warisan budaya Jawa Barat yang harus dijaga.

Dia juga telah menghubungi pimpinan Kasepuhan Adat Ciptamulya, Abah Asep, dan menjanjikan akan membangun kembali rumah-rumah yang hangus terbakar.

"Dan saya sudah telepon Abah Asep barusan dan saya sudah menyampaikan 51 rumah yang terbakar itu akan segera kembali dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat," ujar Dedi.

Kasepuhan Adat Ciptamulya, kata dia merupakan salah satu kekayaan budaya Jawa Barat yang perlu dilestarikan. Selama ini, masyarakat adat di kawasan tersebut dikenal hidup mandiri, rukun, dan menjaga tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

"Karena itu merupakan kekayaan budaya yang kita miliki dan mereka adalah masyarakat adat yang selama ini mandiri, mampu membangun kehidupan yang rukun," kata Dedi.

Politisi Partai Gerindra itu meminta seluruh warga Kasepuhan Adat Ciptamulya tetap tenang menghadapi musibah tersebut. Ia memastikan pemerintah akan segera datang ke lokasi untuk membantu proses pemulihan sekaligus membangun kembali rumah-rumah yang terbakar.

"Semoga Abah dan seluruh warga tetap tenang, nanti dalam waktu tidak terlama kami akan segera turun dan kembali membangun Kasepuhan Ciptamulya. Haturnuhun, salam untuk semuanya," ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More