Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Investigasi Inspektorat Mentok, KDM Akan Temui Wabup dan Sekprinya

Kota Bandung
Investigasi Inspektorat Mentok, KDM Akan Temui Wabup dan Sekprinya
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Investigasi Inspektorat Pemprov Jabar atas dugaan kekerasan seksual yang menyeret Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila selesai, tetapi belum menghasilkan kesimpulan jelas.
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut seluruh pihak yang diperiksa membantah adanya peristiwa tersebut, sehingga hasil investigasi belum dapat diumumkan.
  • Dedi Mulyadi akan mendatangi Pemda Sumedang untuk meminta keterangan langsung dari bupati, wakil bupati, istri wakil bupati, dan sekretaris pribadi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Hasil investigasi Pemprov Jabar terhadap dugaan kekerasan seksual yang menyeret Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila telah selesai dilakukan. Namun,.Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM merasa kurang puas karena para terduga pelaku tidak mau mengakui.

Berdasarkan pemeriksaan Inspektorat, KDM mengatakan, tidak ada satu pun pihak yang diperiksa mengakui adanya peristiwa sebagaimana yang menjadi polemik tersebut. Hal ini cukup membuat gubernur bingung.

"Kalau kita berdasarkan investigasi yang ada di Inspektorat, enggak ada yang bisa diumumin. Kenapa enggak ada yang bisa diumumin? Semua pihak mengakui perbuatannya tidak pernah ada," kata KDM, dikutip Sabtu (12/9/2026).

  1. 1. Semua pihak yang diperiksa tidak mengakui peristiwa itu ada

    IMG_20260715_151813.jpg
    Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

    Inspektorat juga belum bisa mengumumkan secara jelas hasil dari investigasi ini karena memang tidak ada kesimpulan yang tepat. KDM menegaskan, seluruh pihak yang diperiksa justru memberikan keterangan yang membantah adanya peristiwa tersebut.

    "Semua pihak yang diperiksa oleh Inspektorat tidak ada satu pun yang mengakui peristiwa itu ada. Semua membantah mengatakan tidak ada peristiwa itu," ujarnya.

    Kendati begitu, KDM mengatakan polemik tersebut masih terus menjadi perhatian sehingga dirinya akan turun langsung ke Sumedang untuk menggali informasi dari para pihak.

  2. 2. Dedi Mulyadi turun tangan langsung cek fakta kebenarannya

    IDN Times-Azzis Zulkhairil
    Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menunggangi kuda putih saat Kirab Budaya Tatar Sunda di Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

    KDM berencana menemui Bupati Sumedang, Wakil Bupati Sumedang, istri Wakil Bupati, serta sekretaris pribadi yang berkaitan dengan polemik tersebut. Untuk meminta keterangan langsung seperti apa kejadiannya.

    "Saya nanti hari Senin akan berkunjung langsung ke Pemda Sumedang. Nanti saya akan tanya Bupati, Wakil Bupati, istrinya, sekrinya, akan saya tanya langsung di situ," katanya.

    KDM mengatakan, berbeda dengan pemeriksaan Inspektorat yang dilakukan dalam kapasitas kelembagaan, dirinya ingin melakukan dialog langsung dengan para pihak secara personal.

    "Saya akan mengajak ngobrol sebagai orang tua pada anak-anaknya atau pada adik-adiknya. Sehingga saya nanti bisa mendapatkan kesimpulannya secara langsung," kata dia.

  3. 3. Belum puas terhadap hasil pemeriksaan inspektorat

    IMG-20251218-WA0042.jpg
    Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

    KDM menegaskan, sebelumnya pemeriksaan memang diserahkan kepada Inspektorat karena lembaga tersebut memiliki tugas melakukan pemeriksaan internal pemerintahan.

    "Kalau kemarin kan menugaskan Inspektorat karena memang tugasnya. Masa Gubernur langsung yang memeriksa kan enggak bagus," kata KDM.

    Menurutnya, setelah Inspektorat melakukan pemeriksaan dan tidak menemukan pihak yang mengakui adanya peristiwa tersebut, dirinya perlu menggali persoalan secara langsung.

    "Karena Inspektorat sudah memeriksa hasilnya tidak ada, yaitu tidak ada satu pun yang mengakui peristiwanya ada, maka saya nanti akan segera bertemu dengan Bupati, Wakil Bupati, serta keluarganya untuk bicara dari hati ke hati," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More